... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Harga Minyak Dunia Anjlok, Pemerintah Diminta Turunkan Harga BBM

Foto: Bahan bakar minyak (BBM) Pertamina

KIBLAT.NET, Tangerang Selatan – Harga minyak mentah dunia turun drastis hingga menyentuh kisaran USD 20 perbarel. Melihat situasi itu, anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PKS, Mulyanto minta pemerintah segera melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM).

Menurut Mulyanto, pemerintah harus komitmen dengan ketentuan yang dibuat sendiri bahwa harga jual BBM dalam negeri akan mengikuti mekanisme pasar minyak dunia. Sehingga ketika harga minyak mentah dunia anjlok dari kisaran USD 60 perbarel ke USD 20 perbarel seharusnya harga jual ke masyarakat juga harus disesuaikan.

“Pemerintah jangan mau ambil untung saja dalam penyediaan BBM bagi rakyat. Ketika harga minyak dunia naik, harga BBM ikut naik. Tapi ketika harga minyak dunia turun, harga BBM malah tidak ikut turun,” kata Mulyanto di Tangerang Selatan melalui pernyataan tertulis, Jumat (10/04/2020).

“Kalau benar Pemerintah menetapkan harga jual BBM berdasar harga minyak dunia maka harusnya sekarang harga BBM sudah turun,” tegas Mulyanto.

Mulyanto paham bahwa harga minyak dunia bukan satu-satunya variabel penentuan harga jual BBM. Masih ada variabel lain yang perlu dihitung, seperti perubahan nilai tukar rupiah terhadap dolar dan periode pembelian persediaan minyak mentah untuk diolah sebagai BBM yang akan dipasarkan.

Namun, dengan penurunan harga minyak mentah dunia hingga 50% harusnya penurunan tetap dapat dilakukan, meskipun pada saat yang sama nilai tukar rupiah terhadap dolar juga sangat tinggi.

BACA JUGA  KH Luthfi Bashori: Film 'My Flag - Merah Putih VS Radikalisme' Diskreditkan Cadar

Sebab dalam perhitungan nilai jual BBM kepada rakyat, harga beli minyak dunia merupakan komponen utama yang sangat menentukan. Sementara komponen nilai tukar dan lainnya tidak terlalu berpengaruh secara signifikan.

Mulyanto mengapresiasi program delivery service BBM yang dibuat Pertamina saat terjadi wabah Covid-19. Namun, yang lebih penting dari itu dan sangat ditunggu-tunggu masyarakat dalam kondisi seperti sekarang adalah kebijakan penurunan harga BBM.

“Penurunan harga BBM dalam negeri tersebut tentu akan membantu meringankan beban masyarakat di tengah wabah Covid-19 yang melanda Indonesia,” tandas Mulyanto.

Reporter: Imam S.


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Artikel

Pandemi Corona: Menengok Cara Kelompok Jihadis Memenangkan Hati dan Pikiran

Dalam konteks negara-bangsa, negara adalah institusi yang paling bertanggung jawab terhadap ketersediaan layanan publik bagi rakyatnya, seperti sistem pelayanan kesehatan, pendidikan, bahan makanan, transportasi, dan lain-lain.

Sabtu, 11/04/2020 09:26 0

Turki

Terbukti Sembuhkan Pasien Corona, Turki Kembangkan Terapi Plasma

KIBLAT.NET, Istanbul – Plasma atau sel darah yang diambil dari orang yang sembuh dari virus...

Sabtu, 11/04/2020 08:01 0

Yaman

Yaman Laporkan Kasus Pertama Positif Covid-19

Pemerintah Yaman pada Jumat (10/04/2020) melaporkan kasus pertama positif Covid-19 setelah pengumuman gencatan senjata sepihak oleh koalisi Saudi-UEA pada Kamis (09/04/2020).

Sabtu, 11/04/2020 07:37 0

News

Alasan Keamanan, Google Larang Penggunaan ZOOM di Laptop Karyawan

"Google masih akan mengizinkan penggunaan Zoom melalui aplikasi dan browser seluler," tambahnya.

Sabtu, 11/04/2020 06:14 0

Amerika

AS Ancam Tarik Pasukan dari Arab Saudi Jika Krisis Minyak Tidak Diselesaikan

Di Twitter, Senator Kevin Cramer mengatakan: "Mereka berpura-pura menjadi sekutu, tetapi mereka menggunakan COVID-19 untuk membuat America bangkrut." Dia menyerukan AS untuk menarik pasukan dari Kerajaan jika tidak berhenti mengobarkan perang terhadap energi Amerika.

Sabtu, 11/04/2020 05:28 0

News

Pandemi Corona Akan Jadi Gangguan Ekonomi Dunia Terbesar Sejak Perang Dunia Kedua

EBRD memperkirakan hal ini akan sangat memengaruhi ekonomi negara-negara berkembang. Selain itu, tidak ada jaminan bahwa kondisi tersebut akan pulih dengan cepat.

Kamis, 09/04/2020 13:45 0

Fikih

Mencari Jalan Tengah dari Pro Kontra Malam Nishfu Sya’ban

Malam Nishfu Sya'ban, sebagian Tabiin dari negeri Syam semisal Khalid bin Ma'dan, Makhul, dan Luqman bin 'Amir mengaggungkannya dan bersungguh-sungguh dalam beribadah pada malam itu.

Kamis, 09/04/2020 11:56 0

Opini

Gara-gara Corona?

Oleh: Yusuf Sholahuddin KIBLAT.NET – Geger, semua jagat medsos dunia maya ataupun dunia nyata digegerkan...

Kamis, 09/04/2020 11:46 0

Yaman

Pandemi Corona, Koalisi Saudi-UEA Umumkan Gencatan Senjata Sepihak di Yaman

Koalisi Saudi-UEA yang memerangi gerilyawan Houthi di Yaman telah mengumumkan gencatan senjata secara sepihak.

Kamis, 09/04/2020 11:36 0

Amerika

Dua Hari Beturut-turut, Corona Tewaskan 2.000 Orang di AS

Adapun jumlah total yang terinfeksi di AS mencapai 429.052 kasus pada Rabu malam, setelah terkonfirmasi dalam 24 jam terakhir tambahan 32.819 infeksi baru.

Kamis, 09/04/2020 11:05 0

Close