PM Romania Didenda Karena Langgar Protokol Covid-19

KIBLAT.NET, Bucharest – Perdana Menteri Romania, Ludovic Orban membayar denda sebesar 3.000 lei (sekitar Rp 10,1 juta) pada Sabtu (30/05/2020), setelah ia melanggar protokol pembatasan Covid-19 dengan tidak mengenakan masker dan merokok dalam ruangan, demikian laporan kantor berita Agerpress.

Foto yang menunjukkan Orban berada dalam kantornya, duduk bersama beberapa anggota kabinet, dan merokok, jadi viral di media sosial karena tidak ada dari mereka yang mengenakan masker.

Masker yang wajib dikenakan untuk mencegah penularan Covid-19 justru diletakkan di meja. Covid-19 merupakan penyakit menular yang disebabkan virus corona jenis baru (SARS-CoV2).

Lewat pernyataan tertulis, Orban mengaku melanggar peraturan. Ia mengatakan beberapa anggota kabinet berkumpul di kantornya setelah bekerja pada 25 Mei 2020 untuk merayakan ulang tahunnya ke-57.

“Perdana menteri mengerti aturan harus dipatuhi oleh seluruh warga negara, apa pun posisi mereka. Jika hukum dilanggar, pelakunya perlu dikenakan sanksi,” kata kantor berita itu mengutip pernyataan tertulis PM Orban.

Setelah menjalani 60 hari karantina wilayah di bawah status darurat yang telah berakhir 15 Mei, Pemerintah Romania kembali memberlakukan 30 hari status waspada. Selama masa itu berlangsung, warga wajib mengenakan masker saat naik kendaraan umum dan berada dalam fasilitas publik.

Merokok dalam ruangan telah dilarang di Romania sejak tahun 2016. Otoritas di Romania mencatat 19.133 orang telah tertular Covid-19 per Sabtu (30/05/2020). Dari jumlah itu, 151 di antaranya merupakan kasus baru dan 1.253 lainnya telah meninggal dunia.

BACA JUGA  Palestina Akan Terima Vaksin Covid-19 Pertama Maret 2021

Sumber: Reuters
Editor: Rusydan Abdul Hadi

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat