... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Suara Pembaca

Di Masa Pandemi Covid-19, Tak Perlu Menunggu Akhir Ramadan untuk Berzakat

Sepertiga perjalanan ibadah puasa telah dijalani dalam kondisi yang berbeda dengan Ramadan tahun-tahun sebelumnya. Kondisi istimewa munculnya akibat pandemi Covid-19 membuat semua warga untuk bersabar menghadapinya. Sebagian warga menghadapi kesulitan, khususnya kesulitan pangan. Dalam kondisi ini, umat islam diminta untuk menunaikan zakat fitrahnya lebih awal, tidak perlu menunggu penghujung Ramadan.

Tidak hanya ibadah puasa, umat Islam juga diwajibkan untuk membayar zakat fitrah di bulan Ramadan. Masyarakat mendapatkan beragam pilihan untuk menyalurkan zakat fitrahnya melalui Global Zakat – ACT. Muzakki (orang yang berzakat) tidak perlu langsung menyalurkannya ke mustahik. Di Ramadan 1441 H ini, Global Zakat-ACT telah menyiapkan hingga 100 ton beras untuk disalurkan ke mustahik di berbagai daerah.

Kehadiran program zakat fitrah dari Global Zakat-ACT tak hanya dinikmati oleh mustahik saja, tapi juga para petani yang menanam beras. Sri Eddy Kuncoro selaku Direktur Program ACT mengatakan, berzakat melalui Global Zakat-ACT selain menyelamatkan nyawa serta pangan masyarakat di tengah pandemi, juga memberdayakan petani.

“Di Karawang misalnya, ACT telah meluncurkan Masyarakat Produsen Pangan Indonesia. Lewat program ini memungkinkan petani lokal menyuplai hasil panennya ke ACT untuk beragam aksi kemanusiaan, termasuk zakat fitrah,” jelas Sri Eddy.

Sejalan dengan hal tersebut, Ustadz Amir Faishol Fath, pendakwah serta ahli tafsir Alquran Indonesia di sela kunjungannya ke kantor Humanity Care Line dari ACT mengatakan, ketika ada wabah seperti sekarang ini, umat Islam diperbolehkan menunaikan zakatnya di awal Ramadan. Hal ini mengacu pada kondisi masyarakat yang terkena imbas dan membuat keadaan perekonomiannya memburuk. “Karena masyarakat prasejahtera untuk makan tak bisa menunggu hingga hari raya tiba,” ungkapnya.

BACA JUGA  HOTS Luncurkan Program Mengahafal Serentak Al-Muzammil, Yuk Gabung!

Di sisi lain, zakat fitrah diwajibkan bagi setiap muslim. Amir menambahkan, anak yang baru lahir pun harus membayar zakat. Akan tetapi, bagi mereka yang tak mampu menunaikannya, orang yang memiliki harta berlebih bisa bantu membayarkan.

Lalu bagaimana untuk berzakat fitrah di pekan-pekan Ramadan? Amir menjelaskan, Nabi Muhammad memperbolehkan untuk berzakat di awal Ramadan atau sebelum haul. Kebutuhan masyarakat yang mendesak, untuk kondisi sekarang saat ada wabah Covid-19, jadi alasannya. Berzakat di awal Ramadan ini bertujuan untuk menyelamatkan nyawa dan jiwa manusia dari kelaparan.

“Keadaan sekarang banyak orang yang kehilangan pekerjaan serta pendapatannya berkurang. Untuk itu, zakat fitrah bisa ditunaikan di awal waktu demi kemaslahatan,” tutup Amir.
Mari salurkan zakat fitrah Anda melalui Indonesiadermawan.id


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Satgas Covid-19 MUI Telah Salurkan 3.000 Paket Bantuan

Selain distribusi paket sembako, program lain Satgas Covid-19 MUI berupa edukasi spiritual secara daring

Rabu, 06/05/2020 19:09 0

Manhaj

Syubhat dan Syahwat Sebagai Sumber Penyakit Hati

Berbicara tentang penyakit hati, Allah SWT di dalam Al-Quran berulang kali menyebutkan penyakit hati. Secara global ada dua penyakit hati yang disebutkan di dalam Al-Quran, penyakit hati yang disebabkan oleh syubhat (kebodohan) dan penyakit hati yang disebabkan oeh syahwat (hawa nafsu).

Rabu, 06/05/2020 12:46 0

News

Ini yang Lebih Dikhawatirkan Para Ahli Dibanding Corona

KIBLAT.NET, Washington – Krisis yang muncul dari virus corona di seluruh dunia telah meninggalkan dampak negatif yang signifikan di...

Rabu, 06/05/2020 11:43 0

Suriah

Keluarga Idlib: Ramadhan di Antara Reruntuhan Bangunan

KIBLAT.NET, Idlib – Ketika senja menyapa, Tareq Abu Ziad dan keluarganya berbuka puasa Ramadhan di...

Rabu, 06/05/2020 10:11 0

Indonesia

Komisi IX DPR Tolak Wacana Mahfud MD Soal Relaksasi PSBB

Menko Polhukam Mahfud MD mewacanakan untuk melakukan relaksasi atau pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang ditetapkan pemerintah saat ini. Hal ini dilakukan, karena ada keluhan dari masyarakat yang sulit keluar, berbelanja, mencari nafkah dan sebagainya.

Rabu, 06/05/2020 09:37 0

Palestina

Pejuang Hamas Gugur Tertimpa Runtuhan Terowongan Rahasia

KIBLAT. NET, Gaza — Brigade Al-Qassam, sayap militer Hamas, mengumumkan pada Rabu (06/05/2020) kematian salah...

Rabu, 06/05/2020 09:28 0

Fikih

Penetapan Waktu Imsak, Bid’ah atau Produk Ijtihad?

Menjadi salah satu masalah yang sering menjadi perbincangan di kalangan muslimin di negeri ini. Sebagian memandang bahwa hal itu termasuk perkara bid’ah (baru) yang tidak memiliki dasar.

Rabu, 06/05/2020 08:59 0

Indonesia

Atasi Dampak Covid-19, Ulama Bersama ACT Deklarasikan Gerakan Satu Bantu Satu

ACT bersama para ulama mendeklarasikan gerakan “Satu Bantu Satu”

Selasa, 05/05/2020 21:39 0

News

Serangan Taliban Terhadap Pasukan Rezim Kabul Tak Surut

KIBLAT. NET, Helmand — Serangan Taliban terhadap pasukan rezim Kabul tak surut. Baru-baru ini, bom...

Selasa, 05/05/2020 16:13 0

Afrika

Minimalisir Penularan, Tunisia Gunakan Robot Tangani Pasien Corona

Perawat, dokter dan kerabat pasien memungkinkan untuk melakukan kunjungan virtual.

Selasa, 05/05/2020 11:04 0

Close
CLOSE
CLOSE