... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

MUI: Penolakan Jenazah Korban Covid-19 Tak Beralasan Secara Agama dan Medis

KIBLAT.NET, Jakarta – Penolakan penguburan jenazah korban Covid-19 terjadi di beberapa daerah. Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat menyebut tak ada alasan dilakukannya penolakan, baik secara agama dan medis.

Di beberapa daerah terjadi fenomena masyarakat menolak penguburan jenazah Covid-19 dengan beraneka ragam alasan. MUI menilai penolakan penguburan seperti itu tidak sepatutnya dilakukan karena memang tidak ada alasan yang kuat.

Hal ini disampaikan Wakil Sekjen MUI Bidang Fatwa, KH. Sholahuddin Al-Aiyub. Dia menjelaskan tidak ada alasan untuk menolak penguburan jenazah Covid-19 ini dikarenakan dua hal.

Pertama, kata dia, dalam Islam, penguburan jenazah itu hukumnya adalah fardlu kifayah. Artinya, umat Islam yang ada daerah tersebut yang paling berkewajiban melaksanakan hak-hak jenazah. Alasan kedua, di dalam Islam, tidak boleh menunda-nunda penguburan jenazah.

“Jadi kalau kita melihat hadist, diterangkan bahwa jika ada di antara kalian yang meninggal, jangan kalian menahan-nahan, dan segerakanlah dia itu dikuburkan di tempat pemakamannya,” kata Kiai Aiyub di Jakarta, Senin petang (06/04/2020).

Selain alasan keagamaan, dari sisi protokol medis pun penanganan jenazah covid-19 sudah memperhatikan keselamatan dari tempat pemakaman. Menurut Kiai Aiyub jenazah Covid-19 sudah dikafani dan dilapisi kantong jenazah berbahan plastik yang tidak tembus. Jenazah tersebut kemudian dimasukkan ke dalam peti yang sudah sesuai prosedur medis ketat juga.

“Artinya pada saat dikebumikan, tetesan itu bisa diantisipasi tidak terjadi, protokolnya bukan hanya menjaga orang yang menguburkan, tetapi juga keselamatan orang yang ada di daerah sekitar,” ujarnya.

BACA JUGA  Hingga Hari Kedua Lebaran, 135 Napi Asimilasi Kembali Ditangkap

Kiai Aiyub menilai adanya penolakan-penolakan seperti ini di masyarakat disebabkan salah paham dari masyarakat sendiri. Dia pun meminta kepada pemerintah untuk memberikan informasi lebih detail terkat aspek kesehatan dalam penguburan jenazah Covid-19. Selain kepada pemerintah, dia juga mendorong media untuk terus menyuarakan kepada khalayak bahwa prosedur penanganan jenazah ini sudah aman.

“MUI mengimbau kepada aparat untuk melakukan langkah persuasi terlebih dahulu, saya menebak itu belum pahamnya masyarakat. Saya mohon betul kepada teman-teman wartawan, terus disampaikan, sehingga bisa sampai kepada masyarakat kita dan masyarakat kita bisa memahami,” katanya.


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Amerika

Pandemi Corona Mengancam Mata Pencaharian Jutaan Orang

Menurut perkiraan Organisasi Buruh Internasional PBB, epidemi mengancam 195 juta pekerjaan pada kuartal kedua, karena perusahaan dan pabrik ditutup. Perkiraan ILO didasarkan pada dampak virus, dengan hilangnya 25 juta pekerjaan sepanjang tahun 2020.

Rabu, 08/04/2020 20:10 0

News

WhatsApp Kini Batasi Layanan “Pesan Diteruskan”, Ini Alasannya

Aplikasi WhatsApp pada Selasa (07/04/2020), menekankan pembatasan fitur "pesan diteruskan" bagi penggunanya hanya satu pesan dalam setiap percakapan. Hal ini dilakukan setelah maraknya penyebaran berita medis hoaks terkait virus corona.

Rabu, 08/04/2020 19:55 0

Inggris

Radio BBC Siarkan Shalat Jumat di Tengah Pandemi Corona

Umat Islam di Inggris kini dapat mendengarkan shalat Jumat yang disiarkan di radio BBC untuk pertama kalinya.

Rabu, 08/04/2020 19:46 0

Afrika

AS Klaim Lumpuhkan Salah Satu Pendiri Al-Shabaab Somalia

"Pemimpin Yusuf Jais bertanggung jawab atas pertumpahan darah orang-orang tak bersalah, dan kematiannya akan berkontribusi pada stabilitas Somalia dan negara-negara tetangga," kata jenderal AS, Stephen Townsend, dalam pernyataan itu.

Rabu, 08/04/2020 11:45 0

Afghanistan

Tangguhkan Negosiasi, Taliban Tarik Timnya dari Kabul

Pengumuman ini dikeluarkan beberapa jam setelah gerakan tersebut menangguhkan pembicaraan tentang pertukaran tahanan dengan pemerintah Afghanistan.

Rabu, 08/04/2020 08:35 0

Palestina

Penyebaran Corona Tak Hentikan Israel Tangkapi Warga Palestina

"Kekhawatiran akan nasib para tahanan Palestina di penjara-penjara Israel diperburuk dengan penyebaran virus Covid-19," kata pernyataan yang dikeluarkan oleh lembaga-lembaga HAM Palestina.

Rabu, 08/04/2020 07:45 0

Arab Saudi

Ulama Saudi: Corona Ini Ujian, Tingkatkan Keimanan dan Ikhtiar

KIBLAT.NET, Riyadh – Haiah Kibaril Ulama Saudi memberikan sejumalah maklumat dalam menghadapi wabah corona atau...

Selasa, 07/04/2020 21:37 0

Suriah

Tekan Penyebaran Covid-19, Turki Kurangi Aktivitas Pasukan di Suriah

KIBLAT.NET, Ankara – Sebagai bagian dari langkah-langkah untuk menghentikan penyebaran virus corona (COVID-19), Kementerian Pertahanan...

Selasa, 07/04/2020 12:11 0

Mesir

Wabah Corona, Advokat Mesir Tuntut China Rp164 Ribu Triliun

Pada hari Ahad, Mesir telah mendaftarkan 1.173 kasus virus corona dengan 78 kematian.

Selasa, 07/04/2020 11:13 0

Asia

Inovatif, Cara Kampus di Tokyo Gelar Acara Wisuda saat Wabah Corona

Sebuah universitas di Jepang mengadakan upacara kelulusan virtual untuk para mahasiswanya dengan cara yang inovatif.

Senin, 06/04/2020 19:56 0

Close