Masjid di Gaza Hanya Dibuka untuk Shalat Jumat

KIBLAT. NET, Gaza — Kementerian Wakaf dan Urusan Agama di Jalur Gaza pada Rabu (27/05/2020) memutuskan, hanya membolehkan melaksanakan shalat Jumat di masjid dan tetap melarang menggelar shalat berjamaah lima waktu untuk mencegah penyebaran Covid-19. Pembukaan masjid untuk shalat jamaah lima waktu akan ditentukan lebih lanjut.

“Diputuskan masjid di Jalur Gaza dibuka untuk melakukan shalat Jumat saja, sesuai dengan prosedur dan kontrol yang ditetapkan minggu lalu untuk mencegah virus Corona (Covid 19),” kata pernyataan lembaga yang berafiliasi pada gerakan Hamas itu.

Pekan lalu, Kementerian Wakaf di Jalur Gaza mengizinkan pelaksanaan shalat Jumat dan shalat Idul Fitri dengan menerapkan langkah-langkah kesehatan preventif, termasuk menjaga jarak antara jamaah dan tidak berjabat tangan serta masing-masing wajib membawa sajadah sendiri.

Kementerian Kesehatan di Gaza mengatakan bahwa jumlah infeksi baru virus Corona bertambah menjadi 61 setelah ada tiga tambahan. Sejauh ini, satu pasien meninggal yang merupakan seorang wanita 77 tahun. Pasien itu juga memiliki penyakit penyerta kronis.

Sumber: Reuters
Redaktur: Sulhi El Izzi

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat