... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Taliban Serbu Sejumlah Lokasi Militer Rezim Afghanistan

Foto: Tentara Afghanistan/ilustrasi

KIBLAT.NET, Kabul – Polisi dan pejabat pemerintah mengatakan pada Senin (30/03/2020) bahwa gerilyawan Taliban menewaskan sedikitnya 27 pasukan keamanan Afghanistan. Serangan ini terjadi di saat upaya perdamaian yang diperantarai AS menghadapi kesulitan serius.

Amerika Serikat dan Taliban mencapai kesepakatan bulan lalu yang memungkinkan Washington dan sekutunya menarik pasukan, dengan imbalan janji Taliban menghentikan terorisme.

Perjanjian tersebut juga termasuk komitmen Taliban untuk mengadakan pembicaraan damai dengan pemerintah Afghanistan yang didukung oleh Washington. Tetapi upaya untuk memulai pembicaraan itu terhambat oleh perbedaan antara pemerintah dan Taliban mengenai pertukaran tahanan dan pembentukan tim negosiasi, di samping konflik politik di internal pemerintah Kabul.

Taliban belum menyetujui gencatan senjata dengan pasukan pemerintah. Serangan pun terus berlanjut meskipun Taliban tidak mengumumkan dimulainya Operasi Musim Semi, seperti yang biasa yang digelar setiap tahun.

Dalam bentrokan terakhir, seorang juru bicara pasukan keamanan mengatakan bahwa pada Ahad (29/03/2020) orang-orang bersenjata menyerbu kompleks perwira polisi senior di provinsi timur laut Takhar. Sedikitnya 13 polisi tewas dan sejumlah lainnya terluka akibat pertempuran itu.

Di selatan provinsi Zabul, polisi mengatakan pasukan Taliban menyerang situs keamanan pemerintah, menewaskan sedikitnya 11 tentara pada Ahad. Kementerian Pertahanan mengatakan di Twitter bahwa enam tentara tewas dalam bentrokan itu.

Para pejabat mengatakan situs keamanan pemerintah juga diserang di provinsi Helmand di selatan dan provinsi Baghlan di utara. Empat pasukan keamanan tewas di dua daerah itu.

BACA JUGA  Afghanistan Tangkap Pemimpin ISIS Asia Selatan

Seorang juru bicara polisi mengatakan 13 gerilyawan Taliban tewas di Baghlan. Para pejabat juga mengatakan bahwa Taliban juga menderita kerugian dalam tiga serangan lainnya, tetapi tidak memberikan rincian.

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengunjungi Kabul dan Doha, tempat kantor politik Taliban, pekan lalu untuk mendesak semua pihak berpartisipasi dalam memajukan proses perdamaian.

Sumber: Reuters
Redaktur: Sulhi El-Izz


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Jazuli Juwaini: Kemenkes Harus Lebih Profesional Atasi Corona

Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mendesak Kemenkes RI untuk lebih profesional dalam pelayanan medis dan penanganan pasien covid-19.

Selasa, 31/03/2020 00:23 0

Indonesia

PKS Minta Anggaran Kementrian dan Lembaga Difokuskan Atasi Corona

Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengucapkan keprihatinan yang mendalam atas masyarakat yang terdampak Virus Wuhan atau Corona.

Selasa, 31/03/2020 00:08 0

Indonesia

Nasir Djamil: Status Darurat Sipil Tunjukkan Pemerintah Gagap Tangani Corona

Anggota Komisi III DPR RI, M. Nasir Djamil mendesak Presiden Jokowi untuk melupakan keinginannya untuk menerapkan darurat sipil dalam mengatasi wabah virus corona.

Senin, 30/03/2020 23:49 0

Indonesia

Cegah Corona, Walikota Pekalongan Berlakukan Jam Malam

Pemerintah Kota Pekalongan memberlakukan jam malam untuk mencegah penyebaran virus Corona. Menurut Walikota Pekaongan, HM. Saelany Machfudz

Senin, 30/03/2020 23:26 0

Indonesia

Masyarakat Masih Nekat Berkumpul, MIUMI Aceh: Meremehkan Himbauan Medis dan Ulama Menyalahi Syariat

Badai pandemi corona masih belum berakhir. Total kasus per 30 Maret 2020 adalah 1.285 orang dengan rincian 1.107 dalam perawatan, 114 meninggal, dan 64 sembuh. Infeksi virus corona atau Covid-19 juga telah menyebar ke 24 provinsi di Indonesia. Kasus terbanyak masih dipegang oleh DKI Jakarta dengan total kasus 675 dengan rincian 562 dalam perawatan, 68 meninggal, dan 45 sembuh.

Senin, 30/03/2020 22:49 0

Indonesia

Update Corona: 1.414 Kasus, 75 Sembuh, 122 Meninggal

Pemerintah Indonesia melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mencatat sebanyak 75 pasien dinyatakan sembuh dari covid-19. Namun, virus dari Cina ini juga menelan 122 korban meninggal dunia dan kasus positif bertambah menjadi 1.414 kasus.

Senin, 30/03/2020 19:37 0

Indonesia

Karantina Wilayah: Perlu tapi Pemerintah Belum Siap

Badai pandemi corona masih belum berakhir. Total kasus per 30 Maret 2020 adalah 1.285 orang dengan rincian 1.107 dalam perawatan, 114 meninggal, dan 64 sembuh. Infeksi virus corona atau Covid-19 juga telah menyebar ke 24 provinsi di Indonesia. Kasus terbanyak masih dipegang oleh DKI Jakarta dengan total kasus 675 dengan rincian 562 dalam perawatan, 68 meninggal, dan 45 sembuh.

Senin, 30/03/2020 07:33 0

Indonesia

Pandemi Corona, Mukernas VI Parmusi Digelar Secara Online

Ketua Umum Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi), H. Usamah Hisyam membuka Mukernas VI Parmusi pada Ahad (29/03/2020) pagi. Kegiatan yang diikuti para pengurus wilayah Parmusi di seluruh Indonesia itu dilakukan secara online.

Ahad, 29/03/2020 22:15 0

Indonesia

MUI: Dana Ibu Kota Baru Sebaiknya untuk Rakyat Ketika Lockdown

Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas memberikan beberapa pertimbangan kepada elit negeri ini dalam menyikapi Coron

Ahad, 29/03/2020 19:57 0

Suara Pembaca

Penanganan Corona Memang Santuy, Tapi Pemerintah Sama Sekali Tidak Salah

Santuy, itulah kata yang pantas disematkan kepada pemerintah dalam menangani wabah corona yang hari ini (29/03/2020) kasusnya telah menembus angka seribu. Atau paling tidak, itulah yang bisa kita simpulkan dari kritikan yang disampaikan oleh para oposan terkhusus Fraksi Partai Keadilan Sejahtera.

Ahad, 29/03/2020 15:53 0

Close