... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Soal Pemulihan Sektor Bisnis, Pemerintah Berencana Terbitkan Surat Utang Baru

Foto: Sekretaris Kemenko Perekonomian, Susiwijono

KIBLAT.NET, Jakarta – Pemerintah berencana menerbitkan surat utang untuk membantu kelangsungan dunia usaha. Surat utang pemulihan atau recovery bonds ini merupakan skenario agar sektor bisnis tidak terdampak pandemi Covid-19.

Rencananya, surat utang pemulihan tersebut akan diterbitkan untuk Bank Indonesia atau bagi sektor swasta yang masih memiliki likuiditas. Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Kemenko Perekonomian, Susiwijono pada Kamis.

“Pemerintah sedang menjajaki untuk mengeluarkan surat utang baru atau bonds, kira-kira namanya recovery bonds,” ujar Susiwijono di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta pada Kamis (26/03/2020).

Dana dari penerbitan surat utang ini, akan disalurkan kepada dunia usaha melalui pemberian kredit khusus dengan bunga seringan mungkin sehingga pengusaha dapat mendapatkan kredit khusus untuk membangkitkan kembali usahanya.

Namun untuk mendapatkan kredit ini, badan usaha harus memenuhi syarat yaitu tidak boleh melakukan PHK. Apabila melakukan PHK, suatu badan usaha harus tetap mempertahankan 90 persen karyawan dengan gaji yang tidak boleh berkurang.

Susuwijino juga mengatakan bahwa pemerintah kini sedang menyiapkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) baru sebagai landasan hukum penerbitan recovery bonds ini.

“Ini ada perubahan peraturan, karena ada keterbatasan BI yang hanya boleh membeli surat utang dari pasar sekunder,” ujarnya.

 

Reporter: Qoid

Editor: Guntur Aji


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Turki

Mantan Pasien Corona: Penyakit Ini Bisa Dimenangkan

KIBLAT.NET, Ankara – Orang-orang dari berbagai belahan dunia, yang tertular penyakit virus corona asal China,...

Kamis, 26/03/2020 16:10 0

Selandia Baru

Setahun Berlalu, Pelaku Penembakan Masjid Selandia Baru Akhirnya Mengaku Bersalah

Tarrant mengaku bersalah atas 51 tuduhan pembunuhan, 40 percobaan pembunuhan, dan tuduhan terorisme.

Kamis, 26/03/2020 14:23 0

Video Kajian

Sikap Zuhud di Tengah Wabah Corona

Di tengah wabah corona ini mari kita sejenak merenung, sejenak kita melihat ke dalam diri kita, barang kali kita mendapati dalam jiwa kita ada ketakutan - ketakutan.

Kamis, 26/03/2020 11:27 1

Tarbiyah Jihadiyah

Bertahan di Tengah Wabah Corona dengan Zuhud

Di tengah wabah corona, muncul ketakutan dan kekhawatiran. Ada ketakutan anak dan istri tidak makan dengan layak, ada kekhawatiran harga-harga melambung tinggi, khawatir kehilangan pekerjaan dan kekurangan pendapatan.

Kamis, 26/03/2020 07:22 0

Prancis

Epidemi Corona Paksa Prancis Tarik Pasukan dari Irak

Irak, yang perbatasan dengan Iran, terpukul keras oleh epidemi Covid-19 dan secara resmi menghitung kematian sekitar 1.700 orang akibat virus ini.

Kamis, 26/03/2020 07:05 0

Timur Tengah

Khawatir Disalahgunakan, Kuwait Tarik Peredaran Obat Anti-Malaria Chloroquine

KIBLAT.NET, Dubai – Kementerian Kesehatan Kuwait memutuskan untuk menarik semua obat yang mengandung obat anti-malaria...

Rabu, 25/03/2020 16:27 0

India

Aksi Protes terhadap UU Anti-Muslim di India Terus Berlanjut

Aksi diikuti oleh puluhan orang, banyak dari mereka perempuan, yang melawan ketakutan akan virus corona.

Rabu, 25/03/2020 16:06 0

News

Facebook Akan Saring Informasi Liar soal Corona

KIBLAT.NET, Bekasi – Instagram meluncurkan fitur baru pada Selasa (24/03/2020) yang memungkinkan pengguna untuk terhubung...

Rabu, 25/03/2020 11:24 0

Artikel

Peran Alim Ulama di Tengah Wabah Corona

Pandemi Covid-19 memang hal yang sepantasnya menimbang pendapat ilmiah dari para pakar medis. Tetapi bukan berarti ulama kehilangan perannya. Justru ketika kita melihat fenomena pemimpin yang tak sigap, kepanikan di masyarakat, cara pandang beragama yang menafikan sains atau cara pandang alam yang menafikan agama, disitulah ulama sebenarnya sangat dibutuhkan.

Rabu, 25/03/2020 11:16 0

Afghanistan

Empat Tentara NATO di Afghanistan Positif Covid-19

Kebanyakan dari mereka baru saja tiba di Afghanistan.

Rabu, 25/03/2020 08:50 0

Close
CLOSE
CLOSE