... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Wabah Corona Mulai Menyerang Tenaga Medis, Masyarakat Perlu Lebih Patuhi Stay at Home

Foto: Ilustrasi petugas medis.

KIBLAT.NET, Banda Aceh – Wabah corona yang menyerang Indonesia nampaknya belum menunjukkan tanda akan mereda. Selain trend jumlah pasien positif yang meningkat, wabah tersebut juga mulai menginfeksi sejumlah dokter dan perawat di Indonesia bahkan beberapa diantara mereka meninggal dunia.

Ketua Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) Aceh, Ustadz Yusran Hadi meminta kepada masyarakat untuk menghargai perjuangan dan pengorbanan para dokter dan perawat. Merekan telah bekerja keras tanpa mengenal lelah dan pamrih untuk menyelamatkan nyawa manusia dari virus corona.

“Jangan sia-siakan perjuangan dan pengorbanan mereka yang telah menjadi korban meninggal akibat berjuang untuk menyelamatkan nyawa manusia dari virus corona. Orang-orang yang ditinggalkan seperti suami, istri, dan anak serta karib kerabat mereka sangat sedih dan kehilangan mereka untuk selamanya,” kata Yusran kepada Kiblat.net pada Jum’at (27/03/2020).

Anggota Ikatan Ulama dan Da’i Asia Tenggara tersebut juga mengaku prihatin dan mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya para para dokter dan perawat yang selama ini gigih berjuang di garis terdepan dalam mengobati pasien corona.

“Mereka mulai berguguran satu demi satu dalam perang melawan virus corona yang ganas dan mematikan ini. Padahal mereka sehat, paham tentang penyakit dan menjaga diri dari penyakit. Namun, mereka rela bertempur di garda terdepan dalam menghadapi virus ini. Semoga mereka mendapat pahala syahid. Dan semoga keluarga yang ditinggalkan tabah dan sabar dalam menghadapi musibah ini,” ujarnya.

BACA JUGA  Dipindah ke Nusakambangan, Pengacara Habib Bahar Bandingkan Kliennya dengan Ahok

Para dokter dan perawat meminta kerjasama kita dalam mencegah penyebaran virus dengan cara tetap tinggal di rumah selama wabah penyakit ini berjangkit, agar perjuangan dan pengorbanan mereka selama ini tidak sia-sia. Pesan mereka kepada kita: “We stay at work for you, and you stay at home for us”.

Untuk menghargai mereka, lanjut Yusran, caranya sangat mudah yaitu stay at home atau tinggal di rumah.

“Jangan keluar rumah kecuali keperluan penting dan mendesak. Bila kita patuh, berarti kita telah menghargai perjuangan dan pengorbanan mereka. Kita telah membantu mereka dalam mencegah penyebaran virus corona dan meringankan beban mereka. Bila tidak, berarti kita menyia-nyiakan perjuangan dan pengorbanan mereka,” urai Yusran.

Menurut Yusran, permintaan para dokter dan perawat kepada masyarakat untuk tetap tinggal di rumah bukanlah hal yang sulit kita lakukan dan tidak ada resiko sama sekali.

“Bandingkan dengan perjuangan mereka dalam menangani pasien corona. Mereka sangat beresiko terinfeksi virus yang mengancam nyawa mereka. Ini dilakukan demi menyelamatkan nyawa kita dan umat manusia. Maka, hargailah usaha dan pengorbanan mereka dengan tetap tinggal di rumah untuk saat ini,” jelasnya.

Maka sudah semestinya masyarakat untuk menetap atau tinggal di rumah. Bersabar menetap di rumah selama wabah ini berlangsung, demi mencegah penyebaran virus dan menyelamatkan jiwa kita dan umat manusia.

BACA JUGA  Muhammadiyah Klaten Bantah Terkait dengan Teror Penyelenggara Diskusi FH UGM

“Allah SWT akan memberikan pahala atas kesabaran kita ini. Ikhtiar dalam mencegah penyebaran virus itu wajib kita lakukan. Di samping itu, berdoa dan bertawakal juga wajib,” kata Yusran.

Selain masyarakat, Yusran juga menyoroti ketidaksiapan pemerintah dalam menyediakan fasilitas dan peralatan yang memadai untuk para dokter dan perawat dalam menjalankan tugas mereka menangani virus corona demi keselamatan mereka.

“Selama ini fasiltas dan peralatan yang disediakan sangat minim dan tidak mencukupi standar keamanan dan keselamatan dari virus sebagaimana dikeluhkan oleh mereka. Maka pemerintah harus segera memprioritaskan kebutuhan ini,” pungkasnya.

Reporter: Azzam Diponegoro
Editor: Rusydan Abdul Hadi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Turki

Mantan Pasien Corona: Penyakit Ini Bisa Dimenangkan

KIBLAT.NET, Ankara – Orang-orang dari berbagai belahan dunia, yang tertular penyakit virus corona asal China,...

Kamis, 26/03/2020 16:10 0

Selandia Baru

Setahun Berlalu, Pelaku Penembakan Masjid Selandia Baru Akhirnya Mengaku Bersalah

Tarrant mengaku bersalah atas 51 tuduhan pembunuhan, 40 percobaan pembunuhan, dan tuduhan terorisme.

Kamis, 26/03/2020 14:23 0

Video Kajian

Sikap Zuhud di Tengah Wabah Corona

Di tengah wabah corona ini mari kita sejenak merenung, sejenak kita melihat ke dalam diri kita, barang kali kita mendapati dalam jiwa kita ada ketakutan - ketakutan.

Kamis, 26/03/2020 11:27 1

Tarbiyah Jihadiyah

Bertahan di Tengah Wabah Corona dengan Zuhud

Di tengah wabah corona, muncul ketakutan dan kekhawatiran. Ada ketakutan anak dan istri tidak makan dengan layak, ada kekhawatiran harga-harga melambung tinggi, khawatir kehilangan pekerjaan dan kekurangan pendapatan.

Kamis, 26/03/2020 07:22 0

Prancis

Epidemi Corona Paksa Prancis Tarik Pasukan dari Irak

Irak, yang perbatasan dengan Iran, terpukul keras oleh epidemi Covid-19 dan secara resmi menghitung kematian sekitar 1.700 orang akibat virus ini.

Kamis, 26/03/2020 07:05 0

Timur Tengah

Khawatir Disalahgunakan, Kuwait Tarik Peredaran Obat Anti-Malaria Chloroquine

KIBLAT.NET, Dubai – Kementerian Kesehatan Kuwait memutuskan untuk menarik semua obat yang mengandung obat anti-malaria...

Rabu, 25/03/2020 16:27 0

India

Aksi Protes terhadap UU Anti-Muslim di India Terus Berlanjut

Aksi diikuti oleh puluhan orang, banyak dari mereka perempuan, yang melawan ketakutan akan virus corona.

Rabu, 25/03/2020 16:06 0

News

Facebook Akan Saring Informasi Liar soal Corona

KIBLAT.NET, Bekasi – Instagram meluncurkan fitur baru pada Selasa (24/03/2020) yang memungkinkan pengguna untuk terhubung...

Rabu, 25/03/2020 11:24 0

Artikel

Peran Alim Ulama di Tengah Wabah Corona

Pandemi Covid-19 memang hal yang sepantasnya menimbang pendapat ilmiah dari para pakar medis. Tetapi bukan berarti ulama kehilangan perannya. Justru ketika kita melihat fenomena pemimpin yang tak sigap, kepanikan di masyarakat, cara pandang beragama yang menafikan sains atau cara pandang alam yang menafikan agama, disitulah ulama sebenarnya sangat dibutuhkan.

Rabu, 25/03/2020 11:16 0

Afghanistan

Empat Tentara NATO di Afghanistan Positif Covid-19

Kebanyakan dari mereka baru saja tiba di Afghanistan.

Rabu, 25/03/2020 08:50 0

Close