... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Tak Ingin Nikah Tertunda Lantaran Corona, Pasangan Malaysia Langsungkan Akad Via Skype

KIBLAT.NET, Kuala Lumpur – Covid-19 memaksa Siti Jaslin Johari dan Muhammad Ameer Ashraf untuk menunda resepsi pernikahan mereka. Tetapi setelah persetujuan dari otoritas agama, mereka melakukan akad secara online dan menyiarkannya langsung di media sosial untuk disaksikan oleh orang yang dicintai.

Itu adalah salah satu hari terbesar dalam hidup Siti Jaslin Johari yang mengenakan pakaian terbaiknya – jilbab berwarna cokelat dan baju kurung berwarna krem.

Dia duduk di samping ayahnya di sofa di ruang tamu mereka, menghadap televisi. Di layarnya ada tunangannya, Muhammad Ameer Ashraf, yang secara live mengucapkan lafal akad pernikahan.

Ketika dia mengucapkan janji untuk merawatnya dalam memenuhi tugasnya sebagai suami yang penuh kasih, air mata jatuh di pipi Siti Jaslin. Dia menggunakan lengan bajunya untuk menghapusnya dengan cepat. Ayahnya memperhatikan dan mencium dahinya dengan penuh kasih.

Siti Jaslin dan Muhammad Ameer, keduanya berusia 25 tahun, telah berteman dekat selama tujuh tahun, dan sekarang mereka akhirnya menikah.

“Saya tidak sedih harus menikah secara online. Saya senang dan bersyukur karena kami akhirnya halal sebagai suami dan istri,” kata Siti Jaslin dalam wawancara telepon dengan CNA.

“Di antara lima saudara saya dan saya, saya yang pertama menikah dan saya merasa terhormat memiliki ayah saya di samping saya,” tambahnya.

Tentu saja, menikah online bukan Rencana A.

BACA JUGA  Pemerintah Janji Beri Bantuan ke 13 Juta Pekerja

Siti Jaslin, seorang jurusan pemasaran di Universiti Teknologi Malaysia dan Muhammad Ameer, seorang sarjana teknik elektro di Universiti Tenaga Nasional, telah merencanakan untuk mengadakan upacara di sebuah aula besar, disaksikan secara langsung oleh semua keluarga dan teman-teman mereka.

Namun, karena perintah kontrol gerakan (MCO) yang diberlakukan oleh pemerintah Malaysia untuk mengekang penyebaran COVID-19, pasangan ini harus menikah di rumah masing-masing dan bahkan tidak bisa memeluk atau meletakkan cincin kawin di jari masing-masing.

Tetapi bagi Siti Jaslin, upacara akad secara online “lebih dari cukup”.

“Kami tidak ingin menunda menikah lagi. Kami ditawari kesempatan untuk melakukan upacara nikah online, jadi kami langsung melakukannya,” katanya.

Pasangan ini memutuskan untuk mengadakan upacara setelah Departemen Agama Islam Selangor (JAIS) mengumumkan pada 20 April bahwa upacara-upacara peringatan dapat dilakukan melalui konferensi video, asalkan kedua mempelai laki-laki dan perempuan telah menyerahkan dokumen yang diperlukan untuk persetujuan.

Sumber: Channel News Asia
Redaktur: Ibas Fuadi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Manhaj

Dakwah Rahasia dan Generasi Pertama Pengikut Nabi Muhammad

Merupakan sesuatu yang lumrah bila yang pertama dilakukan oleh Rasulullah adalah menawarkan Islam kepada orang-orang yang dekat hubungan dengannya, baik itu anggota keluarga maupun sahabat-sahabat karibnya.

Sabtu, 02/05/2020 06:56 0

Indonesia

HNW Dorong Kemenag Tetap Bantu UKT Mahasiswa di Masa Pandemi

Walaupun pemotongan UKT tidak sampai 10%, tetapi dengan besaran yang berbeda, ataupun relaksasi pembayarannya, tetap akan sangat membantu para mahasiswa, dan hadirkan kondisi kondusif untuk mereka."

Sabtu, 02/05/2020 06:33 0

Indonesia

Mardani: Jokowi Pro Pemodal, Hari Buruh Nasional Jadi Hari Buruk

Kondisi buruh saat ini memperihatinkan karena sudah 2,8 juta buruh terkena PHK akibat Covid-19

Jum'at, 01/05/2020 18:19 0

Indonesia

88 Persen Jemaah Reguler Lunasi Biaya Haji di Tahap Pertama

Dari total kuota haji Indonesia tahun ini berjumlah 221.000, sebanyak 203.320 di antaranya adalah kuota haji reguler

Jum'at, 01/05/2020 17:47 0

Konsultasi

Hukum Sholat Menggunakan Masker di Tengah Pandemi Corona

Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh, kepada redaksi kiblat.net, pasca pandemi corona ada sebagian masjid di zona hijau yang masih menyelenggarakan sholat jamaah dengan protokol yang dianjurkan, seperti menggunakan masker, sosial distancing shaff serta mencuci tangan dan anjuran-anjuran lainnya.

Jum'at, 01/05/2020 06:44 0

Khutbah Jum'at

Khutbah Jumat: Bertahan di Tengah Pandemi Corona dengan Zuhud

Khutbah Jumat. Wabah Corona berdampak kepada sendi-sendi kehidupan manusia, tidak hanya pada masalah kesehatan, Corona juga berdampak pada masalah ekonomi. Di Indonesia ada sekitar 2,8 juta pekerja yang terkena PHK,

Jum'at, 01/05/2020 05:56 0

Indonesia

Perkara Dugaan Penistaan Agama oleh Sukmawati Dihentikan, Polisi Sebut Bukan Tindak Pidana

Sukmawati diduga menistakan agama karena membandingkan Nabi Muhammad dengan bapaknya

Jum'at, 01/05/2020 05:43 0

Indonesia

Izinkan TKA China Masuk Sultra, Politisi PKS: Pemerintah Tidak Peka dengan Suasana Kebatinan Masyarakat

Tenaga kerja asing (TKA) asal China berjumlah 500 orang direncanakan akan datang ke Indonesia untuk bekerja di perusahaan pemurnian nikel PT VDNI (Virtue Dragon Nickel Industry) Morosi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Perusahaan itu diketahui sudah mendapat izin dari pemerintah pusat pada 22 April lalu.

Kamis, 30/04/2020 19:27 0

Indonesia

IPW: Bagi Sembako di Jalanan, Jokowi Langgar Ucapan Sendiri

Polri seharusnya menegur Presiden Joko Widodo

Kamis, 30/04/2020 16:42 0

Indonesia

Kampus Muhammadiyah-Aisyiyah Gelontorkan Puluhan Miliar untuk Ringankan Biaya Kuliah

Total stimulus penanggulangan Covid-19 senilai Rp 78.690.771.596

Rabu, 29/04/2020 16:18 0

Close