... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pandemi Corona, IJC-JITU Gelar Madrasah Jurnalistik Ramadhan Daring

Foto: Jurnalis Islam Bersatu (JITU)

KIBLAT.NET, Jakarta – Islamic Journalist Class (IJC) bersama Jurnalis Islam Bersatu (JITU) menggelar Madrasah Jurnalistik Ramadhan pada 12 hingga 15 Mei 2020.

Pizaro Gozali dari JITU mengatakan kebutuhan penguasaan jurnaslitik memegang peranan penting bagi masyarakat khususnya umat Islam di tengah ketidakpastian global.

Melihat situasi ini, lanjut dia, peningkatan kemampuan jurnalistik mutlak dilakukan untuk menguatkan standar literasi di tengah publik.

Menurut dia, saat ini umat Islam juga dituntut menyaring informasi dan mendapatkan sumber-sumber kredibel, apalagi di tengah wabah Covid-19 ini.

“Di mana masalah kita hari ini tidak hanya pandemik, tapi juga infodemik, akibatnya banyaknya misinformasi terjadi di tengah masyarakat,” terang jurnalis Anadolu Agency ini pada Sabtu (16/05/2020).

Untuk menyiasati social distancing akibat pandemi Covid-19, kegiatan dilaksanakan secara daring via WhatsApp Grup dan Google Meet.

Madrasah yang diikuti kurang lebih 350 peserta ini membuat panitia perlu membuka grup Whatsapp cadangan sebagai mirroring, sehingga seluruh peserta tetap bisa menyimak.

Hari pertama, panitia menghadirkan dua orang pembicara, yaitu Mahladi Murni selaku Anggota Dewan Syuro JITU sekaligus wartawan Hidayatullah.com dan Pizaro Gozali.

Masing-masing membawakan topik Kode Etik Jurnalis Muslim dan materi Bahasa Jurnalistik.

Hardjito, wartawan Al Jazeera yang tinggal di Kuala Lumpur, Malaysia membagikan pengalamannya selama peliputan Covid-19 di tengah masa Movement Control Order (MCO).

BACA JUGA  Dampak Pandemi Corona, Laba Pizza Hut Turun 89%

Sedangkan hari ketiga dan keempat, berturut-turut Muhammad Taher Saleh, editor CNBC Indonesia, menyampaikan materi tentang Jurnalisme Ekonomi, dan Rizki Lesus, penulis dan anggota JITU membeberkan kiat menulis feature Bencana Kemanusiaan.

Sebelumnya, IJC dan JITU juga telah menggelar pelatihan reportase mendalam dan sudut pandang peliputan dalam pemberitaan Covid-19.

Respons Peserta

Peserta madrasah yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia sangat menikmati jalannya acara. Hal itu terlihat dari antusiasme peserta mengikuti rangkaian acara dari awal hingga selesai.

“Alhamdulillah, terima kasih kepada penyelenggara, sangat bersyukur saya berkesempatan mengikuti Madrasah Jurnalistik yang diadakan oleh jurnalis muslim handal dan kaya pengalaman,” ujar peserta Jafar LK dari ormas Islam Wahdah Islamiyah.

Menurut dia, yang paling berkesan adalah materi Kode Etik Jurnalis Muslim, tanggung jawab jurnalis muslim bukan saja kepada pembaca tetapi kepada Allah SWT.

“Berharap kegiatan serupa kembali digelar untuk melahirkan jurnalis yang memiliki rasa takut kepada Allah,” lanjut pria yang tinggal di Gorontalo ini.

Senada dengan Jafar LK, Mukhtarom peserta dari Semarang menyambut baik kegiatan Madrasah Jurnalistik yang digelar JITU.

Menurut pria yang bekerja di TVRI Jawa Tengah ini, pekerja jurnalistik maupun aktifis sosial perlu meningkatkan kualitas tulisannya, tidak hanya sesuai dengan UU Pers dan Kode Etik jurnalistik namun juga sesuai norma agama Islam.

