... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Epidemi Corona Paksa Prancis Tarik Pasukan dari Irak

Foto: Tentara Prancis melatih pasukan anti ISIS di Irak

KIBLAT.NET, Paris – Kepala Staf Prancis mengumumkan pada Rabu (25/03/2020) malam bahwa Paris memutuskan, menarik tentaranya dari Irak. Penarikan ini karena wabah epidemi Covid-19 atau Virus Wuhan di negara tersebut.

“Dalam koordinasi dengan pemerintah Irak, (koalisi internasional yang dipimpin oleh Washington untuk memerangi jihadis) memutuskan untuk menyesuaikan jumlah penempatan pasukan di Irak dan untuk sementara waktu menangguhkan kegiatan pelatihan bagi pasukan keamanan Irak, terutama mengingat krisis kesehatan,” kata kepala staf dalam sebuah pernyataan seperti dilansir AFP.

Karena itu, pernyataan itu menambahkan, Prancis memutuskan untuk memulangkan pasukan yang tergabung dalam Operasi Shamal di Irak. Pasukan kami yang berjumlah 200 tentara ikut serta dalam Operasi Shamal menjalankan misi pelatihan pasukan Irak dan yang lainnya dalam kepemimpinan staf pasukan koalisi di Baghdad.

Irak, yang perbatasan dengan Iran, terpukul keras oleh epidemi Covid-19 dan secara resmi menghitung kematian sekitar 1.700 orang akibat virus ini. Pemerintah Irak akhirnya memberlakukan langkah-langkah yang sangat ketat untuk mengekang wabah baru korona yang telah menginfeksi setidaknya 233 orang, di antaranya 20 orang telah meninggal.

Dalam sebuah pernyataan kepada AFP, juru bicara Staf Umum Prancis, Kolonel Frédéric Barbary, mengatakan bahwa tanggal yang ditetapkan untuk memulai penarikan, “tidak ada lagi tentara yang beroperasi dalam konteks operasi komprehensif di Irak.”

Militer AS, yang merupakan mayoritas besar pasukan asing yang dikerahkan di Irak, pekan lalu mengumumkan bahwa mereka akan menarik pasukannya dari pangkalan-pangkalan yang lebih kecil dan terpencil di mana mereka dapat diserang oleh kelompok-kelompok bersenjata yang setia kepada Iran, untuk menyusun kembali mereka menjadi pangkalan yang lebih besar dan menikmati perlindungan yang lebih besar.

Pimpinan pusat komando koalisi AS memperingatkan bahwa di masa depan, kami mengharapkan koalisi untuk mendukung pasukan Irak dari sejumlah kecil pangkalan, dengan lebih sedikit personil. AS tetap berkomitmen untuk pertempuran jangka panjang melawan ISIS.

Sumber: AFP
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Sinergi Foundation Siap Salurkan 80.000 Masker dan Mob Cap untuk Tenaga Medis

Sinergi Foundation siap membagikan 80.000 masker, 80.000 mob cap, dan 10.000 minuman peningkat imun tubuh.

Rabu, 25/03/2020 13:52 0

Artikel

Peran Alim Ulama di Tengah Wabah Corona

Pandemi Covid-19 memang hal yang sepantasnya menimbang pendapat ilmiah dari para pakar medis. Tetapi bukan berarti ulama kehilangan perannya. Justru ketika kita melihat fenomena pemimpin yang tak sigap, kepanikan di masyarakat, cara pandang beragama yang menafikan sains atau cara pandang alam yang menafikan agama, disitulah ulama sebenarnya sangat dibutuhkan.

Rabu, 25/03/2020 11:16 0

Indonesia

Dampak Corona, Kemenag Perpanjang Tenggat Pelunasan Biaya Haji 2020

Jamaah juga dihimbau untuk memanfaatkan layanan pelunasan non teller melalui transfer sehingga tidak perlu datang ke bank.

Selasa, 24/03/2020 19:42 0

Indonesia

Kemensos: Ahli Waris Korban Covid-19 Terima Santunan 15 Juta

Kementerian Sosial (kemensos) Republik Indonesia menyampaikan bahwa pihaknya akan menyalurkan dana santunan sebesar Rp 15 juta untuk ahli waris dari tiap korban meninggal dunia akibat Covid-19.

Selasa, 24/03/2020 19:12 0

Suara Pembaca

Covid-19, Menghantui Ramadhan dan Ekonomi Bangsa

Bulan Ramadhan sudah di depan mata. Bulan yang paling dinanti-nanti oleh seluruh umat muslim di dunia, tak terkecuali umat muslim di Indonesia. Semua berharap melewati Ramadhan dengan penuh kekhusyukan ibadah kepada Allah Yang Maha Kuasa. Namun, apakah di tahun ini harapan tersebut akan menjadi nyata?

Selasa, 24/03/2020 17:54 0

Indonesia

Waspada! Anak Muda Berpotensi Besar Tulari Covid-19 ke Manula

Juru Bicara Pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto mengatakan bahwa anak muda memiliki potensi besar sebagai pembawa (carrier) mikroorganisme SARS-CoV-2 yang menyebabkan Covid-19 dan menularkan kepada orang tua atau manusia usia lanjut (manula).

Selasa, 24/03/2020 17:04 0

Indonesia

Kemensos Klaim Siapkan Cadangan Beras Bagi Daerah Terdampak Covid-19

Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia menyiapkan cadangan beras pemerintah bagi para kepala daerah yang wilayahnya terdampak wabah Covid-19. Cadangan beras tersebut disiapkan agar kebutuhan keluarga miskin dan rentan yang mengalami kesulitan dalam memenuhi nafkah tetap terpenuhi.

Selasa, 24/03/2020 16:43 0

Indonesia

Kapasitas Overload, Komisi III Ingatkan Kemenkumham Agar Lapas Siap Hadapi Covid-19

Anggota Komisi III DPR-RI, Aboe Bakar Al-Habsyi mengingatkan agar Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) perlu mengambil langkah cepat untuk menata lapas agar siap menghadapi persebaran Covid-19. Ia mengatakan, seperti yang kita ketahui bersama mayoritas lapas di Indonesia mengalami over kapasitas.

Selasa, 24/03/2020 16:26 0

Indonesia

Wapres Minta MUI Buat Fatwa Bolehkan Petugas Medis Sholat Tanpa Wudhu

Sekretaris Komisi Fatwa MUI Pusat, KH. Asrorun Niam Sholeh mengatakan bahwa Komisi Fatwa sedang membahas dua fatwa yang diajukan oleh Wakil Presiden RI, KH. Ma’ruf Amin.

Selasa, 24/03/2020 16:05 0

Artikel

10 Pelajaran Hidup dari Wabah Covid-19

KIBLAT.NET – Selama sebulan terakhir, kehidupan telah berubah secara drastis di seluruh dunia. Wabah virus corona...

Selasa, 24/03/2020 11:30 0

Close