... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Titian

Bertahan di Tengah Wabah Corona dengan Zuhud

Foto: Ilustrasi zuhud (brilio.net)

Saudara iman

KIBLAT.NET – Di tengah wabah corona, mari sejenak kita merenung, sejenak kita melihat ke dalam diri kita. Barangkali kita mendapati ketakutan-ketakutan di dalam diri kita, kekhawatiran-kekhawatiran melanda hati kita. Ada ketakutan anak dan istri tidak makan dengan layak, ada kekhawatiran harga-harga melambung tinggi, khawatir kehilangan pekerjaan dan kekurangan pendapatan.

Saudara Iman

Jauh hari Rasulullah SAW –teladan kita- memberikan penawar atas ketakutan-ketakutan ini. Di dalam hadits riwayat muslim, Aisyah ra berkata:

مَا شَبعَ آلُ مُحمَّدٍ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم مِنْ خُبْزِ شَعِيرٍ يَوْمَيْنِ مُتَتَابِعَيْنِ حَتَّى قُبِضَ

Artinya, “Tidaklah pernah keluarga Nabi Muhammad kenyang dari roti yang terbuat ari gandum selama dua hari berturut turut hingga Rasulullah SAW wafat.” (HR Muslim)

Inilah teladan Rasulullah SAW yang ini beliau tarbiyahkan kepada keluarga beliau. Keluarga beliau tidak pernah kenyang karena roti selama dua hari berturut-turut padahal Rasulullah SAW pemilik seperlima harta rampasan perang?

Saudara Iman

Potongan pendek dari kehidupan Rasulullah SAW di atas mungkin bisa membuat hati tenang, melipur lara dan merubah fokus kita.

Barangkali kekhawatiran-kekhawatiran tadi lahir karena kita terlalu fokus dan terkait kepada dunia dan lalai terhadap akhirat. Dengan merubah fokus kepada akhirat -insya Allah- akan lahir sikap zuhud.

Sebagaimana sahabat Abu Darda’ ketika dikeluhkan kepadanya sedikitnya bekal dunia yg beliau miliki beliau berkata:

BACA JUGA  Update Kasus Corona: 227 Orang Positif, 19 Meninggal

إن أمامنا عقبة كؤودا لا يجتازها إلا الأخف

Artinya, “Sesungguhya di depan kita ada rintangan yang sulit dilewati, dan tidaklah melewatinya kecuali mereka yang bebannya sedikit.”

Maka mereka yang ringan beban hidupnya, ringan kebutuhan hidupnya, mereka yang mengambil sedikit dari kenikmatan dunia sebagai bekal untuk akhirat.

Saudara Iman

Mari kita renungkan untaian hikmah dari seorang salaf.

والله ما أبالي لو كانت حبة الشعير بدينارعليّ ان أعبده كما أمرني وعليه ان يرزقني كما وعدني

Artinya, “Demi Allah, meskipun sebiji gandum seharga satu dinar, aku tidak peduli, karena tugasku adalah beribadah kepada Allah dan Bagi Allah menjamin ketercukupan rizkiku sebagaimana yang Dia janjikan.”

Bukankah ketersediaan rizki itu dijamin oleh Allah? Akan tetapi terkadang hati yang terpaut dunia tidak merasa cukup dengan rizki yang diberikan Allah. Maka yang penting bagi kita adalah ketercukupan.

Ketercukupan bukan berarti banyak, tapi cukup untuk melanjutkan ibadah, cukup untuk bertahan hidup, cukup untuk terus melantunkan zikir, doa, munajat taubat dan permohanan ampun dan cukup untuk melaksanakan sholat dan sholawat.

Filosofi ketercukupan bisa kita refeleksikan dari Nabi ketika beliau SAW menegur sahabat Sa’ad yang berlibah-lebihan dalam menggunakan air wudhlu.

أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَرَّ بِسَعْدٍ وَهُوَ يَتَوَضَّأُ فَقَالَ : مَا هَذَا السَّرَفُ يَا سَعْدُ ؟ قَالَ : أَفِي الْوُضُوءِ سَرَفٌ ؟ قَالَ : نَعَمْ ، وَإِنْ كُنْتَ عَلَى نَهْرٍ جَارٍ

BACA JUGA  Pengacara Penggugat Yusuf Mansur Siap Jalani Sidang Perdata

Artinya, “Sesungguhnya Rasulullah SAW melewati Sa’ad yang sedang berwudhu, beliau berkata, “Kenapa engkau berlebihan-lebihan wahai Sa’ad?” Saad berkata, “Apaka ada berlebih-lebihan dalam berwudhu?” Beliau menjawab, “Iya, meskipun engkau berada di sungai yang mengalir.” (Ahmad dan Ibnu Majah)

Seperti Thalut yang hanya mengizinkan pasukannya mengambil setangkup air sungai untuk melanjutkan perjalanan ibadah. Semoga Allah karuniakan kepada kita sikap zuhud di tengah wabah melanda yang dengannya kita sabar dan senantiasa mengharap pahala dari Allah. Wallahu a’lamu bissowab.

Penulis: Miftahul Ihsan
Editor: Arju

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Prancis

Epidemi Corona Paksa Prancis Tarik Pasukan dari Irak

Irak, yang perbatasan dengan Iran, terpukul keras oleh epidemi Covid-19 dan secara resmi menghitung kematian sekitar 1.700 orang akibat virus ini.

Kamis, 26/03/2020 07:05 0

Timur Tengah

Khawatir Disalahgunakan, Kuwait Tarik Peredaran Obat Anti-Malaria Chloroquine

KIBLAT.NET, Dubai – Kementerian Kesehatan Kuwait memutuskan untuk menarik semua obat yang mengandung obat anti-malaria...

Rabu, 25/03/2020 16:27 0

India

Aksi Protes terhadap UU Anti-Muslim di India Terus Berlanjut

Aksi diikuti oleh puluhan orang, banyak dari mereka perempuan, yang melawan ketakutan akan virus corona.

Rabu, 25/03/2020 16:06 0

Indonesia

Sinergi Foundation Siap Salurkan 80.000 Masker dan Mob Cap untuk Tenaga Medis

Sinergi Foundation siap membagikan 80.000 masker, 80.000 mob cap, dan 10.000 minuman peningkat imun tubuh.

Rabu, 25/03/2020 13:52 0

News

Facebook Akan Saring Informasi Liar soal Corona

KIBLAT.NET, Bekasi – Instagram meluncurkan fitur baru pada Selasa (24/03/2020) yang memungkinkan pengguna untuk terhubung...

Rabu, 25/03/2020 11:24 0

Artikel

Peran Alim Ulama di Tengah Wabah Corona

Pandemi Covid-19 memang hal yang sepantasnya menimbang pendapat ilmiah dari para pakar medis. Tetapi bukan berarti ulama kehilangan perannya. Justru ketika kita melihat fenomena pemimpin yang tak sigap, kepanikan di masyarakat, cara pandang beragama yang menafikan sains atau cara pandang alam yang menafikan agama, disitulah ulama sebenarnya sangat dibutuhkan.

Rabu, 25/03/2020 11:16 0

Afghanistan

Empat Tentara NATO di Afghanistan Positif Covid-19

Kebanyakan dari mereka baru saja tiba di Afghanistan.

Rabu, 25/03/2020 08:50 0

Afrika

70 Tentara Nigeria Tewas Disergap Gerilyawan Jihadis

Konvoi militer itu berangkat dari ibu kota, Maiduguri, dalam perjalanan untuk melancarkan serangan ke sebuah kamp bagi para jihadis yang berafiliasi dengan Daulah Islamiyah (ISIS) di wilayah itu. Demikian kata seorang anggota milisi yang didukung pemerintah.

Rabu, 25/03/2020 08:18 0

Indonesia

Dampak Corona, Kemenag Perpanjang Tenggat Pelunasan Biaya Haji 2020

Jamaah juga dihimbau untuk memanfaatkan layanan pelunasan non teller melalui transfer sehingga tidak perlu datang ke bank.

Selasa, 24/03/2020 19:42 0

Indonesia

Kemensos: Ahli Waris Korban Covid-19 Terima Santunan 15 Juta

Kementerian Sosial (kemensos) Republik Indonesia menyampaikan bahwa pihaknya akan menyalurkan dana santunan sebesar Rp 15 juta untuk ahli waris dari tiap korban meninggal dunia akibat Covid-19.

Selasa, 24/03/2020 19:12 0

Close