... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

In Depth

Cara Menjawab Pertanyaan Anak Tentang Kapan Pandemi Covid-19 Berakhir

KIBLAT.NET -Pandemi Covid-19 yang menyerang hampir seluruh negara di dunia membawa konsekuensi baru. Pola hidup sebagian penduduk dunia berubah, adanya pembatasan aktivitas di luar rumah dari pihak berwenang membuat banyak orang merasa tidak nyaman, tak terkecuali anak-anak.

Sebagian anak mungkin akan bingung ketika sekolah mereka tetiba “dipindahkan” ke rumah. Orang tua mereka mendadak selalu di rumah dan melarang mereka untuk bermain di luar rumah sama sekali. Tak hanya itu, aturan untuk jajan juga mendadak menjadi sangat ketat.

Kebingungan ini tentu berpotensi menjadi tekanan psikologis tersendiri. Karena sang anak belum sepenuhnya memahami apa yang sebenarnya terjadi dan hingga kapan mereka dapat kembali beraktivitias secara normal.

Pertanyaan soal kapan Covid-19 akan berakhir terkadang berujung menjadi percakapan yang membingungkan. Sebab anak tidak selalu memahami tentang apa yang orang tua sampaikan dan memahami kondisi saat ini.

Berikut beberapa langkah untuk menjawab pertanyaan anak terkait kapan pandemi ini akan berakhir, dikutip dari Huffpost:

Katakan Sejujurnya

Poin terpenting adalah kejujuran. Katakan sejujurnya kepada anak anda bahwa anda sendiri tidak tahu tanggal pasti kapan pandemi berakhir. Meskipun demikian, beritahukan pula bahwa anda senantiasa memeriksa update berita secara teratur dan akan segera memberitahu mereka jika sudah mengetahuinya.

Sampaikan informasi yang jelas, apa adanya, namun sesuai dengan usia, temperamen, dan tingkat perkembangan anak anda. Anda tidak perlu menyampaikan cerita-cerita menyedihkan tentang angka kematian yang begitu tinggi, cukup penjelasan umum bahwa banyak orang di luar sana sedang sakit dan dokter berusaha keras menyembuhkan mereka.

Hal ini akan sangat membantu untuk mengingatkan anak-anak bahwa meskipun orang tua mereka tidak memiliki semua jawaban saat ini, para ilmuwan dan pekerja medis sedang bekerja sangat keras dan melakukan segala yang mungkin untuk mencari solusi.

BACA JUGA  BPJS dan Model Pemiskinan Masyarakat

Jadikan Topik Obrolan

Pastikan hal ini menjadi salah satu topik obrolan dalam keseharian. Anda bisa memulai obrolan dengan bertanya kepada anak-anak anda terkait pengetahuan mereka soal pandemi corona. Selain untuk saling berbagi informasi, juga bisa menjadi momen untuk memperbaiki jika mereka memperoleh informasi yang salah.

Sebab ketika orang tua tidak mau membicarakannya, anak-anak akan khawatir dan menganggap bahwa sesuatu yang sangat mengerikan sedang terjadi sampai orang dewasa tidak berani membahasnya.

Sebaliknya, ketika orang tua menunjukkan kesediaan mereka untuk berbicara tentang topik-topik sulit seperti pandemi, itu akan mendatangkan rasa nyaman tersendiri bagi anak-anak.

Pahami Perasaan Mereka

Anda perlu lebih terbuka kepada anak, beritahukan bahwa anda memahami apa yang mereka rasakan dan tidak menjadi masalah jika mereka ingin membicarakannya.

Ajak mereka untuk membagikan apa yang sedang mereka pikirkan dan rasakan terkait situasi saat ini. Beritahu mereka bahwa tidak ada yang salah dengan perasaan mereka dan kadang-kadang anda juga merasa takut dan sedih menghadapi situasi saat ini.

Berikan Jaminan Keselamatan dan Keamanan

Di dunia anak-anak yang egosentris, apa yang benar-benar mereka butuhkan dan ingin mereka dengar adalah bahwa mereka aman dan siapa yang akan berada di sana untuk merawat mereka.

Karena itu, anda perlu lebih banyak mencurahkan kasih sayang dan memberi mereka kata-kata yang meyakinkan seperti “kami peduli denganmu dan akan melakukan apapun untuk menjagamu tetap aman dan sehat”. Anda harus tegas dan penuh percaya diri ketika mengatakan hal itu di hadapan mereka.

Dengan anak-anak yang lebih besar, lanjutkan pesan yang kuat dan aman ini dengan pesan tambahan bahwa mereka juga dapat menjadi bagian dari solusi dan membantu dengan melakukan hal-hal yang perlu kita lakukan untuk tetap sehat dan aman seperti tidak banyak keluar rumah, memakai masker, dan menjaga kebersihan.

BACA JUGA  Mengambil Spirit dari Pamungkas Bulan Ramadhan di Tengah Pandemi

Tema besarnya adalah: “Kita semua bersama-sama, jadi mari kita semua bertarung sebagai sebuah keluarga. Ini pasti akan berakhir”.

