... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Cegah Second Wave, Anies Akan Batasi Arus Balik

Foto: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

KIBLAT.NET, Jakarta – Demi mencegah potensi timbulnya gelombang kedua atau second wave kasus baru Covid-19, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan membatasi pergerakan masyarakat saat arus balik menuju Ibu Kota setelah Idul Fitri 1441 Hijriah.

Hal ini tidak lepas dari pertimbangan setelah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta yang diperpanjang hingga 4 Juni 2020, grafik persebaran kasus baru menunjukkan penurunan.

Namun karena bertepatan dengan momen arus mudik dan balik dalam rangka Idul Fitri 1441 Hijriyah, dikhawatirkan akan ada potensi peningkatan kasus kembali.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan di Jakarta pada Senin (25/05/2020), mengungkapkan antisipasi second wave akibat arus balik lebaran ini sangat menentukan kondisi Jakarta ke depan.

“Sekarang kita berhadapan dengan situasi yang cukup unik, di masa akhir perpanjangan PSBB ini bersamaan dengan musim mudik dan musim arus balik,” katanya.

Karena itu, Pemprov DKI Jakarta membuat ketentuan bahwa semua orang yang akan bepergian harus mendapatkan izin dan yang bepergian adalah orang yang bekerja di 11 sektor yang diizinkan.

Anies telah mengeluarkan Pergub Nomor 47 Tahun 2020 Tentang Pembatasan Kegiatan Bepergian Keluar dan/atau Masuk Provinsi DKI Jakarta Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19. Pergub ini mewajibkan masyarakat dengan kriteria tertentu, memiliki Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) sebagai dispensasi untuk melakukan kegiatan keluar dan/atau masuk DKI Jakarta.

BACA JUGA  Ustadz Hilmi Aminuddin Wafat, Jazuli: PKS Kehilangan Pembimbing Dakwah

“Karena itu saya sampaikan kepada masyarakat sejak pertengahan bulan Ramadhan. Tetaplah tinggal di Jakarta karena apabila meninggalkan Jakarta belum tentu bisa kembali dengan cepat,” tuturnya.

Pemprov DKI akan melaksanakan aturan ini secara tegas bersama jajaran Kepolisian dan TNI.

“Akan menjaga perbatasan, akan ada pemeriksaan mereka yang tidak memiliki SIKM tidak diperbolehkan lewat,” tutur Anies.

Adapun Persyaratan dan pembuatan SIKM dapat dilakukan dengan mengakses laman web corona.jakarta.go.id. Persyaratan tersebut antara lain menyertakan surat keterangan sehat yang diikuti dengan surat keterangan tes, baik “rapid test” dengan masa kedaluwarsa tiga hari maupun PCR tes dengan masa kedaluwarsa tujuh hari.

“Jadi intinya adalah bila anda berencana ke Jakarta dan tidak memiliki ketentuan-ketentuan yang disebutkan di sini, tidak memiliki hasil tes, maka tunda dulu keberangkatannya,” ungkapnya.

Apabila memaksakan, lanjut Anies, justru nanti akan mengalami kesulitan di perjalanan.

“Mengapa? Karena anda harus kembali, pemeriksaannya sangat ketat dan bagi masyarakat Jakarta yang punya kerabat dan berencana ke Jakarta tunda dulu,” kata Anies.

Hal ini dilakukan untuk melindungi ibu kota dari potensi gelombang kedua Covid-19. Agar kerja keras puluhan juta orang di Jabodetabek selama dua bulan lebih menjaga dan menurunkan tingkat penyebaran Covid-19 tidak sia-sia.

“Kalau itu sampai terjadi yang menderita kita semua di Jakarta,” pungkasnya.

Sumber: Antara
Editor: Rusydan Abdul Hadi

BACA JUGA  PKS Dukung Pemerintah Tolak Aneksasi Israel di Tepi Barat

 


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Palestina

BKSAP Desak Indonesia Gagalkan Israel Caplok Wilayah Palestina

Jika aneksasi dilakukan anak mengancam stabilitas keamanan dan perdamaian di Timur Tengah

Selasa, 26/05/2020 08:45 0

Asia

Cegah Penyebaran Corona, Kafe di Korsel Gunakan Robot Barista

Robot barista baru di sebuah kafe di Daejeon, Korea Selatan, tampak melayani pelanggan dengan sopan dan cepat. Ia terlihat tidak memiliki kesulitan sama sekali dalam menjalankan tugasnya di tengah upaya pencegahan gelombang kedua wabah corona.

Selasa, 26/05/2020 07:44 0

Palestina

Kasus Infeksi Menurun, Palestina Mulai Buka Masjid dan Pasar

Tetapi perdana menteri menambahkan bahwa pembatasan dan prosedur ketat akan kembali jika ditemukan infeksi baru.

Selasa, 26/05/2020 07:36 0

Suriah

Peringatan Houla: Ketika 100 Lebih Warga Dibantai Pasukan Assad

Koalisi Nasional Suriah dari kelompok-kelompok oposisi menandai peringatan kedelapan dari Pembantaian Houla pada hari Senin 25 Mei 2020.

Selasa, 26/05/2020 07:11 0

China

Warga Hong Kong Gelar Demo Besar, Protes RUU Keamanan Cina

Menteri Luar Negeri China Wang Yi bersikeras bahwa undang-undang yang diusulkan harus diberlakukan "tanpa penundaan sedikit pun."

Senin, 25/05/2020 06:14 1

News

Umat Islam Dunia Rayakan Idul Fitri 1441H di Tengah Pandemi

Tapi tahun ini banyak yang hanya bisa merayakan di rumah dengan keluarga dekat, di mana virus meredam semangat liburan.

Senin, 25/05/2020 05:55 0

News

Media Rusia: Di Tengah Gaduh Corona, Cina Bersiap Beli Setengah Dunia

KIBLAT.NET, Beijing – Surat kabar Rusia menyoroti kekhawatiran AS-Eropa tentang ekspansi ekonomi Cina setelah pulih...

Sabtu, 23/05/2020 08:43 0

News

Negara-negara Arab Serentak Umumkan Idul Fitri Hari Ahad 24 Mei

Negara-negara Muslim mengumumkan bahwa hari Ahad adalah hari pertama Idul Fitri atau 1 Syawal 1441 H.

Sabtu, 23/05/2020 07:54 0

Suara Pembaca

Peradaban Sedekah

Sedekah adalah sebuah amal sosial dalam Islam sekaligus sebagai salah satu pilar atau pondasi yang membuat Islam bisa melewati masa 1.500 tahun

Sabtu, 23/05/2020 06:11 0

Info Event

ACT Ajak Publik Semarakkan Malam Takbiran dengan Muhasabah Akbar

Menyambut hari kemenangan dengan wujud syukur melalui Muhasabah Akbar dan doa bersama untuk keselamatan umat Islam dan seluruh bangsa Indonesia

Sabtu, 23/05/2020 05:58 0

Close