... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pertempuran di Libya Memanas di Tengah Ancaman Pandemi Corona

Foto: Ilustrasi

KIBLAT.NET, Tripoli – Pertempuran meningkat di beberapa front di Libya pada Jumat (27/03/2020). Penyebaran Virus Corona di negara itu tak menghentikan peperangan.

Pertempuran sengit di Libya pekan ini kembali meletus setelah disepakatinya gencatan senjata. Peningkatan kekerasan ini terjadi di tengah desakan internasional kepada pihak-pihak yang bertikai di Libya untuk tenang sehingga dapat memberi kesempatan petugas kesehatan mengatasi pandemi Covid-19.

Libya mengkonfirmasi kasus infeksi pertama Corona pada Senin lalu. Pasien pertama Corona adalah seorang pria Libya yang baru saja kembali dari luar negeri.

Setelah bertahun-tahun mengalami kekerasan dan kerusuhan, banyak infrastruktur medis di negara itu hancur. Rumah sakit dan klinik menjadi sasaran serangan. Banyak dokter dan perawat belum mendapat gaji sejak Desember.

Pasukan Libya timur (Tentara Nasional Libya), yang dipimpin oleh Khalifa Haftar, menyerang Tripoli selama hampir setahun. Milisi itu berusaha merebut ibukota Tripoli dari pasukan Pemerintah Rekonsiliasi Nasional yang diakui oleh internasional sebagai pemerintahan sah .

UEA, Mesir, dan Rusia mendukung Tentara Nasional Libya secara militer, sementara pemerintah Kesepakatan Nasional mendapat dukungan dari Turki.

Upaya diplomatik tidak berhasil karena putaran pembicaraan terakhir di Jenewa bulan lalu tidak membuat kemajuan menuju solusi politik, dan utusan PBB mengundurkan diri dengan alasan kesehatan.

Namun sebelum mundur dari jabatannya, utusan internasional itu memperingatkan bahwa embargo senjata yang diberlakukan terhadap Libya dilanggar secara berkala karena aliran pejuang dan senjata terus dari luar negeri untuk mendukung kedua sisi konflik.

Uni Eropa mengatakan pada Kamis bahwa mereka akan memulai misi angkatan laut dan udara baru untuk menghentikan pelanggaran embargo.

Penduduk mengatakan, ledakan besar telah mengguncang Tripoli sejak tengah malam, dan tembakan artileri dilaporkan terjadi di seluruh kota pada Jumat pagi.

Bentrokan kekerasan dilaporkan di Libya barat di daerah antara Tripoli dan perbatasan Tunisia, di pinggiran selatan ibukota, dan di garis konfrontasi antara Sirte dan Misrata di sebelah timur Tripoli.

Satu sumber militer di Tentara Nasional Libya mengatakan pertempuran itu berlanjut pada Jumat dini hari di barat kota pelabuhan tengah Sirte, yang direbut oleh Tentara Nasional Libya pada Januari. Kantor media pasukan yang setia kepada Pemerintah Kesepakatan Nasional tidak mengomentari masalah ini.

PBB mengatakan dalam sebuah pernyataan pada Jumat bahwa organisasi internasional “terganggu oleh berlanjutnya pertempuran di dan sekitar Tripoli, meskipun gencatan senjata kemanusiaan telah disepakati.”

Sumber: Reuters
Redaktur: Sulhi El-Izzi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suara Pembaca

Merindukan Imam Nawawi Bersama Sri Mulyani

Oleh: Azzam Diponegoro KIBLAT.NET – Di tengah penanganan wabah corona yang mulai menuai kritik, pemerintah...

Sabtu, 28/03/2020 06:55 0

Indonesia

Wabah Corona Mulai Menyerang Tenaga Medis, Masyarakat Perlu Lebih Patuhi Stay at Home

Wabah corona yang menyerang Indonesia nampaknya belum menunjukkan tanda akan mereda. Selain trend jumlah pasien positif yang meningkat, wabah tersebut juga mulai menginfeksi sejumlah dokter dan perawat di Indonesia bahkan beberapa diantara mereka meninggal dunia.

Jum'at, 27/03/2020 17:59 0

Indonesia

Sekjen MUI: Pemberian BLT ke 29 Juta Masyarakat Harus Benar-benar Terealisasi

Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas menyikapi rencana pemerintah yang akan memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada kelompok masyarakat dengan ekonomi rentan

Jum'at, 27/03/2020 15:54 0

Indonesia

Realisasikan Pemotongan Gaji DPR, PKS Bantu APD Melalui IDI

Bantuan PKS diserahkan dan diterima langsung oleh Ketua Umum IDI Dr. Daeng M Faqih, SH, MH di Kantor Pusat IDI Jakarta, Kamis 26 Maret 2020.

Jum'at, 27/03/2020 15:20 0

Indonesia

Pemerintah Butuh Dana Rp 300 Triliun Jika Terapkan Lockdown

Jumlah pasien positif corona di Indonesia terus bertambah. Total kasus per 26 Maret 2020 adalah 893 orang dengan rincian 780 dalam perawatan, 78 meninggal, dan 35 sembuh. Infeksi virus corona atau Covid-19 juga telah menyebar ke 24 provinsi di Indonesia.

Jum'at, 27/03/2020 14:40 0

Indonesia

Soal Pemulihan Sektor Bisnis, Pemerintah Berencana Terbitkan Surat Utang Baru

Recovery bonds ini merupakan skenario agar sektor bisnis tidak terdampak pandemi Covid-19.

Jum'at, 27/03/2020 12:49 0

Indonesia

Penyebaran Virus Semakin Meluas, DPR Minta Pemerintah Pertimbangkan Opsi Lockdown

Rofik menambahkan, penyebaran virus Corona ini paling banyak dibawa oleh para pemudik yang kembali ke kampung halaman.

Jum'at, 27/03/2020 12:29 0

Indonesia

Tak Mampu Tanggulangi Corona, Menkes Terawan Didesak Mundur

Masyarakat Indonesia yang positif corona semakin bertambah. Hingga kini, yang telah meninggal dunia sebanyak 58 orang dan pasien yang positif terkena virus covid-19 sebanyak 790 orang

Kamis, 26/03/2020 14:57 0

Video Kajian

Sikap Zuhud di Tengah Wabah Corona

Di tengah wabah corona ini mari kita sejenak merenung, sejenak kita melihat ke dalam diri kita, barang kali kita mendapati dalam jiwa kita ada ketakutan - ketakutan.

Kamis, 26/03/2020 11:27 1

Tarbiyah Jihadiyah

Bertahan di Tengah Wabah Corona dengan Zuhud

Di tengah wabah corona, muncul ketakutan dan kekhawatiran. Ada ketakutan anak dan istri tidak makan dengan layak, ada kekhawatiran harga-harga melambung tinggi, khawatir kehilangan pekerjaan dan kekurangan pendapatan.

Kamis, 26/03/2020 07:22 0

Close