Lebih lanjut, Mukhtarom menyampaikan jurnalistik yang baik adalah yang sesuai dengan UU Pers dan Kode Etik, tak sedikit tulisan yang mengatasnamakan produk jurnalistik namun abai pada dua hal tersebut.

BACA JUGA  MUI Larang Sholat Idul Adha di Lokasi Penularan Covid-19 Tinggi

“Terima kasih kepada JITU telah menghadirkan para narasumber yang berkompeten, semoga karya jurnalis Islam semakin banyak dan berkualitas,” tukas pria yang juga aktif di ormas Islam Muhammadiyah ini.

Sementara itu, peserta lainnya, Anwar memberi masukan, karena pelatihan ini memakai sistem online, maka pola penyajian materinya dapat dikombinasi antara tulisan, slide, dan voice note, agar lebih mudah dipahami.

“Acaranya bermanfaat banget, menjawab persoalan-persoalan kejurnalistikan hingga hal teknis. Ini membantu saya sebagai humas lembaga riset kemanusiaan,” ujar peneliti di Institute for Demographic and Poverty Studies (IDEAS) ini.

Anwar juga memuji para pemateri pelatihan IJC-JITU yang sesuai kompetensi dalam bidangnya masing-masing.

“Respons panitianya rapi dan sigap, buat menyambungkan pertanyaan ke pembicara,” ujar dia.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Rusydan Abdul Hadi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Asia

Diharapkan Atasi Epidemi, Kain Anti-Virus Bangladesh Diproduksi Massal Usai Idul Fitri

"Corona Block Fabric" dikembangkan oleh Zaber & Zubair Fabrics Ltd. (Z&Z) setelah penelitian lebih dari dua bulan

Ahad, 17/05/2020 05:42 0

Info Event

Berzakat dengan Berbagai Kemudahan di Global Zakat-ACT

Global Zakat-ACT menawarkan berbagai kemudahan bagi muzaki untuk menunaikan zakat tanpa perlu keluar rumah melalui program Zakat Care Line

Sabtu, 16/05/2020 17:14 0

Afghanistan

AS: Penarikan Pasukan dari Afghanistan Masih Berlanjut

KIBLAT. NET, Kabul — Utusan Khusus AS untuk Afghanistan, Zalmay Khalilzad, Jumat (15/05/2020), mengatakan bahwa...

Sabtu, 16/05/2020 09:01 0

Amerika

Missouri Loloskan RUU Anti-BDS Israel

Perusahaan akan diminta untuk menandatangani kontrak perjanjian untuk tidak memboikot Israel dalam melakukan bisnis dengan Missouri. 

Sabtu, 16/05/2020 06:26 0

Turki

12 Juni, Turki Akan Buka Kembali Masjid untuk Shalat Jamaah

"Sambil memprioritaskan kesehatan kami, saya berharap kami akan dapat kembali ke masjid kami sesegera mungkin," kata kepala Diyanet Ali Erbaş pada sebuah program TV.

Sabtu, 16/05/2020 05:25 0

Info Event

Perkuat Ekonomi Masyarakat Bersama Global Zakat – ACT

Melalui Global Zakat - ACT, zakat fitrah ini akan disalurkan dalam bentuk beras bagi mereka yang membutuhkan di tengah pandemi

Jum'at, 15/05/2020 20:14 0

Malaysia

Malaysia Kembali Izinkan Shalat Jamaah di Masjid

KIBLAT. NET, Kuala Lumpur — Pemerintah Malaysia mengumumkan mencabut larangan shalat berjamaah di masjid-masjid mulai...

Jum'at, 15/05/2020 07:31 0

Eropa

Kampanye Anti-Islam di Italia Meningkat Usai Pembebasan Romano

Ungkapan terbaru dari wakil Partai Liga sayap kanan Italia Alessandro Pagano yang menyebut Romano "teroris baru".

Jum'at, 15/05/2020 05:25 0

Opini

Kasus Qidam Jangan Biarkan Padam

Kasus tewasnya Qidam Alfariski sudah berlalu satu bulan lebih. Berita soal peristiwa tersebut pun sudah mulai menurun intensitasnya.

Kamis, 14/05/2020 22:02 0

Close