... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Perppu Darurat Sipil Tak Mengatur Soal Wabah Penyakit

Foto: Wabah Corona.

KIBLAT.NET, Jakarta – Anggota LBH Street Lawyer, Ari Saputera Tarihoran menegaskan bahwa masyarakat sudah melakukan Pembatasan Sosial Sekala Besar (PSBB) sebelum ditetapkan Presiden. Namun, ia menekankan bahwa hingga kini PSBB belum efektif karena korban terus bertambah.

“Meskipun rakyat telah melakukannya terlebih dahulu, namun angka kasus positif dan kematian tetap bertambah. Dengan kata lain pembatasan sosial tidak efektif untuk meredam angka yang terkena Covid-19,” katanya kepada Kiblat.net melalui keterangan persnya pada Selasa (31/03/2020).

Menurutnya, yang dibutuhkan oleh rakyat Indonesia saat ini adalah karantina wilayah atau karantina rumah. Hal ini agar rakyat yang saat sudah mulai berhenti bekerja di luar dan bahkan sudah ada yang mudik dapat di berikan kebutuhan hidup dasar oleh Negara.

“Sebagaimana diatur dalam Pasal 55 dan Pasal 56 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 Tentang Kekarantinaan Kesehatan,” tuturnya.

Selain itu dengan ditetapkan karantina rumah atau karantina wilayah, maka akan mengurangi pergerakan manusia sehingga penularan Covid-19 tidak semakin bertambah.

Sementara itu, Darurat Sipil berdasarkan Pasal 1 Ayat (1) angka 1 PERPPU No. 23 Tahun 1959 Tentang Keadaan Bahaya sama sekali tidak mengatur tentang wabah penyakit. Sehingga tidak tepat untuk ditetapkan dan atau digunakan untuk menyikapi Corona.

“Yang perlu dilakukan Pemerintah adalah siap siaga menyediakan kebutuhan masyarakat selama Karantina Kesehatan dan kebutuhan tenaga kesehatan baik alat-alat kesehatan maupun fasilitas pendukungnya,” ulasnya.

BACA JUGA  Ternyata Sertifikasi Dai Tak Pernah Dibahas di DPR

Pemerintah, kata dia, juga sudah seharusnya membuat aturan teknis bagaimana relaksasi kredit diberikan kepada seluruh nasabah kredit terkecuali orang yang berpenghasilan tinggi. Pemerintah harus mengalihkan dana-dana project untuk penanganan Covid-19, karena perjanjian kerjasama proyek-proyek Pemerintah tidak dapat dilaksanakan disebabkan adanya keadaan Kahar (Force Majeure).

“Mari kita bantu tenaga medis untuk mengurangi penularan Covid-19 dengan memberlakukan Karantina Rumah atau Karantina Wilayah,” tuturnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

News

Soal Darurat Sipil, Pengamat Hukum: Sekarang Virus War , Bukan Civil War

Pengamat Hukum, Dr. Suparji Ahmad, SH, MH menegaskan bahwa wacana penetapan darurat sipil sebaiknya tidak direalisasikan.

Selasa, 31/03/2020 13:19 0

Info Event

Bantu Mereka yang Tak Bisa #DiRumahAja Saat Wabah Corona

Mari bantu orang-orang yang karena tuntutan keadaan tak bisa #DiRumahAja saat terjadi wabah virus Corona

Selasa, 31/03/2020 12:21 0

Turki

Wabah Corona, Turki Gerakkan Narapidana Produksi APD

KIBLAT.NET, Ankara – Tahanan Turki di enam penjara berbeda menghasilkan 1,5 juta masker sekali pakai...

Selasa, 31/03/2020 11:36 0

Afghanistan

Taliban Serbu Sejumlah Lokasi Militer Rezim Afghanistan

Taliban belum menyetujui gencatan senjata dengan pasukan pemerintah. Serangan pun terus berlanjut meskipun Taliban tidak mengumumkan dimulainya Operasi Musim Semi, seperti yang biasa yang digelar setiap tahun.

Selasa, 31/03/2020 07:56 0

News

Terus Melonjak, Jumlah Infeksi Corona di Seluruh Dunia Lampaui Angka 700.000

Virus yang bersal dari Wuhan, Cina ini telah menyebar ke setidaknya 177 negara di seluruh dunia dan telah merenggut lebih dari 33.500 nyawa warga dunia.

Senin, 30/03/2020 17:55 0

Suriah

Narapidana di Penjara SDF Berontak, Sejumlah Tahanan ISIS Kabur

Banyak pihak menyebutkan para tahanan anak-anak dan yang lainnya ditangkap dengan tuduhan palsu atau karena menolak kebijakan perekrutan wajib militer SDF.

Senin, 30/03/2020 08:56 0

Suara Pembaca

Penanganan Corona Memang Santuy, Tapi Pemerintah Sama Sekali Tidak Salah

Santuy, itulah kata yang pantas disematkan kepada pemerintah dalam menangani wabah corona yang hari ini (29/03/2020) kasusnya telah menembus angka seribu. Atau paling tidak, itulah yang bisa kita simpulkan dari kritikan yang disampaikan oleh para oposan terkhusus Fraksi Partai Keadilan Sejahtera.

Ahad, 29/03/2020 15:53 0

Artikel

Heal the World, Make it Better Place

Mari sembuhkan bumi, membuatnya jadi tempat yang lebih baik. Sang penyanyi telah meninggal, namun sepenggal lagu tentang bumi mengingatkan kita, manusia, akan satu hal besar yang terlupakan.

Ahad, 29/03/2020 12:17 0

Artikel

Lockdown, Simalakama bagi Jokowi

Meski tak dijelaskan spesifik, Jokowi seolah menyatakan bahwa lockdown tak sesuai dengan karakter bangsa Indonesia.

Sabtu, 28/03/2020 19:20 0

Suara Pembaca

Ibu Bercita-cita Mulia

Covid-19 bukan hanya berdampak pada para pekerja, atau kondisi ekonomi saja, akan tetapi para siswa-siswi dari segala jenjang pendidikan pun kena imbasnya. Mereka dengan terpaksa diliburkan dan menjalankan tugas sekolah dari rumah masing-masing dengan bantuan para orang tua. Adanya perpanjangan masa libur oleh pihak sekolah membuat beberapa orang tua mengeluh.

Sabtu, 28/03/2020 16:46 0

Close