... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Keluarga Qidam Datangi DPRD Poso Minta Kasus Penembakan Diusut

Foto: Keluarga Qidam Alfariski temui DPRD Poso.

KIBLAT.NET, Poso – Kasus penembakan yang terjadi pada tanggal 9 April 2020 bertempat di Desa Tobe Kecamatan Poso Pesisir Utara Kab. Poso yang mengakibatkan tewasnya seorang pemuda bernama Qidam Alfarizki Mowance (20 tahun), terus berlanjut ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Poso.

Keluarga almarhum didampingi oleh Ust. Sugianto Kaimudin, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Front Pembela Islam (FPI) Sulawesi Tengah menyampaikan aspirasi sekaligus pernyataan sikap Solidaritas Ummat Islam Poso di ruang rapat DPRD Poso.

Aspirasi diterima langsung oleh Ketua DPRD Poso Sesi Kristina Dharmawati dan dihadiri beberapa anggota DPRD Poso itu, berlangsung pada senin (13/04/2020) pukul 11.30 WITA, keluarga almarhum Qidam Alfarizki Mowance turut hadir dalam pertemuan tersebut.

Pernyataan sikap Solidaritas Ummat Islam Poso dibacakan dan diserahkan langsung oleh Ust.Sugianto Kaimudin pada pertemuan tersebut. Baca juga: Jenazah Qidam Penuh Luka Siksa, Solidaritas Umat Islam Poso Kecam Polisi

“Kami berharap pernyataan sikap ini ditanggapi dengan serius oleh DPRD Poso dan dapat di lakukan proses hukum dan melakukan fungsinya sebagai penyalur aspirasi rakyat,” ungkap Ustadz Sugianto Kaimudin.

Penjelasan pihak keluarga direspon dengan baik oleh DPRD Poso. Sebagai perwakilan rakyat Kabupaten Poso, pihaknya menyatakan akan memproses dan meneruskan laporan tersebut.

“Pernyataan sikap ini kami terima untuk selanjutnya akan kami proses dan teruskan sesuai dengan fungsi kami sebagai Perwakilan Rakyat,” ucap Sesi Kristina Dharmawati Ketua DPRD Poso.

BACA JUGA  Saleh Daulay: 59 Negara Larang WNI Masuk, Bukti Penanganan Covid-19 Bermasalah

Selanjutnya keluarga berharap mendapatkan titik terang atas kasus ini, karena keluarga menganggap adanya penganiayaan terhadap Almarhum Qidam dan dugaan salah tembak oleh aparat kepolisian.

Dengar pendapat yang berlangsung mendekati waktu zuhur itu lebih menitikberatkan tuntutan kepada kepolisian untuk segera mencabut pernyataan di media yang menuduh Qidam adalah kelompok teroris Ali Kalora. Keluarga juga meminta kepada kepolisian untuk mengusut tuntas dan menghukum pelaku penembakan yang melibatkan insitusi negara ini.

“Kami sangat berharap hukum dapat tegak sesuai amanah undang-undang sehingga kepercayaan publik terhadap penegakan hukum masih dipertahankan,” ungkap Ustadz Sugianto yang juga sebagai Ketua umum Majelis Ta’lim Khalid bin Walid Poso ini.

 

Reporter: Ahmad Sutedjo
Editor: Fajar Shadiq


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Artikel

Krisis (dan) Kepemimpinan dalam Musibah Wabah

Kita bukan hendak menebar rasa cemas atau pesimistis. Tetapi dibutuhkan daya kritis yang tajam agar dapat membaca langkah-langkah selanjutnya. Sayangnya pemikiran seperti ini justru dituding sebagai tindakan tidak optimis.

Selasa, 14/04/2020 07:55 0

Info Event

Ayo Ringankan Beban Saudara Kita dengan SEMBADA

Sembada merupakan program sosial Majelis Dakwah Islam Indonesia (MADINA) dengan membagikan kebutuhan pokok (sembako)

Senin, 13/04/2020 18:38 0

Palestina

Hamas Tangkap Pemuda Palestina Usai Kontak Aktivis Israel Via ZOOM

Kementerian dalam negeri Gaza mengidentifikasi pria itu bernama Rami Aman dan mengatakan bahwa beberapa rekannya juga telah ditangkap. Aman menggambarkan dirinya sebagai jurnalis lepas dan anggota kelompok bernama Komite Pemuda Gaza di halaman Facebook-nya.

Senin, 13/04/2020 11:00 0

News

Infeksi Corona Mendunia, Pengamat: Tanggung Jawab China

Negara komunis itu disebut-sebut telah menutup mata ketika mengizinkan penerbangan internasional ke dan dari Provinsi Hubei yang menjadi pusat epidemi virus corona, untuk berubah menjadi pandemi yang menyebar di seluruh dunia.

Senin, 13/04/2020 10:37 0

Eropa

Riset: Corona Membuat Muslimah Berjilbab di Barat Kembali Dihargai

"Mereka tidak lagi memandang dengan cara yang buruk terhadap saya atau sarung tangan saya, semua orang tiba-tiba memahami situasinya," tambahnya.

Senin, 13/04/2020 09:52 0

Artikel

Jalan yang Lurus: Sebuah Nasehat di Masa Pandemi Corona

Kelompok jihadis global Al Qaeda baru-baru ini merilis pernyataan tentang wabah yang telah menjadi sumber kepanikan seluruh negara di planet bumi. Ya, seperti yang kita ketahui bersama, virus corona telah ditetapkan sebagai pandemic oleh WHO. Data per 8 April 2020, virus ini telah menyebabkan sekitar88.000 orang meregang nyawa di berbagai negara.

Ahad, 12/04/2020 18:53 0

Siyasah

Fase Terakhir Master Plan 2020: Kemenangan Taliban dalam Naungan Corona

Lalu, jika kemenangan di Afghanistan telah hampir dicapai. Setelah Kabul dikuasai, sisa 25 persen wilayah direbut dan negeri kembali ke pangkuan gerakan Islam, apa yang akan dilakukan Taliban dan Al-Qaidah?

Ahad, 12/04/2020 10:06 0

Suara Pembaca

Agar Lapas Tak Over Crowding

Aji mumpung virus corona, bebaskan napi koruptor. Per Sabtu (04/04/2020), Kemenkumham telah mengeluarkan dan membebaskan 30.432 narapidana dan anak melalui program asimilasi dan integrasi berkenaan dengan virus corona. Dasar hukum yang digunakan Permenkumham 10/2020 dan Kepmenkumham Nomor M.HH-19.PK.01.04.04 Tahun 2020. Keuntungan pembebasan napi selain untuk menekan penyebaran Covid-19 lantaran rutan dan lapas yang over crowding, negara ingin menghemat anggaran sebanyak Rp 260 miliar dari pembebasan 30 ribu lebih narapidana dan napi anak.

Ahad, 12/04/2020 07:14 0

Eropa

WHO Peringatkan Bahaya Pencabutan Dini Pembatasan Covid-19

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Jumat (12/04/2020) memperingatkan negara negara agar lebih hati-hati ketika ingin mencabut pembatasan, yang diberlakukan untuk menekan penyebaran virus corona baru.

Ahad, 12/04/2020 06:35 0

Opini

Menyingkap Tabir Perppu ‘Sapu Jagat’ di Balik Pandemi Corona

Dapat dikatakan Perppu tersebut telah ‘mendompleng’ pandemi COVID-19.

Sabtu, 11/04/2020 22:07 0

Close