... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Ketidakjelasan Pemerintah Membuat Masyarakat Tetap Berkerumun Saat Pandemi

KIBLAT.NET, Jakarta – Ahli Hukum Tata Negara, Bivitri Susanti menilai bahwa banyak kebijakan pemerintah yang berubah-ubah di masa pandemi Covid-19. Menurutnya tindakan tersebut membuat kebingungan masyarakat.

“Ada simpang siur kebijakan. Kita dengar misalnya soal ojol dan mudik. Lalu orang di bawah umur 45 boleh bekerja. Berita ini keluar pads 17 Mei, lalu esoknya 18 Mei dikatakan bahwa itu bukan kebijakan yang dikeluarkan penerintah,” katanya dalam diskusi “Policy Setengah Basa-basi?” Pada Rabu (20/05/2020).

Menurutnya, ketidakjelasan inilah yang juga menbuat kesadaran masyarakat untuk tidak berkerumun menjadi berkurang. Maka, masyarakat tidak sepenuhnya disalahkan ketika tak berdada di rumah masing-masing.

“Saat ini kurangnya komando politik yang jelas . Mau begini atau begitu. Maka tidak adil kalau sepenuhnya menyalahkan masyarakat yang berduyun-duyun ke pasar, ke mall dan sebagainya,” paparnya.

Bivitri juga menyebutkan bahwa peraturan yang berubah-ubah dipengaruhi oleh kapasitas seorang pemimpin. Ia menekankan, seorang pemimpin harus punya ketegasan.

“Presiden itu pemimpin negara dan pemerintahan, dia harus punya ketegasan. Saat ini ada kegalauan dalam masalah ekonomi. Ekonomi ini ada dua, ekonomi yang mensejahterakan masyarakat atau soal investasi? Yang kedua sepertinya,” tukasnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Jalani Rapid Test di Lapas, Habib Bahar Negatif Corona

Setelah ditahan kembali pada Selasa (19/05/2020), Habib Bahar bin Smith menjalani rapid test atau tes cepat dan hasilnya negatif reaktif Covid-19.

Rabu, 20/05/2020 17:09 0

Info Event

Bantu Cegah Corona, DMII-ACT Edukasi Masyarakat Lewat Mobile Covid-19 Education

Disaster Management Institute of Indonesia (DMII) - ACT kembali mengedukasi masyarakat lewat Mobile Covid-19 Education (MCE)

Selasa, 19/05/2020 22:57 0

Indonesia

Din: Mengapa Pemerintah Pelopori Acara Konser Musik, Bukan Tingkatkan Doa

Dengan menggelar konser musik pemerintah terkesan bergembira di atas penderitaan rakyat

Selasa, 19/05/2020 22:19 1

Suara Pembaca

Suci Sekeping Hati – Ramadhan (Corona Version)

Di bulan Ramadhan yang suci, agung, sarat keberkahan dan penuh kemuliaan ini sekeping hati kita seolah dibawa berlari, berpacu dengan waktu untuk meraih segala keutamaan dan pahala sebanyak-banyaknya.

Selasa, 19/05/2020 20:21 0

Analisis

Wajah Dunia Setelah Corona

Dalam masa krisis akibat Virus Wuhan ini, umat manusia menghadapi dua opsi penting. Opsi pertama adalah pilihan antara pengawasan totaliter dan pemberdayaan sipil. Kedua adalah opsi antara isolasi nasionalis dan solidaritas global.

Selasa, 19/05/2020 16:15 0

Indonesia

Politisi PKS: Pemerintah Jangan Asal Lakukan Relaksasi PSBB

Pemerintah berencana melakukan relaksasi pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dengan mengijinkan orang dengan usia 45 tahun kebawa untuk beraktivitas di luar untuk memenuhi kebutuhan ekonominya.

Selasa, 19/05/2020 13:48 0

Indonesia

Berjibaku Menuju “Kampung Vietnam”, Pemukiman Terisolir di Jakarta

Daerah Semper Timur, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara dikenal sebagai kawasan yang cukup padat. Pemukiman dan kawasan industri tersebar di setiap sudut wilayah dan terhubung satu sama lain. Namun siapa sangka, pada era keterbukaan ini di kawasan tersebut masih terselip pemukiman terisolir dan tidak bisa diakses kendaraan.

Selasa, 19/05/2020 12:55 1

Indonesia

Melalui ACT, PGRI Serahkan Bantuan untuk Guru di Jakarta

Dampak Covid-19 di Jakarta terus meluas terutama pada sektor ekonomi. Sejumlah kolaborasi dijalin Aksi Cepat Tanggap (ACT) untuk menanggulangi permasalahan ini. Salah satunya kerja sama antara ACT dengan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).

Selasa, 19/05/2020 12:05 0

Indonesia

Dianggap Langgar PSBB, Habib Bahar Kembali Ditahan

Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Hukum dan HAM menjelaskan alasan pencabutan pemberian izin asimilasi di rumah terhadap Habib Bahar bin Smith.

Selasa, 19/05/2020 11:41 2

Indonesia

Soal Pelonggaran PSBB, IDEAS: Langkah Mundur dan Berbahaya

Institute For Demographic and Poverty Studies (IDEAS) menilai pelonggaran Pembatasan Sosial Berkala Besar (PSBB) merupakan langkah mundur yang berbahaya dalam penanggulangan dan penanganan pandemi Covid-19.

Selasa, 19/05/2020 04:57 0

Close