30 Tentara Mali Tewas Disergap di Kamp Sendiri

KIBLAT.NET, Gao – Sebanyak 30 tentara Mali tewas dan 5 lainnya terluka ketika gerilyawan menyerang kamp mereka di dekat provinsi Goa pada Kamis (19/03/2020) pagi. Demikian kata pernyataan resmi militer.

Pernyataan itu menunjukkan, kamp yang diserang berada di daerah “Tarquent” di utara Gao. Militer menyebut itu “serangan teroris”.

Sampai berita ini dilansir, belum ada kelompok bersenjata yang beroperasi di wilayah tersebut yang mengaku bertanggung jawab atas serangan ini.

Perlu dicatat, ini merupakan serangan paling berdarah yang dialami tentara Mali di awal-awal tahun ini.

Serangan ini terjadi 10 hari setelah aliansi faksi jihadis di Afrika Jama’ah Nusratul Islam wal Muslimin (JNIM) pimpinan Iyadh Ag-Ghali mengumumkan kesediaannya untuk berdialog dengan pemerintah Mali, dengan syarat pemerintah Pasukan Prancis meninggalkan negara itu.

Aliansi kelompok jihadis yang berafiliasi pada Al-Qaidah itu keluar setelah Presiden Mali Ibrahim Boubakar Keita mengumumkan siap “membuka saluran untuk berdialog” dengan kelompok-kelompok bersenjata yang beroperasi di utara negara itu.

Sumber: Al-Akhbar
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat