Uji Coba Pertama Vaksin Virus Corona Dimulai

KIBLAT.NET, Jenewa – Uji coba pertama vaksin virus corona telah dimulai. Hal ini disampaikan oleh kepala Organisasi Kesehatan Dunia, Tedros Adhanom Ghebreyesus melalui konferensi pers virtual yang digelar pada Rabu (18/03/2020).

Tedros mengatakan uji coba ini dimulai hanya 60 hari setelah urutan genetik virus Corona tipe baru dibagikan ke dunia oleh Cina. Ia pun tidak mengatakan secara spesifik dimana vaksin pertama itu diuji coba.

Meskipun uji coba ini berhasil, para pejabat mengatakan bahwa dibutuhkan waktu setidaknya 12 hingga 18 bulan agar vaksin tersebut dapat tersedia untuk penggunaan umum.

Dalam kesempatan tersebut, Tedros juga mengungkapkan adanya lonjakan kasus infeksi virus Corona di seluruh dunia. Menurut data WHO, virus yang berasal dari Wuhan, Cina tersebut telah menginfeksi lebih dari 200.000 orang dan menewaskan lebih dari 8.000 jiwa di seluruh dunia.

Diakhir, Tedros juga mengingatkan negara-negara untuk melakukan pencegahan terhadap penyebaran virus mematikan ini. Menurutnya, ada banyak hal yang bisa dilakukan negara untuk memperlambat penyebaran Corona, seperti membatalkan acara-acara yang melibatkan banyak massa dan mengimbau para warganya untuk saling menjaga jarak (social distancing).

“Tetapi untuk menekan dan mengendalikan epidemi (Corona), negara harus mengisolasi, menguji, mengobati, dan melacak,” kata Tedros memperingatkan.

“Jika tidak, rantai transmisi dapat berlanjut pada tingkat rendah, kemudian dapat bangkit kembali setelah langkah saling menjaga jarak fisik tidak dilakukan lagi” imbuhnya.

BACA JUGA  Khutbah Jum'at: Tiga Fase Kepemimpinan Dalam Islam - Ust. Misbah

Dia juga mengatakan bahwa WHO terus merekomendasikan bahwa mengisolasi, menguji dan merawat setiap kasus yang dicurigai, dan melacak setiap kontak, harus menjadi prioritas respon di setiap negara.

“Ini adalah harapan terbaik untuk mencegah penularan masyarakat secara luas,” kata Tedros.

 

Sumber: AA

Editor: Guntur Aji

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat