Saudi Berlakukan Jam Malam Selama Idul Fitri

KIBLAT. NET,  Riyadh —
Kementerian Dalam Negeri Saudi mengumumkan pemberlakuan jam malam di semua wilayah di Kerajaan, selama masa libur Idul Fitri, yang biasanya berlangsung lima hari. Demikian menurut sumber resmi di kementerian pada Selasa (12/05/2020). Langkah ini diambil untuk mencegah penyebaran Virus Corona.

“Diputuskan larangan keluar rumah sepenuhnya sepanjang hari raya Idul Fitri di semua kota di wilayah Kerajaan,” kata sumber di Kemendagri Saudi seperti dilansir Al Sarq Al Ausath.

Sumber itu menekankan warga harus terus mematuhi prosedur jaga jarak sosial, termasuk mencegah pertemuan lima orang atau lebih, sesuai dengan peraturan untuk membatasi pertemuan, yang baru-baru ini dikeluarkan oleh Kementerian Dalam Negeri.

Kementerian meminta semua individu dan entitas, untuk sepenuhnya mematuhi instruksi yang telah dibuat terkait dengan persyaratan keselamatan kesehatan untuk mencegah berjangkitnya virus Corona.

Sumber tersebut menekankan kelanjutan izin kegiatan ekonomi dan komersial, yang dikecualikan oleh keputusan sebelumnya, selama sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan.  Namun dengan syarat tetap menerapkan langkah-langkah kesehatan yang sudah ditentukan.

Para pekerja juga masih diizinkan kerja di siang hari selama 8 jam, mulai dari jam sembilan pagi dan berakhir pada pukul lima sore di semua kota dan wilayah Arab Saudi, kecuali Makkah Al-Mukarramah.

“Kelanjutan jam malam penuh di seluruh kota Makkah Al-Mukarramah, dan pencegahan masuk dan keluar yang berkelanjutan dari daerah, kota dan lingkungan di mana keputusan isolasi dikeluarkan,” lanjut sumber tersebut.

Jumlah total infeksi Corona di Saudi mencapai 42 ribu lebih. Sementara angka kematiaan sebanyak 264 kematian. Adapun jumlah pasien sembuh sebanyak 15.257 pasien.

Sumber: Al Sarq Al Ausath
Redaktur: Sulhi Ela

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat