... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Suara Pembaca

Ibu Bercita-cita Mulia

Foto: Ibu (ilustrasi). (Foto: Gettyimages)

Oleh: Siti Hartinah Ode, SH. (The Voice of Muslimah Papua Barat)

KIBLAT.NET – Covid-19 bukan hanya berdampak pada para pekerja, atau kondisi ekonomi saja, akan tetapi para siswa-siswi dari segala jenjang pendidikan pun kena imbasnya. Mereka dengan terpaksa diliburkan dan menjalankan tugas sekolah dari rumah masing-masing dengan bantuan para orang tua. Adanya perpanjangan masa libur oleh pihak sekolah membuat beberapa orang tua mengeluh.

Dilansir dari Tempo.co (26/03/2020), adanya salah satu orang tua yang mengeluh dikarenakan perpanjangan masa libur. Miftah mengatakan jika tugas yang diangkat tentang social distancing, dirinya masih bisa memberikan pemahaman sedikit demi sedikit kepada anaknya. Namun dia mengaku stres saat anaknya bertanya tentang definisi virus, sebab musabab, dan cara penularan hingga bisa mengakibatkan meninggal dunia.

Salah satu fakta yang dapat kita lihat ditengah-tengah pandemi ini adalah kurangnya kesiapan orang tua untuk mendampingi anak-anak mereka dalam proses belajar-mengajar di rumah. Yang artinya, proses belajar-mengajar seluruhnya mereka serahkan kepada pihak sekolah.

Ini merupakan sebuah fakta miris dimana para orang tua tidak mampu menjadi guru bagi anak-anak mereka, terkhusus bagi seorang ibu. Seorang ibu di dalam keluarganya menduduki posisi yang sangat strategis. Dimana posisi ini tidak dapat digantikan oleh siapapun, bahkan oleh seorang ayah sekalipun. Jika, posisi ini digeser atau tergeser maka imbas yang ditimbulkan akan sangat fatal.

Namun fenomena yang ada saat ini menggambarkan bagaimana seorang wanita -termaksud seorang wanita muslim- yang tergila-gila mengejar karir dunia, tanpa memandang batasan atau kewajibanya sebagai seorang wanita yang telah menyandang gelar sebagai seorang ibu. Bahkan tidak jarang mereka akan lebih menitik beratkan perhatianya terhadap karir daripada anak yang masih membutuhkan asuhanya.

BACA JUGA  Mengandung Kebijakan Tidak Serius, Melahirkan Jumlah Positif yang Masif

Pada akhirnya, tidak mengherankan jika para orang tua mengeluh ketika masa libur sekolah diperpanjang. Karena mereka terbiasa dengan aktivitas “menitipkan” anaknya di sekolah untuk mengikuti proses pembelajaran. Para orang tua mengambil peran mengontrol pengulangan kembali pembelajaran di sekolah saat malam hari. Namun, sayangnya tanpa sadar hal ini menggeser posisi mereka sebagai pengajar utama bagi anak-anaknya menjadi pengawas pengulangan pelajaran saja.

Dalam Islam, seorang ibu diberikan gelar sebagai ummu wa rabatul bait bukanlah tanpa alasan. Ada beberapa alasan mengapa seorang ibu menempati posisi istimewa dan strategis di dalam keluarganya. Yang pertama, sebagai madrasah ula bagi anak mereka. Seorang ibu memiliki tugas ganda yang tidak akan pernah dirasakan oleh seorang ayah. Seorang ibu akan mengandung selama sembilan bulan bahkan lebih, lalu melahirkan dan kemudian membimbing si buah hati agar mampu berjalan di muka bumi sebagai hamba dengan ketaatan kepada Allah SWT.

Maka, sungguh wajar Rasulullah SAW, dalam sebuah hadisnya menyebutkan sebanyak tiga kali kata ibu sebelum menyebut kata ayah. Tanggung jawab sebagai madrasah ula pun bukanlah hal gampang, karena seorang ibu harus aris mampu memberikan informasi-informasi akurat kepada si buah hati. Menjadikan informasi tersebut sebagai pemahaman yang nantinya akan menjadi pedomanya dalam mengarungi hidup. Sebabnya seorang ibu tidak boleh memberikan informasi salah, informasi tersebut harus mampu menjadikan dan mengarahkan si buah hati menjadi taat terhadap hukum syara‘.

BACA JUGA  Solidaritas Muslim Berbagi Mushaf dan Sembako kepada 150 Muallaf Bukit Menoreh

Yang kedua, seorang ibu merupakan tiang keluarga dan tiang negara. Selayaknya sebuah bangunan, kokohnya bangunan tersebut tergantung pada tiang yang menopangnya. Jika, tiang penopangnya kokoh maka, bangunan itu akan terlihat gagah dan kokob berdiri. Tetapi, jika tiang penyokongnya rapuh, maka, bangunan itu pun akan mudah runtuh dan hancur.

