... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pembatalan Haji oleh Menag: Niat Baik, Cara Salah

Foto: Menteri Agama Fachrul Razi di Kantor BNPB, Jakarta, Sabtu (30/05/2020).

KIBLAT.NET, Jakarta – Menteri Agama Republik Indonesia, Fachrul Razi memastikan bahwa keberangkatan jemaah haji pada penyelenggaraan ibadah haji 1441 H/2020 M dibatalkan. Kebijakan ini diambil demi mengutamakan keselamatan jemaah di tengah pandemi Covid-19 yang belum usai.

“Saya hari ini telah menerbitkan Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 494 tahun 2020 tentang Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1441H/2020M,” ujar Fachrul dalam siaran pers melalui akun YouTube Kemenag-Ri pada Selasa (02/06/2020).

Fachrul mengungkapkan sesuai amanat undang-undang, selain mampu secara ekonomi dan fisik, kesehatan, keselamatan, dan keamanaan jemaah haji harus dijamin dan diutamakan, sejak dari embarkasi atau debarkasi, dalam perjalanan, dan juga saat di Arab Saudi.

Selain soal keselamatan, keputusan ini diambil karena hingga saat ini Pemerintah Arab Saudi belum membuka akses layanan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1441 H/2020 M. Akibatnya, pemerintah tidak memiliki cukup waktu untuk melakukan persiapan dalam pelaksanaan pembinaan, pelayanan, dan perlindungan kepada jemaah. Padahal persiapan itu penting agar jemaah dapat menyelenggarakan ibadah secara aman dan nyaman.

“Waktu terus berjalan dan semakin mepet. Rencana awal kita, keberangkatan kloter pertama pada 26 Juni. Artinya, untuk persiapan terkait visa, penerbangan, dan layanan di Saudi tinggal beberapa hari lagi. Belum ditambah keharusan karantina 14 hari sebelum keberangkatan dan saat kedatangan. Padahal akses layanan dari Saudi hingga saat ini belum ada kejelasan kapan mulai dibuka,” tuturnya.

“Jika jemaah haji dipaksakan berangkat, ada risiko amat besar yaitu menyangkut keselamatan jiwa dan kesulitan ibadah. Meski dipaksakan pun tidak mungkin karena Arab Saudi tak kunjung membuka akses,” imbuhnya.

BACA JUGA  Kondisi Stabil, Menag Akan Jalani Swab Lanjutan

Pembatalan keberangkatan Jemaah ini berlaku untuk seluruh warga negara Indonesia (WNI). Maksudnya, pembatalan itu tidak hanya untuk jemaah yang menggunakan kuota haji pemerintah, baik reguler maupun khusus, tapi termasuk juga jemaah yang akan menggunakan visa haji mujamalah atau furada.

“Jadi tahun ini tidak ada pemberangkatan haji dari Indonesia bagi seluruh WNI,” pungkasnya.

Niat Baik, Cara Salah

Anggota Komisi VIII DPR-RI, Bukhori Yusuf mengungkapkan penerbitan Keputusan Menteri Agama (KMA) No. 494 Tahun 2020 tentang Pembatalan Keberangkatan Haji Tahun 1441 H/ 2020 M memiliki dua kelemahan utama. Pertama, penerbitan KMA belum mendapat persetujuan dari DPR-RI.

Menurutnya, KMA tersebut bertentangan dengan Pasal 47 UU No. 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah. Ketentuan tersebut berbunyi, “Persetujuan DPR-RI atas usulan BPIH sebagaimana dimaksud dalam Pasal 46 diberikan paling lama 60 (enam puluh) hari setelah usulan BPIH dari Menteri diterima oleh DPR-RI.”

Menurut Bukhori, selain terkait besaran biaya haji, domain persetujuan DPR-RI juga terkait dengan persetujuan kuota jemaah haji, kuota petugas, dan kuota pengawas sebagaimana diatur dalam Pasal 27 dan Pasal 28 UU No. 8/ 2019.

“Seharusnya sebelum KMA ini dikeluarkan, harus mendapat persetujuan dulu dari DPR. Namun sangat disesalkan bahwa Menteri Agama belum melaksanakan raker dengan Komisi VIII, khususnya terkait pembatalan ini. Oleh sebab itu, saya memandang tindakan Menteri Agama yang secara sepihak menerbitkan KMA melanggar Undang-Undang No. 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah, khususnya pada Pasal 47,” ungkap Bukhori melalui keterangan pers yang diterima Kiblat.net pada Kamis (04/06/2020).

BACA JUGA  Fachrul Razi Positif Covid-19, Akses Kemenag Diperketat

Kelemahan kedua, lanjut Bukhori, penerbitan KMA bertentangan dengan Pasal 20 UU No.34 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Haji. Pada ketentuan Pasal 20 UU No.34/2014 disebutkan:

  1. Pengelolaan Keuangan Haji dilakukan oleh BPKH.
  2. BPKH sebagaimana dimaksud pada ayat (1) merupakan badan hukum publik berdasarkan Undang-Undang ini.
  3. BPKH sebagaimana dimaksud pada ayat (2) bersifat mandiri dan bertanggung jawab kepada Presiden melalui Menteri.
  4. Pengelolaan Keuangan Haji oleh BPKH dilakukan secara korporatif dan nirlaba.

