Bashar Assad Mengaku Tak Kuasa Hadapi Pandemi Corona

KIBLAT.NET, Damaskus – Pemimpin rezim Suriah, Bashar Assad, mengaku tak berdaya menghadapi virus corona baru, selain adanya tekanan ekonomi. Hal itu diungkapkan selama pertemuan dengan pejabat negara terkait pandemi yang terjadi.

Dikutip kantor berita SANA, Assad mengatakan, bahwa pandemi telah menyebabkan “efek mendalam, terutama mengingat kurangnya tindakan konkret sampai sekarang untuk menghadapi pandemi ini.”

“Dengan fakta bahwa pandemi Corona tidak cepat berlalu, perlu untuk kembali ke kehidupan normal untuk mengurangi tekanan yang belum pernah terjadi sebelumnya yang dialami oleh warga selama periode ini,” tambahnya.

“Di bawah kendali yang ditetapkan oleh pemerintah di satu sisi, warga dituntut bertanggung jawab untuk melindungi dirinya sendiri melalui perilaku hariannya.”

Dia mengatakan: “Sejalan dengan tantangan kesehatan, tantangan lain adalah tantangan ekonomi yang kita hadapi setelah perang yang telah berlangsung selama lebih dari sembilan tahun.”

Masih belum sepenuhnya jelas berapa banyak orang yang tertular atau meninggal akibat virus di Suriah, terutama di daerah yang dikontrol rezim. Sementara data resmi menunjukkan bahwa 44 orang terinfeksi, tiga di antaranya meninggal.

Sumber: Arabi21
Redaktur: Ibas Fuadi

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat