... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Stroberi di Balik Kekalahan Pasukan Khalifa Haftar

KIBLAT.NET, Tripoli – Pasukan rekonsiliasi pemerintah Libya yang berbasis di Tripoli berhasil mengontrol seluruh wilayah pantai barat. Kemenangan atas pasukan Khalifa Haftar yang menarik diri di lima kota itu memicu kegembiraan di platform komunikasi Libya.

Nama-nama lima kota telah berubah menjadi stigma di platform komunikasi Libya dan Arab. Kemenangan membuka jalan untuk mengendalikan pangkalan tempat serangan terhadap ibukota Tripoli diluncurkan.

Komentar resmi pertama oleh pemerintah yang sah tentang kekalahan Haftar muncul dari Presiden Fayez al-Sarraj, “Perisai Anda telah berubah menjadi abu, dan untuk apa yang diserahkan, kami akan meletakkannya di Museum Perang.”

Di sisi lain, reaksi pertama dari Haftar diterima oleh direktur Departemen Bimbingan Moral pasukan ini, yang mengomentari kekalahan itu dengan mengatakan “berbahaya namun bermanfaat.”

Sementara Menteri Dalam Negeri pemerintah Kesepakatan Nasional Libya, Fathi Pashaga, menulis tweet “Pasukan Haftar mengeksploitasi penyebaran epidemi Corona dengan mengintensifkan serangan mereka pada Tripoli. Kami akan terus mengambil tanah yang ditempati oleh milisi Haftar, dan tidak akan ada negosiasi dengan negaranya, tidak ada solusi politik dengan para penjahat perang, dan kami akan memanggil negara-negara yang terlibat dalam perang, dan kami akan memanggil negara-negara penjahat itu.”

Seorang jurnalis dan analis politik Walid Artemah menulis, “Di Libya, kami melawan corona dengan tinggal di rumah dan mencuci tangan, dan dengan pahlawan di tanah dan dengan barqadar di langit, ia memiliki kemampuan aneh untuk mensterilkan dan memerangi virus tirani.”

Namun, yang luar biasa dan aneh dalam peristiwa kekalahan Haftar dan pasukannya adalah bermunculan gambar buah stroberi yang diunggah di platform komunikasi Libya. Banyak yang bertanya-tanya tentang hal itu.

Para aktivis menjelaskan bahwa pasukan pemerintah rekonsiliasi menyiapkan serangan untuk pasukan Haftar, ketika pasukan dari wilayah tengah mundur di Gerbang Bugrain sebelah timur Misrata dengan meninggalkan makanan berupa nasi dan stroberi.

Dari sini pasukan Haftar terpikat dan bergegas merekam video dengan bangga, menganggap telah mengendalikan gerbang dan stroberi bersama. Hingga akhirnya mereka terkejut bahwa mereka terperangkap dan mengalami penyergapan. Maka, disebutlah kejadian itu sebagai penyergapan stroberi.

Media sosial telah diisi dengan foto dan komentar sarkastik dari Haftar dan pasukannya serta perayaan stroberi mereka.

Sumber: Al-Jazeera
Redaktur: Ibas Fuadi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Artikel

Agar “Di Rumah Saja” Bernilai Ibadah

"Di Rumah Saja" belum tentu membosankan, asal diniatkan ibadah.

Rabu, 15/04/2020 06:18 0

Indonesia

Tunjangan Guru Dipotong Saat Pandemi Corona, PKS Protes Keras

Wakil Ketua Komisi X DPR-RI dari Fraksi PKS, Abdul Fikri Faqih protes keras atas pemotongan anggaran pendidikan melalui Keppres nomor 54/ 2020 yang baru diterbitkan.

Selasa, 14/04/2020 18:07 3

Indonesia

Tarik Surat ke Camat, Stafsus Milenial Minta Maaf Sudah Bikin Gaduh

Staf Khusus Milenial Jokowi, Andi Taufan Garuda Putra, menarik kembali suratnya yang meminta para camat di seluruh Indonesia untuk mendukung program "Kerja Sama sebagai Relawan Desa Lawan Covid-19" yang dikerjakan perusahaan miliknya.

Selasa, 14/04/2020 17:28 3

Tazkiyah

Tiga Keadaan Hati Manusia

Hati adalah raja. Hati berkedudukan seperti penguasa yang mengatur pasukan dengan kewenangan mutlak, mengeluarkan instruksi dan menggunakan dengan sekehendaknya, maka seluruh anggota badan tunduk pada kekuasaannya. Segumpal daging inilah yang menentukan apakah seluruh anggota badan istiqamah atau menyimpang.

Selasa, 14/04/2020 10:04 0

Indonesia

Keluarga Qidam Datangi DPRD Poso Minta Kasus Penembakan Diusut

Dengar pendapat yang berlangsung mendekati waktu zuhur itu lebih menitikberatkan tuntutan kepada kepolisian untuk segera mencabut pernyataan di media yang menuduh Qidam adalah kelompok teroris Ali Kalora.

Selasa, 14/04/2020 08:23 0

Artikel

Krisis (dan) Kepemimpinan dalam Musibah Wabah

Kita bukan hendak menebar rasa cemas atau pesimistis. Tetapi dibutuhkan daya kritis yang tajam agar dapat membaca langkah-langkah selanjutnya. Sayangnya pemikiran seperti ini justru dituding sebagai tindakan tidak optimis.

Selasa, 14/04/2020 07:55 0

Indonesia

Komnas HAM Sulteng Desak Kapolri Terbuka Soal Kematian Qidam Alfariski

KIBLAT.NET, Palu – Keluarga melapor ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas-HAM) RI Perwakilan Sulawesi...

Selasa, 14/04/2020 07:42 0

Indonesia

Soal Kematian Qidam, Polisi Dinilai Bikin Gaduh di Tengah Pandemi Corona

Misteri kematian pemuda warga Desa Tambarana Kecamatan Poso Pesisir Utara, Qidam Al-Fariski pada Kamis (09/04/2020) malam masih terus berlanjut. Sejumlah pihak masih terus mempertanyakan penyebab kematiannya.

Selasa, 14/04/2020 07:36 0

Info Event

Ayo Ringankan Beban Saudara Kita dengan SEMBADA

Sembada merupakan program sosial Majelis Dakwah Islam Indonesia (MADINA) dengan membagikan kebutuhan pokok (sembako)

Senin, 13/04/2020 18:38 0

Indonesia

Jenazah Qidam Penuh Luka Siksa, Solidaritas Umat Islam Poso Kecam Polisi

Bahwa kami yakinkan, bahwa Qidam Alfarizki Mowance bukan merupakan anggota kelompok manapun yang dihubungkan dengan TERORIS.

Senin, 13/04/2020 16:54 2

Close
CLOSE
CLOSE