Sedangkan dalam KMA pada diktum menetapkan kedua huruf yaitu (b) dan (d) mengatur kewenangan, tugas, dan fungsi BPKH dengan membuat norma baru yang berbunyi, “setoran pelunasan Bipih pada Penyelenggaraan Ibadah Haji tahun 1441 H/2020 M akan disimpan dan dikelola secara terpisah oleh BPKH”.

Artinya, penerbitan KMA No 494 Tahun 2020 tentang Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji Tahun 1441 H/ 2020 M bersifat cacat secara hukum dan tidak sesuai dengan hubungan ketatanegaraan antara DPR dan Pemerintah.

Bukhori mengungkapkan jika mengacu pada KMA tersebut, calon jemaah haji diberikan dua opsi, yakni dana yang sudah disetor bisa ditarik atau disimpan secara khusus oleh BPKH untuk nanti dikembalikan.

“Sebenarnya ini merupakan satu bentuk niat baik Menteri Agama, tetapi dilakukan dengan cara yang salah. Sebab, Menteri Agama secara sepihak menambah kewenangan dan fungsi baru kepada BPKH tanpa persetujuan DPR. Artinya, Menteri Agama melanggar UU yang sudah disepakati antara Presiden dan DPR,” pungkas politisi PKS ini.

Reporter: Azzam Diponegoro
Editor: Rusydan Abdul Hadi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suriah

Rusia Berang Saat Suriah Kembali Langgar Perjanjian terkait Iran

Sebelumnya, Rusia dan Suriah sepakat membatasi akses pasukan-pasukan ini ke zona tersebut.

Jum'at, 05/06/2020 06:09 0

Eropa

Pertama di Italia, Pemakaman Khusus Muslim Akan Dibuka di Roma

Tempat pemakaman, yang akan dibangun di atas lahan seluas 400 hektar di dekat perbatasan antara Fiumicino, dekat dengan bandara internasional, dan kota Bracciano.

Jum'at, 05/06/2020 05:54 0

Suara Pembaca

Solidaritas Muslim Berbagi Mushaf dan Sembako kepada 150 Muallaf Bukit Menoreh

Pegunungan Menoreh dikenal dalam sejarah sebagai basis pertahanan Pangeran Diponegoro melawan Hindia Belanda. https://bit.ly/berbagimuallafmenoreh Namun...

Kamis, 04/06/2020 12:32 0

Suriah

Serangan Terbaru Rusia untuk Jauhkan Faksi Islamis dari Jalur Penting

KIBLAT. NET, Idlib — Pesawat Rusia meluncurkan beberapa serangan di Suriah barat laut, untuk pertama...

Kamis, 04/06/2020 09:26 0

Mesir

Mesir Akan Buka Semua Masjid dengan Protokol Kesehatan Ketat

Masjid-masjid di Mesir melarang kunjungan anak-anak, mengharuskan pemakaian masker dan menutup toilet sebagai bagian dari protokol kesehatan selama pandemi virus corona.

Kamis, 04/06/2020 09:24 0

Suriah

Rusia Kembali Serang Idlib Meski Sepakati Gencatan Senjata

KIBLAT.NET, Idlib – Rusia pada Rabu pagi melakukan serangan udara pertama mereka dalam tiga bulan...

Kamis, 04/06/2020 09:00 0

Artikel

Malcolm X: Figur Perlawanan Rasisme di AS

Rasialisme, kini, 55 tahun setelah wafatnya Malcolm X, hidup dalam jubah yang relatif aman. Terjaga dalam sistem yang disokong ideologi kapitalistik. Sehingga amat sulit menyingkirkan rasialisme di AS jika hanya berharap pada kesadaran individu

Rabu, 03/06/2020 21:23 0

Afghanistan

Taliban Kutuk Keras Serangan Bom di Masjid Kabul

KIBLAT. NET, Kabul — Imarah Islam Afghanistan (Taliban) mengutuk keras serangan bom di masjid Masjid...

Rabu, 03/06/2020 17:35 0

Afghanistan

Taliban Bantah Isu Pemimpinnya Terinfeksi Virus Corona

KIBLAT. NET, Kabul — Amir Imarah Islam Afghanistan (Taliban), Haibatullah Akhunzadah, diisukan terinfeksi virus Covid-19....

Rabu, 03/06/2020 16:52 0

Amerika

Lawan Aksi Protes, Pentagon Sebar Pasukan di Beberapa Negara Bagian

Seorang pejabat senior AS mengatakan Garda Nasional mengumumkan pemindahan personel keamanan tambahan ke Washington.

Rabu, 03/06/2020 07:37 0

Close
CLOSE
CLOSE