Penembakan Terjadi di Pangkalan AS di Texas, FBI: Terkait Terorisme

PensKIBLAT. NET, Texa — Insiden penembakan kembali terjadi di pangkalan militer di Amerika Serikat. Polisi investigasi AS, FBI, mengatakan serangan ini memiliki kaitan dengan “teroris”.

Peristiwa itu terjadi ketika seorang pria bersenjata melepaskan tembakan di pangkalan Angkatan Laut AS di Corpus Christi, Texas, pada Kamis (21/05/2020). Setidaknya seorang anggota AL terluka, sebelum pelaku terbunuh di tempat kejadian yang menurut pihak berwenang.

“Kami menyimpulkan bahwa insiden itu (pada Kamis pagi waktu setempat) di Pangkalan Udara Angkatan Laut Corpus Christi terkait dengan terorisme,” kata juru bicara FBI Lea Greaves dalam konferensi pers.

Dia menambahkan bahwa penyelidik mencari orang lain yang mungkin terkait dengan penyerang yang masih bergerak bebas di daerah tersebut.

Media Amerika mengatakan bahwa penyerang itu bernama Adam Salim Al-Sahili, yang merupakan warga Suriah kelahiran AS.

CNN mengutip sumber-sumber yang mengetahui penyelidikan awal yang mengatakan bahwa penyerang adalah pendukung jihadisme Salafi.

Sementara itu, Angkatan Laut AS mengumumkan bahwa pelaut yang terluka dalam serangan itu merupakan prajurit yang bertugas di pangkalan. Kondisinya saat ini baik dan sudah boleh pulang dari rumah sakit.

Desember lalu, seorang pria bersenjata Saudi menewaskan tiga pelaut Amerika dalam serangan di Pangkalan Angkatan Laut Pensacola di Florida, beberapa hari setelah seorang pelaut Amerika menembak tiga warga sipil di Pangkalan Militer Pearl Harbor di Hawaii, menewaskan dua dari mereka dan kemudian bunuh diri.

BACA JUGA  Biden Prediksi Angka Kematian Covid-19 AS Tembus Setengah Juta Bulan Depan

Organisasi Al Qaidah Yaman mengaku bertanggung jawab, namun AS menegaskan serangan itu tidak ada kaitannya dengan Al Qaidah.

Sumber: Al Jazeera
Redaktur: Sulhi El Izzi

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat