Singapura Teliti Terapi Plasma untuk Penyembuhan Pasien Corona

KIBLAT.NET, Singapura – Sebelas orang yang telah pulih dari COVID-19 telah direkrut sebagai pendonor darah untukperawatan corona virus. Demikian kata seorang direktur di National Centre for Infectious Diseases (NCID) Singapura.

Dr Shawn Vasoo mengatakan lebih dari 100 pasien yang telah pulih dari COVID-19 diskrining dan 11 dari mereka direkrut. Saat ini merek sedang diuji kelayakan. Jika mereka dinilai cocok, mereka akan mendonorkan darah untuk digunakan dalam terapi plasma konvensional.

“Prinsip (terapi) bahwa pasien yang pulih memiliki antibodi pelindung yang dapat membantu melawan infeksi”, kata Dr Vasoo.Terapi ini melibatkan pengambilan sel darah dari darah, meninggalkan plasma, yang akan digunakan untuk mengobati pasien dengan COVID-19 yang mungkin sakit kritis.

“Ini telah digunakan untuk infeksi lain, termasuk influenza dan SARS. Namun ia masih dianggap sebagai terapi baru dan belum terbukti untuk COVID-19,” menurut Dr Vasoo.

“Evaluasi yang cermat dengan dokter yang mengelola dan persetujuan dari kerabat pasien diperlukan sebelum pengobatan dimulai.”

“Mengingat pilihan pengobatan terbatas untuk COVID-19 dan data penggunaannya yang terbatas namun mendukung, seperti selama SARS pada tahun 2003, kami berpikir bahwa pasien yang terpilih dan memenuhi syarat mungkin berpotensi mendapat manfaat dari terapi tersebut,” katanya.

Agar memenuhi syarat untuk donor darah, donor harus memiliki masa pemulihan 28 hari setelah dipulangkan untuk memastikan bahwa mereka sepenuhnya sehat. Mereka juga perlu mengembangkan tingkat antibodi yang cukup tinggi dan menjalani tes darah untuk memastikan mereka tidak memiliki virus lain seperti HIV, Hepatitis B atau Hepatitis C.

Dr Vasoo mengatakan berbagai kelompok berusaha mengidentifikasi antibodi penawar yang baik dan menghasilkan antibodi seperti itu tanpa harus mengambil darah dari donor, serta mempelajari kemanjuran pengobatan tersebut dalam penelitian pada manusia.

Beberapa negara telah melihat keberhasilan dalam percobaan mereka dengan terapi. Di Korea Selatan, dua pasien pulih dari COVID-19 setelah menerima terapi plasma. Pasien yang pulih sedang didekati oleh dokter dari seluruh Singapura untuk melihat apakah mereka tertarik untuk menjadi donor. Jika setuju, mereka akan dirujuk ke NCID.

Sumber: Channel News Asia
Redaktur: Ibas Fuadi

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat