... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Tangguhkan Negosiasi, Taliban Tarik Timnya dari Kabul

Foto: Penentanganan kesepakatan bersenjara antara Taliban dan AS di Doha, Qatar

KIBLAT.NET, Kabul – Juru bicara Taliban mengumumkan bahwa gerakannya menarik tim negosiatornya dari Kabul. Pengumuman ini dikeluarkan beberapa jam setelah gerakan tersebut menangguhkan pembicaraan tentang pertukaran tahanan dengan pemerintah Afghanistan.

“Penundaan yang disengaja dalam pembebasan tahanan kami merupakan pelanggaran perjanjian perdamaian, jadi kami akan menarik tim teknis kami dari Kabul,” kata Suhail Shaheen, juru bicara kantor politik Taliban di Qatar, di Twitter seperti dilansir Reuters pada Selaa (07/03/2020).

Taliban pada Selasa pagi menangguhkan negoisasi dengan pemerintah Kabul mengenai pertukaran tahanan. Negosiasi itu diungkapkan “pembicaraan tidak berguna” oleh gerakan tersebut, menyusul sikap Kabul yang tidak mematuhi kesepakatan sebelumnya.

Keputusan Taliban menandai kemunduran terbaru terhadap upaya Washington untuk mengakhiri perang terpanjang AS dan menghentikan konflik puluhan tahun di Afghanistan. Upaya Amerika juga terhalang oleh kekerasan dan perseteruan politik untuk menduduki kursi kekuasaan.

Perjanjian yang ditandatangani oleh Amerika Serikat dan Taliban pada Februari lalu menyimpulkan pasukan internasional pimpinan AS akan mundur secara bertahap dengan imbalan jaminan keamanan dari Taliban. Ini merupakan peluang terbaik untuk mengakhiri intervensi militer AS berusia 18 tahun di Afghanistan.

Tetapi perdamaian tergantung pada pembicaraan antara pemerintah Afghanistan yang didukung AS dan Taliban. Pertukaran tahanan bertujuan untuk membangun kepercayaan di kedua belah pihak dalam mendukung pembicaraan ini.

Seorang juru bicara pemerintah mengatakan akan terus maju dengan rencana pembebasan tahanan.

“Kami meminta Taliban untuk tidak menyabotase operasi dengan membuat alasan sekarang,” kata Javed Faisal, juru bicara Dewan Keamanan Nasional di Kabul.

Penangguhan Taliban atas pembicaraan itu dapat menyebabkan eskalasi kekerasan yang pada gilirannya dapat mengancam rencana penarikan pasukan Amerika, target utama bagi Presiden AS Donald Trump.

Tiga anggota tim Taliban tiba di Kabul bulan lalu untuk memulai proses pertukaran tahanan. Belum jelas apakah anggota delegasi tersebut datang dari Qatar atau dari bagian Afghanistan.

Pekan lalu, para pejabat Afghanistan mengatakan mereka akan membebaskan 100 tahanan Taliban yang berusia 50 tahun dan dalam kondisi sakit.

Sebagai imbalannya, gerakan itu diharapkan akan membebaskan 20 pasukan keamanan Afghanistan. Pada akhirnya, tujuannya adalah agar kedua belah pihak membebaskan 6000 tahanan yang mereka miliki.

Sumber: Reuters
Redaktur: Sulhi El-Izzi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Pandemi Corona Semakin Mengkhawatirkan, PKS: Perlu Penguatan BNPB dan Zikir Nasional

Anggota Komisi VIII DPR-RI, Bukhori Yusuf, mendorong penguatan BNPB secara kelembagaan segera mungkin melalui revisi UU No. 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana. Bukhori menekankan pentingnya penguatan BNPB ini mengingat peran BNPB cukup besar dalam penanganan bencana alam maupun bencana nonalam, salah satunya adalah penanganan wabah Covid-19.

