... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Imam Masjid yang Tewas di Kabul Pernah Suarakan Diakhirinya Invasi AS

KIBLAT.NET, Kabul – Mullah Mohammad Ayaz Niazi, adalah satu dari dua orang yang tewas dalam serangan bom di masjid Wazir Akber Khan di Kabul, Selasa (02/06/2020). Ia seorang yang berpengaruh dan khutbah-khutbahnya banyak didengar jamaah.

Dalam sebuah rekaman video yang diunggah di Twitter, Niazi menyuarakan dukungan atas perjanjian damai antara Taliban dan AS, yang bertujuan menghindarkan rakyat Afghanistan dari kekerasan dan penjajahan.

“Ini adalah peluang emas. Amerika akan dikalahkan, Amerika akan dipermalukan,” ujarnya.

Niazi juga mengkritik keras atas pemilihan umum di negaranya, karena mengandung penipuan dan kecurangan.

“Bagaimanapun, kita harus kembali pada Al-Quran dan As-Sunnah,” ungkapnya.

Belum ada pihak yang bertanggung jawab. Namun pemerintah langsung menuduh Taliban di balik serangan. Meskipun pada akhirnya dikoreksi.

Serangan di masjid ini terjadi setelah tujuh warga sipil tewas di utara negara itu dalam ledakan bom pinggir jalan.

Reporter: Ibas Fuadi
Editor: M. Rudy


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Jelang Dua Bulan Kasus Qidam: Progresnya Seperti Siput Berjalan

Seperti siput berjalan, tak kunjung sampai.

Ahad, 31/05/2020 16:05 0

Indonesia

Prosedur Pembukaan Rumah Ibadah Saat Pandemi ala Kemenag

Kementerian Agama telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 15/2020 tentang panduan penyelenggaraan kegiatan keagamaan di rumah ibadah dalam mewujudkan masyarakat produktif dan aman Covid di masa pandemi.

Ahad, 31/05/2020 15:26 0

Indonesia

Teror Diskusi “Pemecatan Presiden” di FH UGM: Melanggar Hukum, Menyelisihi Akal Sehat

Reformasi 1998 bukan sekedar perayaan atas lengsernya sebuah rezim bernama orde baru, bukan sekedar hura-hura atas lengsernya sang pemimpin "abadi" bernama Soeharto. Namun ada hal yang lebih subtansial di balik peristiwa tersebut, yang diharapkan bisa membuat kehidupan orang Indonesia menjadi lebih baik.  

Ahad, 31/05/2020 10:49 0

Indonesia

Muhammadiyah Minta Teror ke Penyelenggara Diskusi FH UGM Diusut Tuntas

Sekretaris Umum Muhammadiyah, Abdul Mu'ti menegaskan bahwa jajarannya sedang mengumpulkan informasi terkait orang yang mengancam dengan mengatasnamakan Muhammadiyah Klaten.

Sabtu, 30/05/2020 23:48 0

Indonesia

Hidayat Nur Wahid Kritik Pengangkatan Eks Kontributor Playboy Jadi Dirut TVRI

Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid, mengkritik pengangkatan eks kontributor majalah Playboy menjadi dirut TVRI. Menurutnya, Dewan Pengawas Televisi Republik Indonesia (Dewas TVRI) tidak melihat dan mempertimbangkan aturan Perundangan terkait etika kehidupan berbangsa dan bernegara, seperti tertuang dalam TAP MPR No VI/2001,

Sabtu, 30/05/2020 23:41 0

Indonesia

Muhammadiyah Klaten Bantah Terkait dengan Teror Penyelenggara Diskusi FH UGM

Ketua PD Muhammadiyah Klaten, Abdul Rodhi menegaskan bahwa pihaknya tidak ada kaitan dengan teror ke penyelenggara diskusi politik yang digelar Fakultas Hukum UGM. Ia juga menyesalkan adanya teror tersebut.

Sabtu, 30/05/2020 19:38 0

Indonesia

Terkait New Normal, PKS Kritik Keras Rencana Pembukaan Sekolah

Pada pekan pertama sekolah, Perancis mendapati 70 kasus baru Covid-19 di sekolah-sekolah yang diizinkan dibuka sejak 13 Mei lalu. Kendati telah dilakukan pembatasan, penularan tersebut tidak dapat dihindari. Selain di Perancis, Korea Selatan juga melaporkan kasus serupa dimana murid berusia 6 tahun tertular oleh gurunya pada 24 Mei lalu. Akibat kejadian ini, sekolah tersebut kembali ditutup dan sebanyak 91 murid harus dikarantina.

Sabtu, 30/05/2020 19:24 0

Suara Pembaca

Mengandung Kebijakan Tidak Serius, Melahirkan Jumlah Positif yang Masif

Sejak pertama kali corona virus atau Covid-19 ini teridentifikasi di Indonesia pada sekitar awal bulan Maret 2020, jumlah korban positif hingga kini kian merangkak naik. Berbagai kebijakan yang dikeluakan seperti lockdown, WFH (work from home), maupun PSBB nyatanya tidak membuat angka terdampak positif Covid-19 ini menurun.

Sabtu, 30/05/2020 19:09 0

Info Event

Global Qurban-ACT Bantu Sesama di Tengah Pandemi Covid-19

Jelang Iduladha mendatang, wabah Covid-19 belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Global Qurban – Aksi Cepat Tanggap...

Sabtu, 30/05/2020 17:06 0

Info Event

Terdampak Covid 19, ACT Jawab Keluhan Pedagang Kecil Ibukota

Program Sahabat Usaha Mikro Indonesia adalah program pemberian sedekah modal kerja dan pendampingan untuk pelaku usaha ultra mikro yang terdampak pandemi Covid-19

Sabtu, 30/05/2020 13:52 0

Close