... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Suara Pembaca

Suci Sekeping Hati – Ramadhan (Corona Version)

Oleh: Azzam Diponegoro

KIBLAT.NET – Di bulan Ramadhan yang suci, agung, sarat keberkahan dan penuh kemuliaan ini sekeping hati kita seolah dibawa berlari, berpacu dengan waktu untuk meraih segala keutamaan dan pahala sebanyak-banyaknya.

Namun, Ramadhan kali ini terasa berbeda dengan yang sebelum-sebelumnya. Pandemi corona mengharuskan kita tetap berdiam di rumah, yang berarti memaksa hati kita untuk berlari melalui jalanan sepi. Tanpa hingar bingar syiar-syiar yang telah lama bersenyawa dengan Ramadhan: tarhib Ramadhan, tabligh akbar, tadarus bersama, tarawih berjamaah, i’tikaf, dan tentu saja buka bersama.

Namun, siapa sangka di tengah kesepian ini. Kita justru dapat melihat jalan kebenaran indah terbentang, kita dapat melihat kembali subtansi Ramadhan yang mungkin telah lama terendam dalam kemegahan syiar-syiar keagamaan yang terkadang melenakan hati.

Dalam kesepian ini, kita justru menyadari betapa mahalnya ilmu-ilmu yang disampaikan para asatidz. Kita menyesali mengapa kita pernah mengantuk dan tertidur di majelis ilmu.

Dan ketika diingatkan, kita malah dengan pede-nya berseru: tidurnya orang puasa itu ibadah! Akhiiii!!!!

Ah kita ini, sudah salah malah berargumentasi dengan hadits lemah.

Dalam kesepian ini, kita juga tersadar betapa mewahnya momen tadarus bersama saudara seiman. Bersama-sama kita membaca ayat-ayat Ilahi, saling berbagi pengetahuan tentang maknanya, saling mengingatkan ketika ada kesalahan dalam membacanya.

Dalam kesepian ini, kita menyesali mengapa kita pernah menjadi penyebab shaf tarawih semakin maju di sepuluh hari terakhir. Kita menyesali mengapa tak pernah genap sepuluh hari beri’tikaf. Kita menyesali betapa acara buka bersama seringkali membuat kita lelah hingga membuat kita malas memenuhi malam dengan ibadah dan dzikrullah.

Dalam penyesalan kita, tumbuh sebuah kesadaran bahwa Ramadhan adalah tentang ibadah bukan tentang bermegah-megahan dalam syiar. Kita menjadi sadar dan paham tentang mana yang harus menjadi prioritas andai tahun depan kita masih bertemu Ramadhan -yang normal- kembali.

BACA JUGA  Al-Qur'an: Keajaiban yang Abadi

Kita menjadi paham betul makna quote yang sering kita bagikan di hari raya: “ied bukanlah tentang pakaian yang baru, melainkan tentang ketakwaan yang meningkat.”

Kali ini, di detik-detik terakhir Ramadhan. Pandemi telah membuat kita tak lagi memikirkan soal pakaian baru ataupun hidangan lebaran. Kita hanya memikirkan soal bagaimana menyambut hari raya dengan ketakwaan yang meningkat. Hati kita kini dipenuhi azzam untuk senantiasa meningkatkan ketakwaan dari waktu ke waktu.

Namun, jalan kebenaran tak akan selamanya sunyi. Akan ada ujian yang datang melanda, akan ada perangkap menunggu mangsa.

Maka, ada baiknya mulai sekarang kita bersiap. Bila disapa duri yang menanti, akan kaburkah mata yang meratap pada debu yang pasti kan hinggap. Kita perlu sadar, menjaga dan meningkatkan ketakwaan adalah sebentuk perjuangan dan mengharap senang dalam berjuang itu bagai merindu rembulan di tengah siang.

Ketika nantinya pandemi corona ini -insya Allah- berakhir, maka dimulailah ujian kita. Akankah kita kembali menjadi hamba yang sholeh di masa susah dan kufur di masa mudah?!

 

 


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Analisis

Wajah Dunia Setelah Corona

Dalam masa krisis akibat Virus Wuhan ini, umat manusia menghadapi dua opsi penting. Opsi pertama adalah pilihan antara pengawasan totaliter dan pemberdayaan sipil. Kedua adalah opsi antara isolasi nasionalis dan solidaritas global.

Selasa, 19/05/2020 16:15 0

Indonesia

Politisi PKS: Pemerintah Jangan Asal Lakukan Relaksasi PSBB

Pemerintah berencana melakukan relaksasi pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dengan mengijinkan orang dengan usia 45 tahun kebawa untuk beraktivitas di luar untuk memenuhi kebutuhan ekonominya.

Selasa, 19/05/2020 13:48 0

Qatar

Qatar Batasi Kegiatan Komersial Hingga Akhir Mei

Qatar memperketat pembatasan kegiatan komersial dengan memerintahkan semua toko untuk tutup sampai akhir bulan sebagai bagian dari langkah-langkah untuk membendung penyebaran virus corona jenis baru.

Selasa, 19/05/2020 13:29 0

Indonesia

Berjibaku Menuju “Kampung Vietnam”, Pemukiman Terisolir di Jakarta

Daerah Semper Timur, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara dikenal sebagai kawasan yang cukup padat. Pemukiman dan kawasan industri tersebar di setiap sudut wilayah dan terhubung satu sama lain. Namun siapa sangka, pada era keterbukaan ini di kawasan tersebut masih terselip pemukiman terisolir dan tidak bisa diakses kendaraan.

Selasa, 19/05/2020 12:55 1

Indonesia

Melalui ACT, PGRI Serahkan Bantuan untuk Guru di Jakarta

Dampak Covid-19 di Jakarta terus meluas terutama pada sektor ekonomi. Sejumlah kolaborasi dijalin Aksi Cepat Tanggap (ACT) untuk menanggulangi permasalahan ini. Salah satunya kerja sama antara ACT dengan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).

Selasa, 19/05/2020 12:05 0

Indonesia

Dianggap Langgar PSBB, Habib Bahar Kembali Ditahan

Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Hukum dan HAM menjelaskan alasan pencabutan pemberian izin asimilasi di rumah terhadap Habib Bahar bin Smith.

Selasa, 19/05/2020 11:41 2

Mesir

Kemenag Mesir Awasi Aktivitas Para Ustaz dan Dai di Medsos

"Kami memantau pengkhotbah dan imam dengan mengikuti postingan mereka di media sosial untuk menghentikan retorika dan menghukum mereka yang menulis postingan negatif dan berbahaya."

Selasa, 19/05/2020 11:06 0

News

Ahli Ingatkan Perubahan Iklim Dunia yang Abnormal

KIBLAT.NET, Washington -Badan Meteorologi Dunia telah memperingatkan fluktuasi iklim yang parah yang dimulai selama beberapa hari...

Selasa, 19/05/2020 10:21 0

Indonesia

Soal Pelonggaran PSBB, IDEAS: Langkah Mundur dan Berbahaya

Institute For Demographic and Poverty Studies (IDEAS) menilai pelonggaran Pembatasan Sosial Berkala Besar (PSBB) merupakan langkah mundur yang berbahaya dalam penanggulangan dan penanganan pandemi Covid-19.

Selasa, 19/05/2020 04:57 0

Indonesia

Soal Kenaikan Iuran BPJS, Komisi IX: Presiden Mempermainkan Hati Rakyat

Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Heryawan menyebut kebijakan Presiden menaikkan iuran BPJS Kesehatan sebagai hal yang mempermainkan hati rakyat.

Senin, 18/05/2020 19:19 0

Close
CLOSE
CLOSE