... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Dampak Corona, Kemenag Perpanjang Tenggat Pelunasan Biaya Haji 2020

Foto: Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nizar Ali. (Foto: Kemenag)

KIBLAT.NET, Jakarta – Ditjen Pelayanan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama memperpanjang tenggat waktu pelunasan BPIH atau Biaya Perjalanan Ibadah haji bagi jamaah reguler. Hal ini agar jemaah mempunyai waktu lebih banyak sehingga tidak menumpuk pada waktu yang sama.

“Saat ini, antrian dan kumpulan jemaah masih cukup banyak pada Bank Penerima Setoran BPIH. Itu secara protokol berpotensi terjadinya penyebaran virus Covid-19,” kata Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Nizar Ali di Jakarta pada Selasa (24/03/2020).

Nizar sendiri mengaku telah menerbitkan Surat Edaran kepada para Kepala Kanwil Kemenag Provinsi dan Bank Penerima Setoran BPIH tentang perpanjangan tenggat pelunasan BPIH 2020 ini.

“Surat edaran ini diterbitkan dalam upaya bersama untuk menghambat penyebaran wabah Covid-19 yang meningkat pesat dan semakin meluas,” imbuhnya.

Sebagai informasi, jadwal pelunasan BPIH reguler tahap pertama yang awalnya hanya sampai 17 April diperpanjang hingga 30 April. Sedangkan untuk tahap kedua yang awalnya sampai 15 Mei, diperpanjang hingga 20 Mei.

Nizar juga mendorong jamaah untuk memanfaatkan layanan pelunasan non teller melalui transfer sehingga tidak perlu datang ke bank.

“Ini penting untuk sama-sama mencegah penyebaran Covid-19,” jelasnya.

Nizar juga mengingatkan kepada Bank Penerima Setoran BPIH agar menerapkan protokol pengendalian Covid-19, termasuk di antaranya dengan pembatasan jumlah jamaah yang dilayani per harinya.

Ia juga meminta kepada Kabid Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Provinsi agar menunjuk penanggungjawab sekaligus nomor whatsapp di tiap Kankemenag Kabupaten/Kota. Penanggungjawab harus selalu dapat dihubungi oleh jamaah yang akan menyampaikan bukti pelunasan/bukti transfer (struk) dan pas foto.

BACA JUGA  Relawan Muhammadiyah Ditabrak Polisi dalam Demo Omnibus Law

“Kanwil Kemenag Provinsi, Kantor Kemenag Kabupaten/Kota dan BPS BPIH kami minta juga terus melakukan sosialisasi kepada jamaah untuk melakukan pelunasan melalui mekanisme tanpa tatap muka (non-teller),” tandasnya.

Selain memperpanjang waktu pelunasan BPIH Reguler, Kemenag diketahui juga akan membatasi pendaftar dan pembatalan jamaah haji pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota.

“Jumlah pendaftar dan yang akan melakukan pembatalan haji regular akan dibatasi maksimal 5 orang per hari. Untuk itu, sistem pemblokiran pendaftaran akan dilakukan secara otomatis” kata Nizar.

Ia menjelaskan, setelah kuota perhari terpenuhi maka sistem pendaftaran dan pembatalan akan otomatis terblokir dan baru dapat diakses kembali keesokan harinya.

“Untuk layanan rekam fingerprint dalam proses pendaftaran dan pelimpahan nomor porsi, sementara waktu juga ditunda sampai kondisi normal kembali,” pungkasnya.

 

Reporter: Qoid

Editor: Guntur Aji


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suara Pembaca

Covid-19, Menghantui Ramadhan dan Ekonomi Bangsa

Bulan Ramadhan sudah di depan mata. Bulan yang paling dinanti-nanti oleh seluruh umat muslim di dunia, tak terkecuali umat muslim di Indonesia. Semua berharap melewati Ramadhan dengan penuh kekhusyukan ibadah kepada Allah Yang Maha Kuasa. Namun, apakah di tahun ini harapan tersebut akan menjadi nyata?

Selasa, 24/03/2020 17:54 0

Artikel

10 Pelajaran Hidup dari Wabah Covid-19

KIBLAT.NET – Selama sebulan terakhir, kehidupan telah berubah secara drastis di seluruh dunia. Wabah virus corona...

Selasa, 24/03/2020 11:30 0

Manhaj

Hukum Keluar dari Daerah yang Terkena Wabah COVID-19

Nabi صلى الله عليه وسلم melarang orang yang berada di daerah wabah untuk keluar, namun para ulama memang berbeda pendapat apakah larangan ini makruh saja atau haram?

Selasa, 24/03/2020 10:32 0

Afghanistan

Menlu AS Gagal Damaikan Sengketa Politik di Afghanistan

"Amerika Serikat kecewa dengan mereka (para pemimpin Afghanistan) dan apa artinya perilaku mereka bagi Afghanistan dan untuk kepentingan kita bersama," kata Pompeo.

Selasa, 24/03/2020 08:57 0

Arab Saudi

Kasus Corona di Qatif Menurun Signifikan Usai Lockdown Dua Pekan

Jumlah kasus virus corona baru di kota Qatif di Saudi timur telah turun secara drastis setelah dilakukan tindakan ketat untuk pencegahan.

Senin, 23/03/2020 13:22 0

Afghanistan

Rezim Kabul dan Taliban Gelar Diskusi Pertama Bahas Pertukaran Tahanan

Diskusi ini digelar melalui teleconference yang difasilitasi oleh Utusan Khusus AS untuk Afghanistan Zalmy Khalilzad dan pihak Qatar.

Senin, 23/03/2020 06:47 0

Analisis

Peluang di Balik Wabah Corona, Pelajaran dari Jatuhnya Konstantinopel

Apa artinya jet tempur canggih, rudal dan kapal selam nuklir, jika pilot dan awaknya terkena wabah mematikan seperti Corona? Apa artinya ratusan ribu pasukan bersenjata lengkap jika wabah menyebar dan melemahkan kekuatan fisiknya?

Ahad, 22/03/2020 10:26 0

Palestina

Otoritas Gaza Umumkan Dua Kasus Positif Covid-19

KIBLAT.NET, Gaza – Pihak berwenang di Gaza mengkonfirmasi dua kasus pertama virus corona baru pada...

Ahad, 22/03/2020 08:37 0

Artikel

Menyikapi Corona: Antara Aqidah, Fiqih dan Adab

Dalam Islam, virus seperti Covid-9 atau Corona masuk dalam kategori al-Wabaa' / Wabah, karena persebarannya yang begitu cepat dan meluas serta penularannya sangat mudah

Sabtu, 21/03/2020 14:18 2

Kiblatorial

Editorial: Corona, Iman, dan Imunitas Kita

Wabah corona akhirnya masuk Indonesia, bahkan kini terasa seperti sedang menunggu di depan jendela rumah kita. Ketika jendela terbuka maka ia akan menyerang dan menjangkiti kita beserta seisi rumah kita. Kelakar Mahfud MD soal birokrasi Indonesia yang berbelit akan mencegah corona masuk Indonesia, atau guyonan Budi Karya soal nasi kucing membuat tubuh kita tak mudah terserang corona, nyatanya tak terjadi, bahkan nama terakhir malah menjadi menteri pertama yang dinyatakan positif terinfeksi corona atau Covid - 19.

Sabtu, 21/03/2020 09:55 0

Close
CLOSE
CLOSE