... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Menlu Qatar: Kami Semakin Kuat Meski Diblokade Tiga Tahun

KIBLAT.NET, Doha – Krisis Teluk 2017 telah memasuki tahun keempat, sementara Qatar mengaku telah mengatasi blokade oleh sejumlah negara Teluk dan menjadi lebih kuat. Kendati demikian negara itu masih membuka solusi penyelesaian melalui dialog.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Ahmed Bin Saeed Al-Rumaihi, mengatakan Qatar lebih kuat dari sebelumnya, meskipun sudah lewat tiga tahun sejak blokade yang tidak adil.

Qatar tetap berselisih dengan empat negara kawasan – Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain, dan Mesir – sejak 5 Juni 2017. Negara itu dituduh mendukung terorisme – tuduhan yang dibantah Doha – dan secara kolektif memutuskan hubungan.

Blok empat negara Arab juga memberlakukan blokade darat, laut, dan udara di Qatar dengan harapan membuatnya memenuhi daftar panjang permintaan normalisasi.

Qatar telah dengan keras menyangkal tuduhan itu, menggambarkan embargo yang dipimpin Saudi terhadapnya sebagai pelanggaran hukum internasional.

Al-Rumaihi menekankan bahwa dialog dengan negara-negara Teluk harus dilakukan dalam kerangka saling menghormati, kepentingan bersama, tidak ada kebijakan luar negeri yang mendikte, dan non-campur tangan dalam urusan dalam negeri negara-negara tersebut.

Dia mengaitkan keberhasilan negaranya dalam menangani blokade dengan “instruksi Pangeran Tamim bin Hamad dan pendekatan negara yang tenang dan tegas dalam mengelola krisis.”

Al-Rumaihi mengatakan bahwa Qatar juga mengungkapkan fakta yang membantah klaim negara-negara blokade.

Ia juga terus mengkonsolidasikan hubungan bilateral dengan negara-negara sahabat dan sekutu.

Al-Rumaihi menekankan bahwa pengepungan yang tidak adil mengumpulkan berbagai pengalaman yang memungkinkan negara untuk mencapai keberhasilan luar biasa dalam menangani krisis virus corona.

Dia menunjukkan bahwa negara itu mempertahankan “peringkatnya yang kuat dan terus bergerak menuju pencapaian tujuan Visi Nasional 2030.”

Dia menggarisbawahi bahwa Qatar telah membuat kemajuan dalam diversifikasi ekonominya, mendorong sektor swasta, meningkatkan kapasitas produksi pembangkit listrik dan membangun sistem produksi pertanian, hewan dan perikanan yang maju, serta mencapai lompatan besar dalam proyek-proyek energi.

Kuwait saat ini menjadi penengah untuk menyelesaikan krisis Teluk tetapi belum dapat mencapai solusi.

Sumber: Daily Sabah
Redaktur: Ibas Fuadi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Omnibus Law Dibahas di Masa Reses, PKS Ngotot Agar Insentif dan Kemudahan Izin UMKM Tepat Sasaran

Badan Legislasi DPR-RI kembali menyelenggarakan rapat kerja dengan pemerintah dalam rangka pembahasan Omnibus Law RUU Cipta Kerja kendati masih dalam masa reses. Pada kesempatan tersebut, Anggota Baleg DPR-RI F-PKS, Bukhori Yusuf mendesak pemerintah agar memastikan UMKM diperkuat dengan akses kemudahan berusaha dan beragam insentif yang dibutuhkan untuk menunjang kegiatan berusaha mereka.

Jum'at, 05/06/2020 13:53 0

Indonesia

Polisi “Salah Tembak” 3 Warga Sipil, DPRD Akan Gelar RDP dengan Kapolda Sulteng

Wakil Ketua I DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, H. Arus Abd Karim mengaku akan segera mengagendakan untuk melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Kapolda Sulteng.

Jum'at, 05/06/2020 13:36 0

Indonesia

Mau Refund Dana Haji? Begini Prosedurnya

Kementerian Agama Republik Indonesia telah memutuskan untuk membatalkan pemberangkatan jemaah haji tahun 1441 H/2020 M. Kebijakan ini disampaikan oleh Menag Fachrul Razi pada Selasa (02/06/2020).

Jum'at, 05/06/2020 13:05 0

Indonesia

MUI Keluarkan Fatwa tentang Shalat Jum’at di Masa Pandemi

Majelis Ulama Indonesia mengeluarkan fatwa tentang pelaksanaan shalat Jum'at di masa pandemi Covid-19. Dalam fatwa MUI nomor 31 Tahun 2020, dijelaskan ketentuan hukum dan tata cara shalat Jum'at yang dianjurkan.

Jum'at, 05/06/2020 12:42 0

Indonesia

PKS: Dana Haji Adalah Amanah, Hanya untuk Kepentingan Jamaah

Ketua Fraksi PKS DPR-RI, Jazuli Juwaini menegaskan bahwa dana haji sensitif bagi umat Islam. Terlebih dana yang berasal dari setoran jamaah. Hal itu merupakan amanah yang harus dikelola hanya untuk kepentingan jamaah, dan tidak boleh untuk kepentingan lain.

Jum'at, 05/06/2020 07:26 0

Indonesia

Mediasi Pertama Gugatan Perdata terhadap Yusuf Mansur Gagal

Dalam sidang gugatan perdata, kedua belah pihak akan diberikan waktu oleh Majelis Hakim untuk mediasi perkara.

Jum'at, 05/06/2020 07:04 0

Indonesia

Pembatalan Haji oleh Menag: Niat Baik, Cara Salah

Menteri Agama Republik Indonesia, Fachrul Razi memastikan bahwa keberangkatan jemaah haji pada penyelenggaraan ibadah haji 1441 H/2020 M dibatalkan. Kebijakan ini diambil demi mengutamakan keselamatan jemaah di tengah pandemi Covid-19 yang belum usai.

Jum'at, 05/06/2020 06:42 0

Indonesia

Kasus Qidam Mandek di Tangan Aparat, Irwan Mowance: Saya Akan Cari Jalan Lain

Irwan Mowance menyatakan kesiapan dan mempercayakan kasus ini ke TPM namun apabila tidak ada kejelasan hasilnya Irwan Mowance akan mencari jalan sendiri untuk menyelesaikan kasus ini.

Kamis, 04/06/2020 14:35 0

Suara Pembaca

Solidaritas Muslim Berbagi Mushaf dan Sembako kepada 150 Muallaf Bukit Menoreh

Pegunungan Menoreh dikenal dalam sejarah sebagai basis pertahanan Pangeran Diponegoro melawan Hindia Belanda. https://bit.ly/berbagimuallafmenoreh Namun...

Kamis, 04/06/2020 12:32 0

Artikel

Malcolm X: Figur Perlawanan Rasisme di AS

Rasialisme, kini, 55 tahun setelah wafatnya Malcolm X, hidup dalam jubah yang relatif aman. Terjaga dalam sistem yang disokong ideologi kapitalistik. Sehingga amat sulit menyingkirkan rasialisme di AS jika hanya berharap pada kesadaran individu

Rabu, 03/06/2020 21:23 0

Close
CLOSE
CLOSE