... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Suara Pembaca

Gara-gara Corona?

Foto: Corona

Oleh: Yusuf Sholahuddin

KIBLAT.NET – Geger, semua jagat medsos dunia maya ataupun dunia nyata digegerkan dengan berita mewabahnya virus Corona atau di identifikasi dengan nama covid-19. Virus yang disinyalir berasal dari salah satu kota di Negeri tirai bambu tersebut, santer membuat dunia panik dan kebingungan akan pencegahan, dan cara mengatasinya.

Hasil riset medis membuktikan, bahwa memang virus itu termasuk virus yang berbahaya dan mematikan. Menjangkiti orang dengan cepat sehingga semua berusaha untuk menghindari. Dikabarkan bahwa hingga ratusan ribu terinfeksi gara-gara sentuhan virus ini. Sampai kepada pengosongan wilayah yang diduga tempat bersarang nya virus tersebut. Laa hawla wala quwwata illa billah….

Sampai virus ini terus mewabah muncul berbagai anggapan bahwa virus tercipta karena sebuah konspirasi global yang digawangi oleh segelintir orang (illuminati). Ada yang menganggap virus itu hanyalah azab bagi orang-orang kafir karena sembarangan makan atau melakukan pola makan di luar batas wajar apalagi dalam kacamata syari’at.

Sebelumnya, beredar di media sosial dengan sebuah video berdurasi beberapa menit mempertontonkan alangkah menjijikkan nya pola makan yang dilakukan oleh etnis tertentu, mulai dari mengkonsumsi katak yang dimakan hidup-hidup, anak tikus dan barang haram yang dihukumi secara syar’i menurut ajaran agama Islam.

Ada juga yang cuek bebek dengan mengutarakan ungkapan yang singkat padat dan jelas. “Ya karena corona orang mati, bukan karena Corona juga orang bakal mati, mau gimana lagi”. Seolah pasrah dengan kejadian yang ada, alih-alih banyak berdo’a dan ikhtiar malah ungkapan dingin yang meluncur. Subhanallah….

Ada lagi yang berusaha mencari fakta bahwa isu wabah corona sudah tertulis di salah satu buku yang sudah jadi pegangan khususnya masyarakat Indonesia dengan rangkaian kata ق ر ن خ ل ق ز م ن ك ذ ب (Qorona Kholaqo Zaman Kadzaba). Ah aya..aya.. wae atuh, kasian atuh yang membuatnya padahal mungkin ikhlas lillahi ta’ala untuk membantu mencerdaskan anak bangsa.

BACA JUGA  Fahri Hamzah Optimis Ekonomi Domestik Penyelamat di Tengah Ancaman Resesi

Si Corona juga mampu membuat sesuatu yang biasa menjadi luar biasa, seiring mewabahnya virus, bahwa beberapa tempat dengan tegas mengambil kebijakan sebagai berikut:

1.Sekolah diliburkan

sebuah instansi pemerintahan di kota A pun segera mengambil tindakan pencegahan dengan keluarnya maklumat dengan diliburkannya sekolah atau Madrasah hingga 2 pekan ke depan terhitung sejak hari Selasa, 17 Maret 2020, sebagai bentuk ikhtiar. Mau tidak mau membuat bertambahnya beban bagi para pembelajar dengan diberlakukan peraturan pemberlakuan belajar online.

2. Masjidil Haram Ditutup

Masjid yang menjadi episentrum keimanan dan tempat berkumpulnya kaum muslimin se dunia tak ayal menjadi korban keganasan virus ini, sehingga jama’ah sepi dan aktivitas umrah di berhentikan untuk sementara waktu sampai kondisi memungkinkan kembali.subhanallah…

3. Cadar dan pakaian hijab menjadi populer
Dalam upaya pencegahan, diambil sebuah kebijakan bahwa sesuai observasi wabah bisa di cegah dengan menutup seluruh tubuh tak terkecuali muka. Bagi mukminah itu hal yang menjadi habit mereka dan itulah ketetapan syara’ namun bagi mereka yang notabene non muslim tentu aneh sekali. Apakah ini peringatan keras dari Allah?
Padahal baru saja isu pemakaian cadar dan hijab di goreng oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, untuk di pertanyakan ke absahannya dalam ajaran islam menjadi barang langka yang di butuhkan secara langsung. Wallahu a’lam.

4. Penerbangan pun di-cancel
Nasib pilot dan pramugari pun jadi taruhan, karena dengan instruksi dari pusat bahwa penerbangan kemanapun harus di cancel terlebih ke wilayah yang tersebar dan terjangkit virus, meskipun mereka masih dapat tunjangan tapi kan tidak seperti biasanya…he…he…he…

Mukmin menyikapi bala’
Sebagai seorang mukmin yang yakin akan adanya Allah SWT, memahami dengan pasti bahwa segala sesuatu telah menjadi takdir dan ketentuan Allah SWT. Entah itu jodoh, rizqi, nasib dan bahkan musibah semua sudah ada bagian nya masing-masing, maka bagaimana si mukmin menyikapi ini yang menjadi urusan nafsi-nafsi.

Rasulullah pernah bersabda: Wabah thaun adalah kotoran yang dikirimkan oleh Allah terhadap sebagian kalangan Bani Israil dan juga orang-orang sebelum kalian. Kalau kalian mendengar ada wabah thaun di suatu negeri, janganlah kalian memasuki negeri tersebut. Namun, bila wabah thaun itu menyebar di negeri kalian, janganlah kalian keluar dari negeri kalian menghindar dari penyakit itu.” (HR Bukhari-Muslim).

BACA JUGA  Fahira Idris: Vaksin Masih Uji Klinis, Penanganan Covid-19 Jangan Menipis

Wabah ini juga disikapi hampir sama dengan wabah thaun yang menjadi pandemi sesuai arahan WHO yang di anggap dan menjadi rujukan sebagai juru kesehatan se Dunia.

Dalam salah satu chanel YouTube, Ustadz Oemar Mitha LC hafidzahullahu ta’ala berpesan kepada kita atas wabah yang terjadi ini. Bahwa semua orang di buat takut dan ketakutan dengan munculnya pandemi yang mematikan ini, tapi mereka tidak takut dengan Sang pemilik jagat raya,. Yang tentunya dengan kekuatan dan keuasaan Nya wabah tersebut bisa secepatnya hilang bi idznillah.

Senada dengan firman Allah SWT surat at taghabun ayat ke 11 yang berbunyi:

مَآ أَصَابَ مِن مُّصِيبَةٍ إِلَّا بِإِذْنِ ٱللَّهِ ۗ وَمَن يُؤْمِنۢ بِٱللَّهِ يَهْدِ قَلْبَهُۥ ۚ وَٱللَّهُ بِكُلِّ شَىْءٍ عَلِيمٌ

“Tidak ada suatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan ijin Allah; dan barangsiapa yang beriman kepada Allah niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.”

Solusi bijak mukmin bijak
Betapa hebat peristiwa ini sehingga kita yang tadinya yakin 100 persen akan kebesaran Allah jadi berkurang porsinya wal ‘iyadzu billah. Maka sebagai mukmin yang bijak mari sikapi setiap apapun yang terjadi dengan iman. Kalaulah ini ketetapan Allah atas keadilan Nya maka mari kita bertaubat dengan taubatan nasuha.

Perbanyak istighfar, senantiasa berwudhu dan menjaga sholat lima waktu, berdo’a dengan do’a yang telah diajarkan oleh Rasulullah dan jangan tinggalkan tempat-tempat keimanan seperti masjid, majelis ilmu dan tambatkan hati ini hanya bagi Robbul Izzah. Semoga coretan singkat ini bermanfaat.


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Yaman

Pandemi Corona, Koalisi Saudi-UEA Umumkan Gencatan Senjata Sepihak di Yaman

Koalisi Saudi-UEA yang memerangi gerilyawan Houthi di Yaman telah mengumumkan gencatan senjata secara sepihak.

Kamis, 09/04/2020 11:36 0

Amerika

Dua Hari Beturut-turut, Corona Tewaskan 2.000 Orang di AS

Adapun jumlah total yang terinfeksi di AS mencapai 429.052 kasus pada Rabu malam, setelah terkonfirmasi dalam 24 jam terakhir tambahan 32.819 infeksi baru.

Kamis, 09/04/2020 11:05 0

Manhaj

Kisah Turunnya Wahyu Pertama Kepada Rasulullah SAW

Rasulullah pulang dengan merekam bacaan tersebut dalam kondisi hati yang bergetar, dan menemui Khadijah binti Khuwailid sembari berucap, “Selimutilah aku, selimutilah aku!” maka beliau diselimuti hingga badan beliau tidak lagi menggigil layaknya terkena demam.

Kamis, 09/04/2020 10:19 0

Indonesia

MUI: Penolakan Jenazah Korban Covid-19 Tak Beralasan Secara Agama dan Medis

MUI menilai terjadi salah paham di masyarakat terkait adanya penolakan jenazah korban Covid-19

Kamis, 09/04/2020 08:35 0

Indonesia

Sebagai Daerah Penopang, Kabupaten Bekasi Juga Ajukan PSBB

Pemerintah Kabupaten Bekasi secara resmi telah mengajukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ke Pemerintah Pusat melalui Gubernur Jawa Barat.

Kamis, 09/04/2020 07:58 0

Indonesia

Anies Berlakukan PSBB Mulai Jumat Dini Hari, Berikut Garis Besarnya

Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan mengatakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) akan diberlakukan mulai Jumat (10/04/2020) dini hari.

Kamis, 09/04/2020 07:00 0

Amerika

Pandemi Corona Mengancam Mata Pencaharian Jutaan Orang

Menurut perkiraan Organisasi Buruh Internasional PBB, epidemi mengancam 195 juta pekerjaan pada kuartal kedua, karena perusahaan dan pabrik ditutup. Perkiraan ILO didasarkan pada dampak virus, dengan hilangnya 25 juta pekerjaan sepanjang tahun 2020.

Rabu, 08/04/2020 20:10 0

News

WhatsApp Kini Batasi Layanan “Pesan Diteruskan”, Ini Alasannya

Aplikasi WhatsApp pada Selasa (07/04/2020), menekankan pembatasan fitur "pesan diteruskan" bagi penggunanya hanya satu pesan dalam setiap percakapan. Hal ini dilakukan setelah maraknya penyebaran berita medis hoaks terkait virus corona.

Rabu, 08/04/2020 19:55 0

Inggris

Radio BBC Siarkan Shalat Jumat di Tengah Pandemi Corona

Umat Islam di Inggris kini dapat mendengarkan shalat Jumat yang disiarkan di radio BBC untuk pertama kalinya.

Rabu, 08/04/2020 19:46 0

Indonesia

Aneh, Mahfud MD Ngaku Dihubungi Napi Korupsi Lewat Whatsapp

Menkopolhukam Mahfud MD, menyebutkan bahwa keputusan untuk memberi remisi atau pembebasan bersyarat kepada narapidana merupakan keputusan rapat terbatas kabinet.

Rabu, 08/04/2020 18:31 0

Close