... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Survei LKSP: Warga Jakarta Lebih Puas Penanganan Covid-19 oleh Pemprov DKI Ketimbang Pemerintah Pusat

Foto: Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dalam Konferensi Pers terkait PSBB di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (07/04/2020).

KIBLAT.NET, Jakarta – Lembaga Kajian Strategis dan Pembangunan (LKSP) bersama Aliansi Perempuan Peduli Indonesia menggelar survei terkait persepsi warga DKI Jakarta tentang Covid-19. Survei dilakukan di 44 kecamatan menggunakan metode Krejcie-Morgan dengan Margin of Error 2,8 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Survei dilaksanakan secara online dengan jumlah responden 886 orang dalam rentang waktu 14 hingga 18 April 2020. Sebelum survei, para responden telah dikontak untuk diminta kesediaannya.

Direktur LKSP, Astriana B. Sinaga memaparkan mayoritas warga sudah memiliki pengetahuan tentang Covid-19 dan cara pencegahannya (97 persen). Mayoritas warga juga bersikap waspada (90,97 persen) terhadap bahaya Covid-19.

Meski mayoritas warga DKI menyatakan siap menghadapi Pandemi COVID-19 (69,07 persen), tapi jumlah warga yang tidak siap juga cukup besar (30, 93 persen).

“Mayoritas warga sudah paham informasi soal Covid-19 dan mengerti tentang cara pencegahannya. Mayoritas mereka mendapat informasi soal Covid-19 dari media sosial mencapai 50 persen dan mengetahui cara pencegahannya juga lewat media sosial yang mencapai 51,58 persen. Artinya dalam pola penanganan Covid-19, sumber informasi dari media sosial menjadi amat penting,” papar Astriana dalam keterangannya di Jakarta pada Senin (27/04/2020).

Astriana juga memaparkan temuan soal tingkat kepuasan responden terhadap kinerja Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menangani Covid-19.

“Hasilnya sebagian besar responden menyatakan puas (80,70 persen) dengan respon Pemprov DKI Jakarta dalam penanganan wabah Covid-19. Warga yang tidak puas (19,30 persen) merasa ada yang perlu ditingkatkan,” papar Astriana.

BACA JUGA  Cegah Hoaks di Pilkada 2020, Polri Tingkatkan Patroli Siber

Jika dibandingkan dengan kepercayaan terhadap Pemerintah Pusat, angkanya masih berada di bawah kepuasan terhadap kinerja Pemprov DKI Jakarta.

“Meski sebagaian besar percaya (62,75 persen) bahwa Pemerintah pusat dapat menanggulangi wabah Covid-19. Namun, jumlah warga yang kurang percaya (25,51 persen) cukup besar, demikian pula tidak tahu (11,74 persen),” imbuhnya.

Penyebab warga kurang percaya dengan kebijakan Pemerintah Pusat adalah persepsi responden yang memandang karantina wilayah lebih tepat dibanding Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang saat ini diterapkan.

Selain itu, Astriana menemukan adanya keterbelahan pendapat soal Pemerintah Pusat yang menggalang dana dari warga untuk penanggulangan Covid-19.

“Yang setuju penggalangan dana (56,55 persen) beralasan paling tinggi karena budaya gotong royong (55,29 persen). Sementara yang tidak setuju penggalangan dana (43,45 persen) beralasan paling tinggi masyarakat sudah memiliki beban dengan dampak wabah (39.22 persen) dan ada dana infrastruktur yang bisa dialihkan (39,22 persen),” urai Astriana.

Soal kebijakan larangan mudik yang dikeluarkan Pemerintah Pusat, responden mengaku mayoritas menyetujuinya (93,57 persen) sementara sisanya (6,53 persen) menyatakan tetap akan melakukan mudik atau pulang kampung. Tapi, dalam praktek terjadi kegamangan karena ketidakjelasan pengaturan transportasi publik.

Reporter: Azzam Diponegoro
Editor: Rusydan Abdul Hadi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Afrika

Lagi, AS Akui Operasinya di Somalia Tewaskan Sipil

Ini merupakan pengakuan resmi kedua AS

Selasa, 28/04/2020 07:59 0

Inggris

Inggris Kekurangan APD, Penjahit Papan Atas pun Turut Membuat Baju Medis

Ketika Inggris menghadapi kekurangan alat pelindung diri (APD) untuk para pekerja medis yang melawan virus corona di garda terdepan, para penjahit di kota London menggunakan mesin pemotong dan mesin jahit mereka untuk mengisi kekosongan tersebut.

Selasa, 28/04/2020 07:49 0

Arab Saudi

Kerajaan Saudi Hapus Hukuman Mati untuk Penjahat di Bawah Usia 18 Tahun

Al-Awad, Kepala Komnas HAM Saudi, mengatakan bahwa itu adalah "hari yang penting" untuk Arab Saudi, mengingat bahwa tatanan kerajaan membantu kita mempersiapkan hukum pidana "yang lebih modern".

Senin, 27/04/2020 19:05 0

Wilayah Lain

Belanja Militer Dunia Capai Rekor Tertinggi Sejak 1989

AS menjadi negara nomor satu dengan belanja militer terbesar di dunia, kemudian di susul China.

Senin, 27/04/2020 18:42 0

Asean

Nol Positif Covid-19 Selama 11 Hari Berturut-turut di Vietnam

Menurut Vietnam News Agency (VNA) jumlah kasus COVID-19 di negara itu tetap 270, dengan 225 telah pulih dan tidak ada kematian.

Senin, 27/04/2020 16:06 0

Irak

Rumah Kecil Ummu Wissam Dipersembahkan untuk Studi Al-Quran

Kondisi sulit akibat pandemi corona tak membuatnya ragu untuk menghibahkan rumahnya guna jadi tempat studi Al-Quran.

Senin, 27/04/2020 15:06 0

Manhaj

Syarh Safinatun Najah 03: Rukun-Rukun Wudhu

Artinya, “Pasal : Rukun wudhu ada 6. Pertama, niat. Kedua, membasuh muka. Ketiga, Membasuh tangan hingga siku. Keempat, Mengusap sebagian kepala. Kelima, mencuci kedua kaki hingga mata kaki. Keenam, berurutan.”

Senin, 27/04/2020 14:44 0

Manhaj

Perintah Dakwah Pertama Kepada Rasulullah

Selain itu, permulaan ayat-ayat ini mengandung seruan yang tinggi, sebagai perintah yang ditujukan kepada Nabi , agar beliau bangun dari tidur dan melepas selimut, siap untuk berjihad dan berjuang.

Senin, 27/04/2020 13:31 0

Yaman

Koalisi Saudi: Hentikan Eskalasi di Yaman

Koalisi pimpinan Arab Saudi pada Senin (27/04/2020) mengatakan semua pihak harus kembali ke status yang sudah ada sebelum Dewan Transisi Selatan (STC) di Yaman menyatakan darurat di Aden.

Senin, 27/04/2020 11:53 0

Artikel

Yang Berdansa Saat Corona

Sulit bagi kita untuk tidak melihat betapa jungkir baliknya situasi para pemuda masa lalu dengan pemuda semacam ‘stafsus milenial’ saat ini. Mereka bukan saja terlibat konflik kepentingan tetapi juga menunjukkan dengan terbuka betapa tidak pekanya

Ahad, 26/04/2020 17:08 0

Close