... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Ditunggu Hakim dan Penggugat, Pihak Yusuf Mansur Tak Hadir

Foto: suasana persidangan kasus Yusuf Mansur (jundi/kiblat)

KIBLAT.NET, Tangerang – Pengacara penggugat Yusuf Mansur telah tiba di Pengadilan Negeri Tangerang sejak pukul 09.00 WIB. Sebagaimana dijadwalkan, hari ini sidang perdata perbuatan melawan hukum yang dilakukan Jam’an Nurkhotib Mansur alias Yusuf Mansur akan digelar.

Namun, hingga pukul 10.55 WIB pengacara YM belum juga hadir dan sidang belum dimulai.

Asfa Davy Bya, pengacara prinsipal penggugat YM mengatakan, Majelis Hakim telah memberi tenggat waktu semulanya sidang akan dimulai pada pukul 09.00 WIB diundur menjadi 09.30 WIB. Namun, pengacara tergugat belum juga hadir. Majelis Hakim pun kembali memberi tenggat waktu hingga pukul 11.00 WIB.

“Jika jam sebelas belum juga hadir, maka sidang akan dimulai dengan agenda penundaan. Entah akan kembali ada persidangan kapan, tergantung Majelis Hakim, bisa satu minggu atau dua minggu,” ujar Davy ditemui di PN Tangerang, Rabu (18/3/2020).

Majelis hakim memasuki ruang sidang 1 pukul 11.20 WIB, namun pihak tergugat tetap belum hadir. Dan dalam pembukuan daftar perkara 211 di Pusat Pelayanan Terpadu untuk sidang perdata 211, hanya tertulis para penggugat, sementara tergugat tidak ada.

Majelis Hakim kembali menunda persidangan kasus perbuatan melawan hukum yang dilakukan Jam’an Nurkhotib Mansur. Kali ini Majelis Hakim di ruang sidang mengatakan akan menunggu hingga jam istirahat pukul 13.30 WIB, dan jika sampai pukul 17.00 WIB pihak tergugat tidak datang, maka sidang akan ditunda di lain hari.

BACA JUGA  Anggaran Rp 405,1 T Saat Wabah Covid-19 Diprioritaskan Untuk Sektor Ekonomi Jadi Tanda Tanya

Karena pihak tergugat dipastikan tidak hadir, majelis hakim tidak menunggu hingga pukul 17.00 WIB. Akhirnya, sidang ditunda dan selesai pada pukul 11.47 WIB.

Davy menjelaskan, jika pihak tergugat tidak hadir dalam panggilan ketiga, maka penggugat bisa mengajukan putusan Verstek. Yaitu meminta Majelis Hakim mengabulkan gugatan pemohon.

YM digugat melakukan pengumpulan dana milik para penggugat dan turut tergugat melalui proyek Patungan Usaha, Veritra Sentosa Internasional, Condotel Moya Vidi dan pengalihan dana para penggugat dari proyek Condotel Moya Vidi ke Hotel Siti, Tangerang, Banten adalah tidak sah dan bertentangan dengan hukum.

Sidang perdata ini juga akan menggugat YM untuk dihukum dan diperintahkan untuk mengembalikan modal para penggugat berikut tambahannya.

YM juga digugat membayar ganti rugi materiil kepada para penggugat sebesar Rp. 90. 800.000,- dan membayar ganti rugi immateriil kepada para penggugat sebesar Rp. 5.000.000.000,- (lima milyar rupiah).

Hingga berita ini ditulis, Kiblat.net sudah mencoba konfirmasi ke Ustadz Yusuf Mansur kenapa pihaknya tidak hadir di persidangan. Namun belum ada tanggapan.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

China

China Tak Mau Disebut sebagai Negara Asal Virus Corona

China menolak negara mereka disebut sebagai asal virus corona baru yang merebak di dunia. Klaim ini dibuat China pada awal Maret lalu.

Rabu, 18/03/2020 10:53 0

Arab Saudi

Seluruh Masjid di Saudi Ditutup, Kecuali Masjidil Haram dan Nabawi

kaidah syariat menyebutkan bahwa: “Tidak ada bahaya atau membahayakan” dan “Bahaya harus dicegah semaksimal mungkin".

Rabu, 18/03/2020 08:47 0

Iran

Iran Bebaskan Sementara 85 Ribu Narapidana Akibat Corona

Penjara di Iran penuh sesak dengan tahanan.

Rabu, 18/03/2020 07:29 0

News

Gudang Rumah Sakit Disatroni Maling, Hampir 50.000 Masker Raib

Gudang tersebut merupakan pusat logistik untuk beberapa rumah sakit di kota Cologne

Rabu, 18/03/2020 04:38 0

Australia

Para Peneliti Berhasil Petakan Respon Kekebalan Tubuh Manusia Terhadap Virus Corona

Temuan ini merupakan langkah penting dalam pengembangan vaksin dan langkah perawatan.

Selasa, 17/03/2020 20:37 0

Iran

Anggota Dewan Pakar Iran Positif Corona Meninggal

Dewan Pakar Kepemimpinan Iran adalah badan utama di rezim Iran. Dewan ini terdiri dari 88 anggota yang dipilih melalui pemungutan suara langsung untuk satu sesi delapan tahun, dengan masing-masing satu wakil dari setiap provinsi.

Selasa, 17/03/2020 10:08 0

Amerika

Menhan AS Diisolasi untuk Observasi Corona

Hoffman menambahkan, tes menunjukkan bahwa 18 personel militer kiniterinfeksi virus Corona Covid19. Jumlah ini naik dari sebelumnya yang berjulah sepuluh pada Sabtu lalu.

Selasa, 17/03/2020 08:36 0

India

Penganut Hindu di India Minum Urin Sapi untuk Tangkal Covid-19

Orang di negara berpenduduk mayoritas Hindu yang berpenduduk 1,3 miliar menganggap sapi suci.

Senin, 16/03/2020 14:30 0

Palestina

Masjid Al-Aqsa Ditutup Akibat Virus Corona

Pelaksanaan shalat berjamaah tetap digelar namun dilaksanakan halaman masjid di area terbuka lebar di sekitar dua masjid dan tempat-tempat sholat lainnya di Bukit Bait Suci.

Senin, 16/03/2020 09:47 0

Suriah

Warga Suriah Demo Patroli Bersama Turki-Rusia di Idlib

"Kami berselisih dengan Rusia yang telah membunuh kami selama enam tahun dan mengebom kami dari udara. Jadi kami menentang mereka memasuki kota kami,” kata Ahmed Shehadeh (22).

Senin, 16/03/2020 08:33 0

Close