... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pandemi Corona, Koalisi Saudi-UEA Umumkan Gencatan Senjata Sepihak di Yaman

Foto: Konflik di Yaman selama lima tahun telah menewaskan seratus ribu orang lebih. (Foto: Reuters)

KIBLAT.NET, Sanaa – Koalisi Saudi-UEA yang memerangi gerilyawan Houthi di Yaman telah mengumumkan gencatan senjata secara sepihak.

Penangguhan operasi militer koalisi diharapkan mulai berlaku pada jam 12 siang waktu setempat (09:00 GMT) pada hari Kamis (09/04/2020) dan akan berlangsung selama dua pekan, demikian laporan dari kantor berita pemerintah Arab Saudi, Saudi Press Agency (SPA) mengutip juru bicara koalisi, Kolonel Turki al-Malki pada Rabu (08/04/2020).

Pengumuman  dikeluarkan beberapa hari setelah PBB menyerukan penghentian permusuhan di tengah pandemi coronavirus.

SPA melaporkan bahwa gencatan senjata dimaksudkan untuk membantu mencegah wabah Covid-19 di Yaman, dan juga memungkinkan untuk de-eskalasi dalam pertempuran. Hal itu juga bertujuan memberi pihak Houthi kesempatan untuk bergabung dengan pembicaraan yang disponsori PBB terkait penyelesaian konflik.

Sementara itu, tidak ada tanggapan langsung dari pihak Houthi.

Mohammed Abdulsalam, juru bicara kelompok Houthi, sebelumnya mengklaim mereka telah mengirim ke PBB sebuah visi komprehensif yang mencakup diakhirinya perang lima tahun dan “blokade” yang dikenakan di Yaman.

“(Usulan kami) akan meletakkan dasar untuk dialog politik dan masa transisi,” kata Abdulsalam dalam sebuah posting Twitter pada hari Rabu (09/04/2020).

Pekan lalu, utusan khusus PBB, Martin Griffiths mengirim proposal kepada pemerintah Yaman yang diakui secara internasional, koalisi militer Saudi-UEA, dan kelompok Houthi yang memegang kendali atas ibu kota Sanaa dan sebagian besar wilayah Yaman Utara.

BACA JUGA  Aksi Protes Menentang Hutsi Meluas di Yaman

Proposal PBB tersebut menyerukan gencatan senjata nasional, termasuk menghentikan semua bentuk pertempuran, baik melalui udara, darat, dan laut.

Sekutu PBB dan Barat telah menggunakan ancaman pandemi corona untuk mendorong pejuang Yaman agar menyetujui pembicaraan baru untuk mengakhiri perang yang telah menyebabkan jutaan orang rentan terhadap penyakit.

Konflik di Yaman berlangsung sejak kelompok Houthi berhasil menggulingkan pemerintah Yaman dari kekuasaan di Sanaa pada akhir tahun 2014.

Konflik telah menewaskan lebih dari 100.000 orang dan melahirkan krisis kemanusiaan yang menyebabkan jutaan orang berada di ambang kelaparan dan memaksa ribuan orang mencari perlindungan di kamp-kamp pengungsian.

Sumber: Aljezeera
Redaktur: Rusydan Abdul Hadi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Manhaj

Kisah Turunnya Wahyu Pertama Kepada Rasulullah SAW

Rasulullah pulang dengan merekam bacaan tersebut dalam kondisi hati yang bergetar, dan menemui Khadijah binti Khuwailid sembari berucap, “Selimutilah aku, selimutilah aku!” maka beliau diselimuti hingga badan beliau tidak lagi menggigil layaknya terkena demam.

Kamis, 09/04/2020 10:19 0

Indonesia

MUI: Penolakan Jenazah Korban Covid-19 Tak Beralasan Secara Agama dan Medis

MUI menilai terjadi salah paham di masyarakat terkait adanya penolakan jenazah korban Covid-19

Kamis, 09/04/2020 08:35 0

Indonesia

Sebagai Daerah Penopang, Kabupaten Bekasi Juga Ajukan PSBB

Pemerintah Kabupaten Bekasi secara resmi telah mengajukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ke Pemerintah Pusat melalui Gubernur Jawa Barat.

Kamis, 09/04/2020 07:58 0

Indonesia

Anies Berlakukan PSBB Mulai Jumat Dini Hari, Berikut Garis Besarnya

Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan mengatakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) akan diberlakukan mulai Jumat (10/04/2020) dini hari.

Kamis, 09/04/2020 07:00 0

Indonesia

Aneh, Mahfud MD Ngaku Dihubungi Napi Korupsi Lewat Whatsapp

Menkopolhukam Mahfud MD, menyebutkan bahwa keputusan untuk memberi remisi atau pembebasan bersyarat kepada narapidana merupakan keputusan rapat terbatas kabinet.

Rabu, 08/04/2020 18:31 0

Indonesia

Surat Telegram Kapolri Soal Penginaan Presiden Berpotensi Penyalahgunaan Kekuasaan

Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesai Usman Hamid merespon diterbitkannya surat telegram Kapolri tentang pedoman pelaksanaan tugas fungsi reserse kriminal

Rabu, 08/04/2020 15:28 3

Indonesia

Pandemi Corona Semakin Mengkhawatirkan, PKS: Perlu Penguatan BNPB dan Zikir Nasional

Anggota Komisi VIII DPR-RI, Bukhori Yusuf, mendorong penguatan BNPB secara kelembagaan segera mungkin melalui revisi UU No. 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana. Bukhori menekankan pentingnya penguatan BNPB ini mengingat peran BNPB cukup besar dalam penanganan bencana alam maupun bencana nonalam, salah satunya adalah penanganan wabah Covid-19.

Rabu, 08/04/2020 06:08 0

Indonesia

MADINA Berbagi Sembako untuk Masyarakat Terdampak Covid-19

Wabah virus corona semakin menyebar di Indonesia, angka kasus positif virus ini terus bertambah. Berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerinah dalam penangan virus ini. Seperti pengurangan aktivitas kerja di perkantoran dan perusahaan, kegiatan sosial dan keagamaan pun sangat dikurangi dan sebagian masyarakat sudah mulai sadar dengan adanya resiko virus corona ini.

Selasa, 07/04/2020 20:57 0

Indonesia

Sejumlah BEM Merasa Dicatut Aliansi BEM DKI yang Kritik Anies

Nama Aliansi BEM DKI Jakarta sempat ramai menjadi perbincangan. Sekumpulan mahasiswa yang mengaku sebagai perwakilan BEM dari beberapa perguruan tinggi di ibu kota tersebut mengkritik kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menjadikan hotel bintang lima sebagai tempat menginap tenaga medis yang menangani pasien Covid-19.

Selasa, 07/04/2020 20:20 0

Indonesia

Anggaran Rp 405,1 T Saat Wabah Covid-19 Diprioritaskan Untuk Sektor Ekonomi Jadi Tanda Tanya

Porsi anggaran kesehatan hanya sebesar Rp 75 Triliun atau sekitar 18,5 persen dari total anggaran

Senin, 06/04/2020 21:54 0

Close