Rabu, 08/04/2020 06:08 0

Indonesia

MADINA Berbagi Sembako untuk Masyarakat Terdampak Covid-19

Wabah virus corona semakin menyebar di Indonesia, angka kasus positif virus ini terus bertambah. Berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerinah dalam penangan virus ini. Seperti pengurangan aktivitas kerja di perkantoran dan perusahaan, kegiatan sosial dan keagamaan pun sangat dikurangi dan sebagian masyarakat sudah mulai sadar dengan adanya resiko virus corona ini.

Selasa, 07/04/2020 20:57 0

Indonesia

Sejumlah BEM Merasa Dicatut Aliansi BEM DKI yang Kritik Anies

Nama Aliansi BEM DKI Jakarta sempat ramai menjadi perbincangan. Sekumpulan mahasiswa yang mengaku sebagai perwakilan BEM dari beberapa perguruan tinggi di ibu kota tersebut mengkritik kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menjadikan hotel bintang lima sebagai tempat menginap tenaga medis yang menangani pasien Covid-19.

Selasa, 07/04/2020 20:20 0

Indonesia

Anggaran Rp 405,1 T Saat Wabah Covid-19 Diprioritaskan Untuk Sektor Ekonomi Jadi Tanda Tanya

Porsi anggaran kesehatan hanya sebesar Rp 75 Triliun atau sekitar 18,5 persen dari total anggaran

Senin, 06/04/2020 21:54 0

Indonesia

Politisi Nasdem Sebut Luhut Menteri Palu Gada

Anggota Komisi IV DPR-RI, Fauzi H Amro mengkritisi sikap Luhut Binsar Panjaitan terkait penanganan Corona. Ia menekankan, sesuai isi Keppres Nomor 9 Tahun 2020

Senin, 06/04/2020 20:52 0

Indonesia

KAMMI: Pemerintah Belum Tegas Soal Pembatasan Sosial Berskala Besar

Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) menilai pemerintah tidak transparan dalam menyampaikan data kematian korban Covid 19.

Senin, 06/04/2020 19:51 0

Indonesia

KAMMI Sebut Tenaga Kesehatan Berguguran Karena Negara Lalai, Desak Jokowi Minta Maaf

Per 6 April 2020, sekurang-kurangnya 30 tenaga kesehatan telah meninggal dunia akibat COVID-19

Senin, 06/04/2020 18:14 0

Indonesia

Surat Edaran Menag Jelang Ramadhan: Bukber, I’tikaf, Hingga Takbir Keliling Ditiadakan

Surat Edaran Menteri Agama tersebut dimaksudkan untuk memberikan panduan beribadah sekaligus mencegah penyebaran Covid-19

Senin, 06/04/2020 17:54 0

Artikel

Solidaritas Untuk Umat Islam Suriah

Mendengar dan membaca berita mengenai umat muslim Suriah sangat menyedihkan dan memprihatikan kita. Bagaimana tidak, saudara-saudara kita muslim Suriah mengalami penderitaan yang luar biasa. Ratusan ribu umat Islam Suriah dibunuh dan dibantai dengan sadis dan biadab oleh militer rezim Syiah Basyar Assad dan sipil Syiah Suriah yang dibantu oleh rezim Syiah Iran dan komunis Rusia. Umat Islam Suriah kehilangan keluarga, harta, dan rumah, bahkan nyawa mereka. Keluarga mereka dibunuh. Harta mereka dirampas. Rumah dan desa mereka dibakar. Kehormatan muslimah mereka dilecehkan. Muslimah mereka diperkosa sampai mati di depan ayah, suami, dan saudaranya.

Senin, 06/04/2020 14:26 0

Indonesia

Ahmad Riza Patria Terpilih Menjadi Wagub DKI Jakarta

Setelah hampir dua tahun tak didampingi wagub. Akhirnya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali memiliki pendamping untuk menjalankan kepemimpinannya di ibu kota. 

Senin, 06/04/2020 13:28 1

Close