... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Rusia Berang Saat Suriah Kembali Langgar Perjanjian terkait Iran

KIBLAT.NET, Damaskus – Ketegangan muncul antara Moskow dan Damaskus pada hari Rabu lantaran pemerintah Suriah mengabaikan keputusan kembalinya pasukan Iran ke situs-situs penting di Suriah.

Sebelumnya, Rusia dan Suriah sepakat membatasi akses pasukan-pasukan ini ke zona tersebut.

Moskow sekali lagi menemukan bahwa Damaskus gagal untuk memenuhi janji dan perjanjian sebelumnya. Mereka mencatat bahwa pasukan Iran dan kelompok-kelompok yang berafiliasi dengan Teheran muncul di kompleks dekat Bandara Internasional Damaskus. Zona ini dijuluki “Rumah Kaca” dan terdiri dari 180 kamar.

Moskow sebelumnya meminta Suriah membatasi kehadiran Iran di kawasan itu, terutama setelah serangan udara Israel terhadap Bandara.

Rumah Kaca sebelumnya digunakan sebagai pusat untuk mengelola operasi pasukan Iran, kemudian dibatasi berdasarkan perjanjian Rusia-Suriah. Moskow berjanji untuk merekonstruksi kompleks dan berencana berinvestasi di tempat ini.

Setelah perjanjian Rusia-Suriah, pasukan yang setia kepada Iran mengadakan beberapa pertemuan di kompleks ini. Mereka terus menggunakannya untuk berbagai keperluan termasuk menyediakan pengobatan untuk kasus COVID-19 di rumah sakit lapangan yang dibangun di sana.

Moskow telah merencanakan untuk berinvestasi di Bandara Internasional Damaskus dengan daerah sekitarnya. Dari sini, Rusia meminta pasukan Iran keluar dari zona itu untuk menghindarinya menjadi target serangan udara Israel.

Namun, kehadiran Iran di dekat bandara bukan satu-satunya alasan di balik frustrasi Moskow dari Suriah.

Sumber melaporkan bahwa Rusia mengkritik pelanggaran Damaskus terhadap perjanjian sebelumnya mengenai pengaturan masalah keamanan di wilayah selatan. Rusia, Yordania, dan Israel menandatangani perjanjian ini yang menetapkan penarikan Iran dan pasukan setianya untuk minimum 80 km dari wilayah perbatasan di selatan.

BACA JUGA  Mufti Damaskus Tewas dalam Ledakan Bom Mobil

Suriah juga melanggar perjanjian ini, dan mengizinkan kembalinya pasukan Iran ke wilayah itu.

Sumber: Aawsat
Redaktur: Ibas Fuadi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Kasus Qidam Mandek di Tangan Aparat, Irwan Mowance: Saya Akan Cari Jalan Lain

Irwan Mowance menyatakan kesiapan dan mempercayakan kasus ini ke TPM namun apabila tidak ada kejelasan hasilnya Irwan Mowance akan mencari jalan sendiri untuk menyelesaikan kasus ini.

Kamis, 04/06/2020 14:35 0

Suara Pembaca

Solidaritas Muslim Berbagi Mushaf dan Sembako kepada 150 Muallaf Bukit Menoreh

Pegunungan Menoreh dikenal dalam sejarah sebagai basis pertahanan Pangeran Diponegoro melawan Hindia Belanda. https://bit.ly/berbagimuallafmenoreh Namun...

Kamis, 04/06/2020 12:32 0

Artikel

Malcolm X: Figur Perlawanan Rasisme di AS

Rasialisme, kini, 55 tahun setelah wafatnya Malcolm X, hidup dalam jubah yang relatif aman. Terjaga dalam sistem yang disokong ideologi kapitalistik. Sehingga amat sulit menyingkirkan rasialisme di AS jika hanya berharap pada kesadaran individu

Rabu, 03/06/2020 21:23 0

Indonesia

Jelang Dua Bulan Kasus Qidam: Progresnya Seperti Siput Berjalan

Seperti siput berjalan, tak kunjung sampai.

Ahad, 31/05/2020 16:05 0

Indonesia

Prosedur Pembukaan Rumah Ibadah Saat Pandemi ala Kemenag

Kementerian Agama telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 15/2020 tentang panduan penyelenggaraan kegiatan keagamaan di rumah ibadah dalam mewujudkan masyarakat produktif dan aman Covid di masa pandemi.

Ahad, 31/05/2020 15:26 0

Indonesia

Teror Diskusi “Pemecatan Presiden” di FH UGM: Melanggar Hukum, Menyelisihi Akal Sehat

Reformasi 1998 bukan sekedar perayaan atas lengsernya sebuah rezim bernama orde baru, bukan sekedar hura-hura atas lengsernya sang pemimpin "abadi" bernama Soeharto. Namun ada hal yang lebih subtansial di balik peristiwa tersebut, yang diharapkan bisa membuat kehidupan orang Indonesia menjadi lebih baik.  

Ahad, 31/05/2020 10:49 0

Indonesia

Muhammadiyah Minta Teror ke Penyelenggara Diskusi FH UGM Diusut Tuntas

Sekretaris Umum Muhammadiyah, Abdul Mu'ti menegaskan bahwa jajarannya sedang mengumpulkan informasi terkait orang yang mengancam dengan mengatasnamakan Muhammadiyah Klaten.

Sabtu, 30/05/2020 23:48 0

Indonesia

Hidayat Nur Wahid Kritik Pengangkatan Eks Kontributor Playboy Jadi Dirut TVRI

Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid, mengkritik pengangkatan eks kontributor majalah Playboy menjadi dirut TVRI. Menurutnya, Dewan Pengawas Televisi Republik Indonesia (Dewas TVRI) tidak melihat dan mempertimbangkan aturan Perundangan terkait etika kehidupan berbangsa dan bernegara, seperti tertuang dalam TAP MPR No VI/2001,

Sabtu, 30/05/2020 23:41 0

Indonesia

Muhammadiyah Klaten Bantah Terkait dengan Teror Penyelenggara Diskusi FH UGM

Ketua PD Muhammadiyah Klaten, Abdul Rodhi menegaskan bahwa pihaknya tidak ada kaitan dengan teror ke penyelenggara diskusi politik yang digelar Fakultas Hukum UGM. Ia juga menyesalkan adanya teror tersebut.

Sabtu, 30/05/2020 19:38 0

Indonesia

Terkait New Normal, PKS Kritik Keras Rencana Pembukaan Sekolah

Pada pekan pertama sekolah, Perancis mendapati 70 kasus baru Covid-19 di sekolah-sekolah yang diizinkan dibuka sejak 13 Mei lalu. Kendati telah dilakukan pembatasan, penularan tersebut tidak dapat dihindari. Selain di Perancis, Korea Selatan juga melaporkan kasus serupa dimana murid berusia 6 tahun tertular oleh gurunya pada 24 Mei lalu. Akibat kejadian ini, sekolah tersebut kembali ditutup dan sebanyak 91 murid harus dikarantina.

Sabtu, 30/05/2020 19:24 1

Close
CLOSE
CLOSE