... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Kasus Pencucian Uang, Paman Bashar Assad Divonis Empat Tahun Penjara

Foto: Rifaat Assad, paman dari Bashar Assad

KIBLAT.NET, Paris – Paman Presiden Suriah Bashar Assad dijatuhi hukuman empat tahun di penjara Prancis setelah diputuskan bersalah dalam kasus pencucian uang dan penipuan pajak.

Rifaat Assad (82) dihukum karena menggelapkan dana publik Suriah untuk memperluas portofolio propertinya yang luas di Prancis, tempat ia tinggal di pengasingan. Pengadilan memerintahkan penyitaan aset-aset real estate Prancis yang diperkirakan bernilai $ 113 juta, termasuk dua townhouse di Paris, sebuah puri dan sejumlah apartemen mewah.

Assad membantah melakukan kesalahan dan tim hukumnya mengatakan akan mengajukan banding. Dia mengklaim kekayaannya yang sangat besar diberikan kepadanya oleh keluarga kerajaan Saudi dan para pendukungnya yang berkantong tebal. Dia juga memiliki sejumlah besar properti di Spanyol yang disita pada tahun 2017.

Mantan wakil presiden Suriah melarikan diri ke Eropa pada tahun 1984 setelah gagal menggulingkan saudaranya, yang saat itu adalah Presiden Hafez Assad. Sebelum itu, ia mendapat julukan “Jagal Hama” karena perannya mengawasi pembunuhan ribuan orang dalam pemberontakan 1982 di Suriah tengah. Dia membantah terlibat.

Keputusan itu datang pada hari yang sama ketika Amerika Serikat mengumumkan putaran baru sanksi terhadap keluarga Assad dan orang dalam rezim lainnya. Termasuk yang terbaru adalah istri Asma Assad dan saudara laki-laki presiden, Maher Assad.

“Kami mengantisipasi lebih banyak sanksi dan kami tidak akan berhenti sampai Assad dan rejimnya menghentikan perang brutal yang tidak perlu terhadap rakyat Suriah,” kata Menlu AS Mike Pompeo dalam sebuah pernyataan.

Sanksi dijatuhkan saat mata uang Suriah turun ke rekor terendah bulan ini. Presiden Assad menyalahkan jatuhnya pound Suriah yang tajam karena sanksi baru. Tetapi para ahli mengatakan meningkatnya utang perang, krisis keuangan di negara tetangga Libanon dan salah urus ekonomi rezim itu sendiri adalah alasan utama kehancuran ekonomi.

Sumber: Al-Monitor
Redaktur: Ibas Fuadi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Polemik RUU HIP, MUI: Setiap Undang-undang Harus Libatkan Masyarakat

Wakil Ketua Umum MUI, Zainut Tauhid Sa'adi menghargai pemerintah yang meminta agar pembahasan RUU Halauan Ideologi Pancasila ditunda

Kamis, 18/06/2020 13:16 0

Indonesia

Riset IDEAS: Pemberlakuan New Normal Harus Berbasis Risiko Daerah

Pemerintah Indonesia memang menyatakan bahwa new normal hanya diadopsi oleh daerah dengan angka reproduksi virus (Rt) dibawah 1, yang mengindikasikan tingkat penularan yang telah terkendali, sehingga diyakini tidak akan terjadi lonjakan kasus Covid-19 meski masyarakat melakukan aktivitas secara normal. Namun beberapa pihak meyakini statistik Rt di Indonesia tidak akurat terkait rendahnya kualitas data.

Kamis, 18/06/2020 08:36 0

Indonesia

HNW: Pemerintah Semestinya Minta Pembahasan RUU HIP Dihentikan

Wakil Ketua MPR, Hidayat Nur Wahid menegaskan bahwa pemerintah semestinya tidak hanya meminta agar RUU HIP ditunda.

Rabu, 17/06/2020 21:38 0

Indonesia

Habib Rizieq 2 Tahun Dicekal, HRS Center: Pemerintah RI Harus Bertanggung Jawab

Menurut ketentuan hukum, status pencekalan tidak boleh melebihi batas waktu dua tahun

Rabu, 17/06/2020 12:28 0

Indonesia

Pleidoi Penyerang Novel Baswedan: Mata Korban Rusak Karena Pindah Rumah Sakit

Penasihat hukum (PH) Rahmat Kadir Mahulette selaku terdakwa penyerang Novel Baswedan menyebut kerusakan mata penyidik KPK tersebut terjadi karena kesalahan penanganan pasca penyiraman, bukan karena serangan yang dilakukan kliennya.

Rabu, 17/06/2020 09:08 1

Artikel

Peluang di Balik Wabah Corona Memang Ada, Tapi Masih Sebatas “Awang-Awang”

Fahmi Suwaidi memang memaparkan dengan baik terkait banyaknya korban dan kerugian luar biasa yang dialami para penguasa Eropa di kala itu sebagai titik persamaan. Namun patut disayangkan, sejatinya banyak hal-hal yang lebih subtansial yang luput dituliskan.

Rabu, 17/06/2020 07:40 0

Indonesia

Abu Rara Penusuk Wiranto Dituntut 16 Tahun Penjara

Kejaksaan Negeri Jakarta Barat telah membacakan tuntutan terhadap tiga terdakwa penusuk Ketua Wantimpres Wiranto.

Rabu, 17/06/2020 07:20 0

Indonesia

Penyiram Novel Baswedan Hanya Dituntut 1 Tahun Penjara, DPR Akan Panggil Kejaksaan

Dasco mengatakan bahwa Komisi Hukum akan segera memanggil Kejaksaan RI, atas kasus yang menimpa Novel

Selasa, 16/06/2020 10:42 0

Indonesia

PKS Minta RUU HIP Dibatalkan Jika Tak Ada Perbaikan Fundamental

Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini menegaskan Fraksinya akan memperjuangkan aspirasi ormas dan masyarakat luas yang keberatan RUU HIP tetap dilanjutkan

Selasa, 16/06/2020 10:30 0

Indonesia

Haji 2020 Dibatalkan Pemerintah, 278 Jemaah Ajukan Pengembalian Dana

Proses pengembalian setoran pelunasan telah dibuka sejak 3 Juni 2020.

Selasa, 16/06/2020 10:19 0

Close