Wamenkes Iran: Setiap Jam, 3 Warga Meninggal Akibat Virus Wuhan

KIBLAT.NET, Teheran – Asisten Menteri Kesehatan Iran, Ali Reza Raisi, mengatakan bahwa negaranya akan menderita kerugian besar jika tidak mengendalikan virus Corona baru (Covid-19) atau Virus Wuhan dalam waktu dua minggu.

“Jika kita tidak mengendalikan virus dalam waktu maksimal 15 hari, maka kita terpaksa harus berjuang selama dua bulan lagi, dan kemudian kita akan menderita kerugian yang sangat besar,” kata Raisi dalam pernyataannya pada Rabu (18/03/2020).

Dalam konteks ini, Wakil Menteri Kesehatan Iran Erg Haririji mengungkapkan bahwa tiga warga Iran meninggal dan 43 lainnya terinfeksi virus setiap satu jam.

Ia menyeru warga Iran untuk tinggal di rumah selama liburan Tahun Baru Iran (Nowruz). Haririji ditunjuk wakil menteri kesehatan setelah berhasil sembuh dari Virus Wuhan.

Kementerian Kesehatan Iran sebelumnya mengumumkan bahwa jumlah orang yang meninggal akibat Virus Wuhan mendekati 1.135 hingga Rabu siang, sementara 17.361 kasus tercatat.

Di sisi lain, televisi pemerintah Iran melaporkan pada Rabu bahwa Pemimpin Tertinggi Republik, Ali Khamenei, akan mengampuni 10 ribu tahanan, termasuk tahanan politik, pada kesempatan Nowruz.

Iran untuk sementara membebaskan sekitar 85.000 orang dari penjara, termasuk tahanan politik, sebagai bagian dari langkah-langkah untuk mengatasi epidemi Corona.

Presiden Hassan Rouhani membela penanganan epidemi oleh pemerintahnya meskipun tidak memberlakukan penutupan yang komprehensif, karena Iran termasuk di antara negara-negara yang mencatat jumlah kematian epidemi tertinggi di luar China, dari mana virus menyebar pada akhir Desember lalu.

Sumber: Al-Jazeera
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat