... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pulih dari Covid-19, Kamboja Cabut Larangan Pengunjung Asing

Foto: Corona

KIBLAT.NET, Phnompenh – Kamboja telah mencabut larangan masuknya pengunjung dari Iran, Italia, Jerman, Spanyol, Prancis dan Amerika Serikat yang diberlakukan untuk mengekang penyebaran COVID-19. Demikian laporan Kantor Berita Vietnam (VNA) mengutip Kementerian Kesehatan pada hari Rabu.

“Namun, pengunjung asing masih harus menunjukkan sertifikat yang berlaku tidak lebih dari 72 jam sebagai bukti bahwa mereka tidak terinfeksi virus corona dan bukti asuransi kesehatan senilai US $ 50.000 selama berada di Kamboja,” kata kementerian itu.

Mereka juga akan dikarantina selama 14 hari setelah tiba di fasilitas yang ditunjuk pemerintah dan diuji untuk virus. Tetapi tidak menentukan di mana lokasinya.

Kementerian Kesehatan Kamboja mengatakan bahwa pasien COVID-19 terakhir telah pulih dan dipulangkan dari rumah sakit pada 16 Mei, membuat negara itu menjadi nol kasus.

“Kamboja akan membuka kembali semua museum pada Juni setelah tidak menemukan infeksi COVID-19 baru selama lebih dari sebulan,” kata Menteri Kesehatan Mam Bunheng.

Dalam sepucuk surat yang dikirim ke Menteri Kebudayaan Phoeurng Sackona pada Selasa (19 Mei) dan dirilis ke media satu hari kemudian, Bunheng mengatakan Perdana Menteri Kamboja Hun Sen menyetujui pembukaan kembali museum itu pekan lalu.

Untuk menghindari risiko infeksi COVID-19 yang baru, Bunheng menyarankan semua museum untuk mengikuti langkah-langkah kesehatan dan kebersihan dengan menyaring suhu tubuh pengunjung, memberi mereka alkohol atau gel antibakteri untuk cuci tangan, dan menjaga jarak sosial di antara mereka.

BACA JUGA  WHO: 170 Negara Bergabung dalam Proyek Global Vaksin Covid-19

Pada hari yang sama, Indonesia meluncurkan peralatan medis buatan dalam negeri untuk mempercepat penanganan wabah tersebut.

Potongan-potongan peralatan, yang terdiri dari kit uji diagnostik cepat, kit reaksi rantai polimerase (PCR) dan kecerdasan buatan (AI) untuk triase pasien COVID-19, dikembangkan oleh konsorsium Kementerian Riset dan Teknologi untuk studi COVID-19, termasuk perusahaan milik, perusahaan swasta, universitas dan lembaga penelitian.

Menteri Riset dan Teknologi Bambang Brodjonegoro mengatakan pada acara peluncuran virtual ia berharap produk tersebut dapat menandai kebangkitan inovasi Indonesia.

Sumber: Bernama
Redaktur: Ibas Fuadi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Pakar HTN Heran DPR Bahas UU Tak Berkaitan dengan Corona

Pakar Hukum Tata Negara, Zaenal Arifin Mochtar heran mengapa DPR membahas dan mensahkan undang-undang yang tidak berkaitan dengan wabah Corona

Kamis, 21/05/2020 13:44 0

Indonesia

Jalani Rapid Test di Lapas, Habib Bahar Negatif Corona

Setelah ditahan kembali pada Selasa (19/05/2020), Habib Bahar bin Smith menjalani rapid test atau tes cepat dan hasilnya negatif reaktif Covid-19.

Rabu, 20/05/2020 17:09 0

Info Event

Bantu Cegah Corona, DMII-ACT Edukasi Masyarakat Lewat Mobile Covid-19 Education

Disaster Management Institute of Indonesia (DMII) - ACT kembali mengedukasi masyarakat lewat Mobile Covid-19 Education (MCE)

Selasa, 19/05/2020 22:57 0

Indonesia

Din: Mengapa Pemerintah Pelopori Acara Konser Musik, Bukan Tingkatkan Doa

Dengan menggelar konser musik pemerintah terkesan bergembira di atas penderitaan rakyat

Selasa, 19/05/2020 22:19 1

Suara Pembaca

Suci Sekeping Hati – Ramadhan (Corona Version)

Di bulan Ramadhan yang suci, agung, sarat keberkahan dan penuh kemuliaan ini sekeping hati kita seolah dibawa berlari, berpacu dengan waktu untuk meraih segala keutamaan dan pahala sebanyak-banyaknya.

Selasa, 19/05/2020 20:21 0

Analisis

Wajah Dunia Setelah Corona

Dalam masa krisis akibat Virus Wuhan ini, umat manusia menghadapi dua opsi penting. Opsi pertama adalah pilihan antara pengawasan totaliter dan pemberdayaan sipil. Kedua adalah opsi antara isolasi nasionalis dan solidaritas global.

Selasa, 19/05/2020 16:15 0

Indonesia

Politisi PKS: Pemerintah Jangan Asal Lakukan Relaksasi PSBB

Pemerintah berencana melakukan relaksasi pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dengan mengijinkan orang dengan usia 45 tahun kebawa untuk beraktivitas di luar untuk memenuhi kebutuhan ekonominya.

Selasa, 19/05/2020 13:48 0

Indonesia

Berjibaku Menuju “Kampung Vietnam”, Pemukiman Terisolir di Jakarta

Daerah Semper Timur, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara dikenal sebagai kawasan yang cukup padat. Pemukiman dan kawasan industri tersebar di setiap sudut wilayah dan terhubung satu sama lain. Namun siapa sangka, pada era keterbukaan ini di kawasan tersebut masih terselip pemukiman terisolir dan tidak bisa diakses kendaraan.

Selasa, 19/05/2020 12:55 1

Indonesia

Melalui ACT, PGRI Serahkan Bantuan untuk Guru di Jakarta

Dampak Covid-19 di Jakarta terus meluas terutama pada sektor ekonomi. Sejumlah kolaborasi dijalin Aksi Cepat Tanggap (ACT) untuk menanggulangi permasalahan ini. Salah satunya kerja sama antara ACT dengan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).

Selasa, 19/05/2020 12:05 0

Indonesia

Dianggap Langgar PSBB, Habib Bahar Kembali Ditahan

Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Hukum dan HAM menjelaskan alasan pencabutan pemberian izin asimilasi di rumah terhadap Habib Bahar bin Smith.

Selasa, 19/05/2020 11:41 2

Close