... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pengacara Penggugat: Yusuf Mansur Absen Sidang Tanpa Alasan

Foto: Asda Davy Bya, pengacara penggugat

KIBLAT.NET, Tangerang – Sidang perdana kasus perdata tindakan melawan hukum oleh Jam’an Nurkhotib Mansur alias Yusuf Mansur ditunda. Pasalnya, YM sebagai tergugat maupun pengacaranya tidak hadir di ruang sidang 1 Pengadilan Negeri Tangerang.

Majelis Hakim pun memutuskan menunda sidang perdata ini hingga satu bulan lamanya. Tergugat pun akan dipanggil keduakalinya ke persidangan.

“Sidang dalam perkara ini kita tunda hingga hari Rabu Tanggal 15 April 2020. Sidang dinyatakan selesai,” kata hakim ketua, R. Aji Suryo di PN Tangerang pada Rabu (18/03/2020).

Sementara itu, Asda Davy Bya, pengacara penggugat YM mengungkapkan bahwa tidak ada alasan yang jelas kenapa pihak Yusuf Mansur tidak hadir di persidangan. “Tidak ada alasan (tergugat tidak hadir),” ujar Davy menjawab pertanyaan wartawan pasca persidangan.

Sidang akan kembali digelar tanggal 15 April 2020. Menurut Majelis Hakim, penundaan yang lama ini lantaran ada pihak tergugat yang berdomisili di Jawa Timur.

Mekanisme penyampaian surat panggilan kedua ke Jawa Timur harus melalui Pengadilan Negeri Surabaya.
Selanjutnya, harus ada konfirmasi dari PN Surabaya bahwa tergugat sudah menerima surat panggilan kedua.

Selain pihak tergugat tidak hadir, prinsipal penggugat pun tak hadir. Prinsipal penggugat adalah orang-orang yang memberi kuasa kepada Davy untuk mendaftarkan kasus perdata ke Pengadilan Negeri. Davy menjelaskan, prinsipal penggugat akan hadir ketika mediasi.

BACA JUGA  Penghina Ahok Diproses, Pencaci Habib Rizieq Juga Harus Ditangkap

“Nanti pas mediasi pasti mereka datang. Prinsipal pasti datang. Nanti hakim akan menunjuk siapa hakim mediatornya, kami ketemu dengan mediatornya, apakah sidang bisa hari itu juga atau nanti kita tentukan tanggalnya. Karena ada waktu 30-40 hari,” ujar Davy.

Ia pun menjelaskan, kelima penggugat YM ini mengajukan perdata dengan permasalahan utama di investasi yang dilakukan YM. “Kasusnya merupakan akumulasi dari investasi dan patungan usaha. Condotel Moya Vidi kemudian Hotel Siti di Tangerang,” jelasnya.

Reporter Kiblat.net sudah mencoba untuk konfirmasi alasan ketidakhadiran Ustadz Yusuf Mansur di pengadilan. Namun, hingga berita ini dibuat belum ada respon dari yang bersangkutan.

Reporter: Muhammad Judii
Editor: Izhar Zulfikar


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Opini

Wabah Corona dan Lemahnya Komunikasi Pemerintah

Dalam kasus wabah Covid-19 atau virus Corona, pemerintah juga perlu melakukan komunikasi publik yang baik. Mentang-mentang dikenal

Rabu, 18/03/2020 18:00 0

Iran

Lagi, Pasien Berusia 103 Tahun Sembuh dari Corona

Seorang wanita Iran berusia 103 tahun berhasil pulih setelah tertular virus corona baru, yang telah merenggut ribuan nyawa di seluruh dunia sejak awal tahun ini.

Rabu, 18/03/2020 16:22 0

News

Propaganda China Usai Wabah Virus Corona Mendunia

Ketika Eropa berusaha untuk memperlambat penyebaran virus corona, China mulai menunjukkan tanda-tanda untuk terlepas dari masalah itu.

Rabu, 18/03/2020 13:44 0

Asean

WHO: Asia Tenggara Harus Lebih Agresif Atasi Corona

Asia tenggara sedang menghadapi gelombang infeksi virus Corona.

Rabu, 18/03/2020 13:20 0

China

China Tak Mau Disebut sebagai Negara Asal Virus Corona

China menolak negara mereka disebut sebagai asal virus corona baru yang merebak di dunia. Klaim ini dibuat China pada awal Maret lalu.

Rabu, 18/03/2020 10:53 0

Arab Saudi

Seluruh Masjid di Saudi Ditutup, Kecuali Masjidil Haram dan Nabawi

kaidah syariat menyebutkan bahwa: “Tidak ada bahaya atau membahayakan” dan “Bahaya harus dicegah semaksimal mungkin".

Rabu, 18/03/2020 08:47 0

Iran

Iran Bebaskan Sementara 85 Ribu Narapidana Akibat Corona

Penjara di Iran penuh sesak dengan tahanan.

Rabu, 18/03/2020 07:29 0

News

Gudang Rumah Sakit Disatroni Maling, Hampir 50.000 Masker Raib

Gudang tersebut merupakan pusat logistik untuk beberapa rumah sakit di kota Cologne

Rabu, 18/03/2020 04:38 0

Australia

Para Peneliti Berhasil Petakan Respon Kekebalan Tubuh Manusia Terhadap Virus Corona

Temuan ini merupakan langkah penting dalam pengembangan vaksin dan langkah perawatan.

Selasa, 17/03/2020 20:37 0

Iran

Anggota Dewan Pakar Iran Positif Corona Meninggal

Dewan Pakar Kepemimpinan Iran adalah badan utama di rezim Iran. Dewan ini terdiri dari 88 anggota yang dipilih melalui pemungutan suara langsung untuk satu sesi delapan tahun, dengan masing-masing satu wakil dari setiap provinsi.

Selasa, 17/03/2020 10:08 0

Close