Maksud dari tiang sebuah keluarga dan negara adalah peran penting seorang wanita yang menjadi ibu generasi. Merekalah yang akan melahirkan generasi penerus, dan ketika peran ibu bergeser dan tergeser maka, tanggung jawabnya atau tugasnya sebagai madrsah ula pun akan terganggu. Rusaknya peran seorang ibu akan berimbas pada rusaknya generasi penerus. Dan rusaknya generasi penerus akan berimbas pada rusaknya pengaturan negara.

Selayaknya, seorang ibu memiliki cita-cita tinggi nan mulia. Tetapi, bukan berarti manivestasikan cita-cita tersebut dalam bentuk “wanita pemuja dolar”. Yang mana fokus mereka lebih menitik beratkan kepada karir dan mengeyampingakan tugas utama mereka.

Marilah berkaca kepada seorang wanita tangguh yang dijuluki sebagai wanita diantara tiga Khalifah. Dia adalah Khaizuran seorang hamba sahaya yang dimemerdekkan oleh Khalifah Muhammad Al-Mahdi dan kemudian dinikahi karena kecerdasan yang dimilikinya. Khaizuran mampu menjadi lawan diskusi sang Khalifah dan mampun menjadi ibu yang bervisi tinggi nan mulia. Dari pernikahannya terlahirlah dua orang putra, yakni Musa Al-Hadi dan Harun Al-Rasyid. Yang mana keduanya berhasil menjadi Khalifah dengan kepemimpinan terbaik dimasanya.


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Habib Rizieq: Corona Meluas Karena Pengambil Kebijakan Meremehkan Masalah

Imam Besar FPI, Habib Rizieq Syihab mengatakan bahwa berbagai langkah yang diambil Gugus Tugas Covid-19 bersama Pemerintah Pusat maupun Daerah dalam menyikapi Wabah Corona secara umum sudah sangat bagus.

Sabtu, 28/03/2020 15:10 0

Indonesia

Amnesty International dan Lima Organisasi Desak Pemerintah Lindungi Tenaga Medis

Amnesty International bersama lima organisasi kesehatan di Indonesia mendesak pemerintah untuk memberi perlindungan maksimal kepada para tenaga medis yang saat ini berdiri di garda terdepan

Sabtu, 28/03/2020 14:32 0

Afrika

Pertempuran di Libya Memanas di Tengah Ancaman Pandemi Corona

UEA, Mesir, dan Rusia mendukung Tentara Nasional Libya secara militer, sementara pemerintah Kesepakatan Nasional mendapat dukungan dari Turki.

Sabtu, 28/03/2020 09:59 0

Indonesia

Wabah Corona Mulai Menyerang Tenaga Medis, Masyarakat Perlu Lebih Patuhi Stay at Home

Wabah corona yang menyerang Indonesia nampaknya belum menunjukkan tanda akan mereda. Selain trend jumlah pasien positif yang meningkat, wabah tersebut juga mulai menginfeksi sejumlah dokter dan perawat di Indonesia bahkan beberapa diantara mereka meninggal dunia.

Jum'at, 27/03/2020 17:59 0

Indonesia

Sekjen MUI: Pemberian BLT ke 29 Juta Masyarakat Harus Benar-benar Terealisasi

Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas menyikapi rencana pemerintah yang akan memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada kelompok masyarakat dengan ekonomi rentan

Jum'at, 27/03/2020 15:54 0

Indonesia

Realisasikan Pemotongan Gaji DPR, PKS Bantu APD Melalui IDI

Bantuan PKS diserahkan dan diterima langsung oleh Ketua Umum IDI Dr. Daeng M Faqih, SH, MH di Kantor Pusat IDI Jakarta, Kamis 26 Maret 2020.

Jum'at, 27/03/2020 15:20 0

Indonesia

Pemerintah Butuh Dana Rp 300 Triliun Jika Terapkan Lockdown

Jumlah pasien positif corona di Indonesia terus bertambah. Total kasus per 26 Maret 2020 adalah 893 orang dengan rincian 780 dalam perawatan, 78 meninggal, dan 35 sembuh. Infeksi virus corona atau Covid-19 juga telah menyebar ke 24 provinsi di Indonesia.

Jum'at, 27/03/2020 14:40 0

Indonesia

Soal Pemulihan Sektor Bisnis, Pemerintah Berencana Terbitkan Surat Utang Baru

Recovery bonds ini merupakan skenario agar sektor bisnis tidak terdampak pandemi Covid-19.

Jum'at, 27/03/2020 12:49 0

Indonesia

Penyebaran Virus Semakin Meluas, DPR Minta Pemerintah Pertimbangkan Opsi Lockdown

Rofik menambahkan, penyebaran virus Corona ini paling banyak dibawa oleh para pemudik yang kembali ke kampung halaman.

Jum'at, 27/03/2020 12:29 0

Turki

Mantan Pasien Corona: Penyakit Ini Bisa Dimenangkan

KIBLAT.NET, Ankara – Orang-orang dari berbagai belahan dunia, yang tertular penyakit virus corona asal China,...

Kamis, 26/03/2020 16:10 0

Close