... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pasien Sembuh 1.000 Lebih, Tren Covid-19 di Turki Menurun di Awal April

KIBLAT.NET, Ankara – Angka uji virus corona harian Turki telah mencapai 20.000 ketika jumlah kematian meningkat menjadi 574 setelah 73 orang meninggal karena COVID-19 dalam 24 jam terakhir. Demikian laporan Menteri Kesehatan Fahrettin Koca pada Ahad (05/04/2020) malam.

Sebanyak 20.065 tes dilakukan pada hari Ahad, dan jumlah tes keseluruhan yang dilakukan sejauh ini mencapai 181.445.

Jumlah total kasus virus corona yang dikonfirmasi melonjak menjadi 27.069 karena 3.135 lebih banyak orang dinyatakan positif terkena virus dalam sehari.

Sejauh ini, 1.042 pasien telah pulih dan dipulangkan dari rumah sakit, sementara 1.381 pasien saat ini menerima perawatan intensif.

Pada catatan positif, tingkat peningkatan kasus virus corona telah turun ke level terendah sejak awal April, menurut data resmi.

Tingkat diumumkan sebagai 25% pada tanggal 31 Maret, 15,9% pada tanggal 1 April, 15,7% pada tanggal 2 April, 15,4% pada tanggal 3 April, 14,4% pada tanggal 4 April dan 13,1% pada tanggal 5 April. Data ini menunjukkan secercah harapan bagi puluhan juta orang-orang di seluruh negeri menunggu berita positif ketika mereka tinggal di dalam rumah dan mengikuti saran dari Departemen Kesehatan dan pejabat lainnya.

Muncul dari China Desember lalu, COVID-19, penyakit yang disebabkan oleh virus corona baru, telah menyebar ke setidaknya 183 negara dan wilayah di seluruh dunia, dengan pusatnya bergeser ke Eropa.

BACA JUGA  Editorial: Normalkah New Normal?

Pandemi telah menewaskan lebih dari 67.200 orang dan menginfeksi lebih dari 1,2 juta, sementara hampir 253.000 orang pulih dari penyakit itu, menurut angka yang dikumpulkan oleh Johns Hopkins University yang berbasis di AS.

Turki telah meningkatkan langkah-langkahnya untuk mengekang penyebaran virus termasuk jam malam 24 jam untuk orang di bawah usia 20 tahun. Jam malam yang serupa untuk orang di atas usia 65 tahun sebelumnya telah diberlakukan.

Tiga puluh satu dari 81 provinsi di negara itu terkunci pada Jumat malam, melarang orang meninggalkan kota-kota di provinsi-provinsi ini. Istanbul, Ankara dan İzmir, provinsi berpenduduk paling padat di negara ini, termasuk dalam karantina ini.

Langkah-langkah nasional ditambahkan hampir setiap hari, sementara kota mengambil tindakan pencegahan mereka sendiri juga. Istanbul dan Ankara tidak mengizinkan warga menggunakan transportasi umum tanpa mengenakan topeng.

Sumber: Daily Sabah
Redaktur: Ibas Fuadi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Kemenag Diminta Siapkan Langkah Mitigasi Jika Haji Tahun Ini Ditiadakan

Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi telah menyarankan penundaan segala jenis kontrak terkait pelaksanaan ibadah Haji

Senin, 06/04/2020 09:42 1

Indonesia

PKS: Dr. Ahzami Ulama yang Aktif Dakwah Membimbing Umat

Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini mengucapkan belasungkawa dan duka cita mendalam atas wafatnya Dr. KH. Ahzami Samiun Jazuli

Ahad, 05/04/2020 15:54 0

Artikel

Belanja Bahan Makanan Saat Pandemi Corona, Jangan Lupa Dibersihkan

Pandemi corona membuat orang-orang lebih banyak berdiam di dalam rumah. Sesuai anjuran pemerintah, ahli medis, dan para pemuka agama, tak perlu banyak keluar rumah kecuali untuk hal-hal yang bersifat mendesak seperti mencari perawatan medis dan berbelanja bahan makanan.

Ahad, 05/04/2020 12:30 0

Indonesia

Ahli Tafsir Dr. Ahzami Samiun Jazuli Wafat

Ulama ahli tafsir sekaligus pengasuh Yayasan Pendidikan Islam Darul Hikmah (YAPIHD) Bekasi Dr. Ahzami Samiun Jazuli wafat

Ahad, 05/04/2020 11:15 0

Indonesia

Dampak Pandemi Corona, Ribuan Satpam Kehilangan Pekerjaan

Dampak ekonomi dari pandemi virus Covid-19 cukup terasa bagi sektor industri di Indonesia. Diberlakukannya sosial distancing dan work from home telah menyebabkan beberapa aktivitas bisnis melamban dan berhenti. Termasuk dunia industri keamanan yang juga mengalami dampaknya.

Ahad, 05/04/2020 10:49 0

Indonesia

Solo KLB Corona, Kuttab Al-Faruq Belajar Daring Via ZOOM

Berorientasi pada menghafal Al-Qur'an dan pendidikan adab, lembaga pendidikan setingkat SD itu memiliki 40 siswa, tersebar dari kelas 1 hingga 5. Untuk mendukung pembelajaran online, aplikasi ZOOM Cloud Meetings digunakan untuk membantu para siswa belajar.

Ahad, 05/04/2020 10:28 0

Indonesia

Pandemi Corona Belum Usai, Komunitas TDA Bali Salurkan Sembako kepada Warga Terdampak

Penyebaran Covid-19 yang cukup cepat, memaksa pemerintah menerapkan darurat corona. Salah satu anjuran pemerintah adalah agar warga menerapkan social distancing. Semua warga diharapkan untuk banyak tinggal di rumah dan mengurangi kerumunan. Langkah ini adalah upaya untuk memutus rantai penyebaran virus yang hingga kini belum ditemukan obatnya.

Ahad, 05/04/2020 10:27 0

Indonesia

Solidaritas Atar Tetangga Diperlukan untuk Hadapi Dampak Wabah Covid-19

Wabah Covid-19 membuat banyak orang ekonominya terpukul

Ahad, 05/04/2020 01:20 0

Indonesia

Begini Pedoman Pengurusan Jenazah Covid-19 Menurut MUI

Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengatur tentang pedoman pengurusan jenazah yang sebelumnya terinfeksi virus SARS-CoV-2 atau corona

Sabtu, 04/04/2020 22:33 0

Indonesia

Ada Corona, Pengacara Ustadz ABB Ajukan Asimilasi dan Integrasi

Tim Pengacara Muslim meminta Presiden Republik Indonesia untuk memberikan asimilasi dan Hak Integrasi kepada Ustadz Abu Bakar Baasyir (ABB).

Sabtu, 04/04/2020 22:20 0

Close