Fokus Pada Situasi Saat Ini

Dorong anak-anak anda untuk mensyukuri setiap hari yang dilewati di karantina. Ketimbang mengkhawatirkan hal-hal yang mungkin terjadi di masa mendatang, ingatkan anak anda soal waktu-waktu menyenangkan bersama orang tua mereka seharian penuh di dalam rumah. Jadikan waktu tersebut menjadi pengalaman yang menyenangkan dan penuh manfaat bagi mereka.

Perhatikan Apa yang Dilakukan Anak

Pastikan anak anda tetap melakukan hal-hal yang harus dilakukan saat pandemi seperti mencuci tangan dan menjaga kebersihan barang-barang.

Ingatkan mereka bahwa setiap orang melakukan social distancing untuk menjaga keluarga mereka aman dan melindungi rumah sakit dari kelebihan beban. Mungkin juga patut dicatat bahwa isolasi diharapkan akan berakhir lebih cepat jika semua orang menjalankan prosedur tersebut.

Beritahu Mereka Setiap Update Informasi

Pastikan untuk memberitahu informasi terbaru terkait pandemi ini. Pastikan juga mereka mendapatkan informasi dari sumber yang akurat dan terpecaya. Pastikan anak-anak kecil tidak melihat liputan media tentang krisis, karena gambar dan laporannya mungkin menyedihkan dan dapat mempengaruhi perkembangan mereka.

Tetap Berpikiran Positif

Senantiasa bagikan energi positif. Sampaikan kepada anak-anak anda jika anda mempunyai keyakinan kuat bahwa semuanya akan baik-baik saja.

Sampaikan bahwa meski anda tidak tahu kapan pandemi ini berakhir, tetapi anda tahu bahwa ini pasti akan berakhir. Yakinkan mereka setiap saat bahwa situasi saat ini hanyalah sementara dan tidak akan berlangsung selamanya.

Sumber: Huffpost
Penulis: Azzam Diponegoro
Editor: Rusydan Abdul Hadi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Afrika

PBB Konfirmasi Keberadaan Tentara Bayaran Rusia di Barisan Pasukan Khalifa Haftar

KIBLAT.NET, Tripoli — Para diplomat melaporkan pada Rabu (06/05/2020) bahwa para ahli PBB yang ditugasi...

Jum'at, 08/05/2020 08:23 0

Amerika

Angka Kematian Perhari di AS Akibat Corona Kembali Tembus Dua Ribu Jiwa

KIBLAT. NET,  Washington — Angka kematian di Amerika Serikat akibat pandemi Covid-19 kembali menembus dua...

Jum'at, 08/05/2020 07:27 0

Indonesia

UBN: Donor Darah Saat Ramadhan Bisa Jadi Sedekah Luar Biasa

"Insya Allah ada cara lain yang lebih hebat dari berinfak uang, yaitu donor darah"

Kamis, 07/05/2020 21:22 0

Info Event

Stok PMI Menipis, Satgas Covid-19 AQL Peduli Gelar Aksi Donor Darah

Satgas Covid-19 AQL Peduli menjaga Standar Prosedur Operasional dalam kegiatan donor darah pada situasi pandemi Covid-19

Kamis, 07/05/2020 20:59 0

Indonesia

Soal Suara Dahsyat di Pertengahan Ramadhan, MIUMI Aceh: Khurafat yang Menyesatkan

Akhir-akhir ini beredar pesan berantai di sosial media tentang terjadinya suara dahsyat pada pertengahan bulan Ramadhan yang bertepatan dengan hari Jum'at dan akan terjadi huru-hara pada bulan sesudahnya.

Kamis, 07/05/2020 19:11 0

Indonesia

China Klaim Pelarungan Jenazah ABK WNI Sesuai Standar Kelautan Internasional

Kementerian Luar Negeri RI akan memanggil Duta Besar Republik Rakyat Cina untuk menagih penjelasan terkait kabar perlakuan tidak manusiawi yang diterima Anak Buah Kapal (ABK) WNI di kapal-kapal ikan berbendera Cina.

Kamis, 07/05/2020 13:34 0

Info Event

Bersama Solidaritas Muslim, Ringankan Beban Keluarga Siyono

Saat ini Hilmi yang merupakan anak bungsu (alm) Siyono yang beralamatkan di Cawas Klaten dirawat di RS. Soeradji Tirtonegoro Klaten.

Kamis, 07/05/2020 13:11 0

Analisis

Invasi Komunis dalam Situasi Krisis, Pelajaran dari Afghanistan

Pertanyaannya sekarang, mungkinkah hal yang sama terjadi di Indonesia? Secara faktual, meski tak diakui secara resmi, sudah menjadi rahasia umum bahwa kebijakan di negeri ini disetir dari Beijing.

Kamis, 07/05/2020 10:08 0

Asia

Diperbudak di Kapal Cina, 3 ABK Indonesia Mati Kelelahan, Jenazah Dibuang ke Laut

Eksploitasi anak buah kapal (ABK) asal Indonesia yang bekerja di Kapal Besar Penangkap Ikan milik China menjadi topik pemberitaan media di Korea Selatan.

Kamis, 07/05/2020 09:38 0

Amerika

Pentagon: 130 Sipil Tewas Dalam Operasi Militer AS Tahun Lalu

Jumlah sebenarnya jauh lebih besar, menurut pantauan lembaga-lembaga independen.

Kamis, 07/05/2020 09:06 0

Close