Pemerintah Didesak Segera Bantu Kelompok Difabel Saat Pandemi Covid-19

KIBLAT.NET, Jakarta – Anggota Komisi II DPR, Mardani Ali Sera minta Pemerintah untuk memberikan insentif dan stimulus ekonomi meredam dampak ekonomi Covi-19 kepada masyarakat difabel.

“Saya mendesak pemerintah segera memberikan intensif dan stimulus kepada teman-teman difabel kita. Mereka tidak boleh di lupakan,“ kata Mardani melalui rilisnya, Jumat (15/05/2020).

Mardani menegaskan bahwa pandemik saat ini juga sangat memukul kaum difabel. Pembatasan dan jaga jarak sosial sangat berdampak terhadap mata pencaharian dan akses informasi mereka.

Berdasarkan data Perkumpulan Penyandang Disabilitas Fisik Indonesia (PPDFI) jumlah anggota mereka sebanyak 21 juta. Dari jumlah itu, orang dengan jumlah disabilitas fisik sebesar 7 juta orang.

Mardani meminta kelompok difabel mesti dijaga. “Informasi yang saya terima baru sekitar Jabodetabek saya yang menerima bantuan, diluar itu mereka belum mendapatkan manfaat stimulus sosial, padahal mereka memiliki kerentanan berlapis,” ujarnya.

Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu juga meminta informasi kebijakan Covid-19 juga menyediakan juru bahasa isyarat (JBI). “Mereka berhak mendapatkan informasi seperti yang lainnya, tidak boleh dilupakan,” tandas Mardani.

Pemerintah harus menjalankan amanat UU 8/2016 tentang Penyandang Disabilitas. Dalam pasal 20 pemerintah berkewajiban memberikan jaminan Hak Perlindungan dari Bencana untuk penyandang Disabilitas.

Jaminan itu meliputi hak untuk mendapatkan informasi yang mudah diakses akan adanya bencana; mendapatkan pengetahuan tentang pengurangan risiko bencana; mendapatkan priorotas dalam proses penyelamatan dan evakuasi yang mudah diakses; dan mendapatkan prioritas, fasilitas dan sarana yang mudah diakses di lokasi pengungsian.

BACA JUGA  Busyro Muqqodas: Ungkap Aktor Intelektual Penembakan Laskar

Reporter: Imam S.

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat