... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Penganut Hindu di India Minum Urin Sapi untuk Tangkal Covid-19

Foto: Anggota-anggota dari seluruh India Hindu Mahasabha minum air kencing sapi ketika mereka menghadiri pesta gaumutra (kencing sapi), yang menurut mereka membantu menangkal penyakit coronavirus (COVID-19), di New Delhi, India 14 Maret 2020. (REUTERS)

KIBLAT.NET, New Delhi – Para penganut Hindu mengadakan pesta kencing sapi di ibukota India pada Sabtu (14/04/2020). Upaya ini diklaim dapat melindungi diri dari virus corona baru,.

Anggota dan pendukung All India Hindu Mahasabha menggelar ritual api dan minum dari cangkir tanah untuk melawan COVID-19 di pertemuan di New Delhi yang dijuluki “pesta gaumutra (kencing sapi).”

Orang di negara berpenduduk mayoritas Hindu yang berpenduduk 1,3 miliar menganggap sapi suci. Dalam beberapa tahun terakhir mereka telah membuat beberapa pernyataan bahwa cairan itu sebagai ramuan. Namun para kritikus menyebutnya sebagai upaya perdukunan.

“Siapa pun yang minum urin sapi akan disembuhkan dan dilindungi,” kata Hari Shankar Kumar, salah satu sukarelawan di acara itu, mengatakan kepada AFP ketika ia menuangkannya dalam cangkir-cangkir tanah liat berwarna coklat.

Pemerintah dan ilmuwan mengatakan belum ada obat atau vaksin yang tersedia untuk melindungi atau menyembuhkan orang dari infeksi yang telah menewaskan lebih dari 5.400 orang dan menginfeksi hampir 150.000 di enam benua.

Dua orang telah tewas di India sementara lebih dari 80 orang jatuh sakit, dan pemerintah telah memerintahkan penutupan beberapa rute darat ke negara itu dan membatalkan semua visa untuk menghentikan penyebaran virus di negara terpadat kedua di dunia itu.

Para anggota yang mengenakan pakaian kuning kunyit meneriakkan nyanyian-nyanyian Hindu pada ritual api ketika para penyembah menyanyikan pujian untuk hewan yang dianggap suci itu.

“Kami telah berkumpul di sini dan berdoa untuk perdamaian dunia dan kami akan membuat persembahan kepada korona (virus) untuk menenangkannya,” kata Chakrapani Maharaj, pemimpin kelompok itu, mengatakan kepada wartawan sebelum menelan secangkir air seni.

Dia meminta orang-orang untuk mengadopsi praktik meminum air seni sapi untuk menangkal penyakit, dan berhenti membunuh hewan dan makan daging.

“Coronavirus juga merupakan bakteri (virus) dan urin sapi efektif terhadap semua bentuk bakteri yang membahayakan kita,” kata Om Prakash, seorang peserta dari negara tetangga Uttar Pradesh.

Beberapa anggota partai nasionalis Hindu Perdana Menteri Narendra Modi juga mengklaim air seni sapi memiliki kualitas obat dan bahkan dapat menyembuhkan kanker.

Salah satu legislator dari partai pekan lalu menyarankan penggunaan urin serta kotoran sapi dapat menyembuhkan virus corona.

Sumber: Arab News
Redaktur: Ibas Fuadi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Corona Kian Merebak, AJI Jakarta Imbau Informasi ke Jurnalis Disebarkan Lewat Siaran Pers hingga Live Streaming

Seiring penyebaran virus corona yang kian merebak, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta mengimbau penyebaran informasi bagi para jurnalis tidak melalui kerumunan yang biasa terjadi di konferensi pers.

Senin, 16/03/2020 14:26 0

Hoax Buster

[HOAX] Minum Vodka Bisa Cegah Terinfeksi Corona

Di tengah kekacauan akibat wabah corona, muncul kabar bahwa minum vodka dapat mencegah infeksi corona.

Ahad, 15/03/2020 20:37 0

Indonesia

Jumlah Positif Corona Meningkat, Politisi PKS: Pemerintah Harus Transparan

Meningkatnya jumlah positif corona di Indonesia mendorong Presiden Jokowi untuk bertindak. Melalui Keppres Nomor 7 Tahun 2020, Jokowi membentuk gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 dengan Letjen Doni Monardo sebagai Ketua Pelaksana.

Ahad, 15/03/2020 19:42 0

Indonesia

Delapan Belas Warga Palu Masuk ODP Virus Corona

Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah mengumumkan dugaan penyebaran Virus Covid-19 di Sulteng.

Ahad, 15/03/2020 18:11 0

Artikel

Wabah: Mengiringi Kebangkitan Turki Usmani hingga Runtuhnya Kesultanan Aceh

Hal ini tentu menjadi pelajaran bagi kita di masa kini. Mampukah kaum pemuka agama (Islam) memberikan perspektif yang tepat pada masyarakat tentang bencana wabah seperti Corona? Ataukah malah terjebak narasi dan aksi yang keliru,

Ahad, 15/03/2020 09:13 0

Indonesia

ACT: Bantuan ke Korban Konflik India Tak Terkait Politik

Ketua Dewan Pembina Aksi Cepat Tanggap (ACT), Syuhelmaidi Syukur membantah bahwa pihaknya terlibat konflik politik dan konflik internal negara dalam melakukan aksi kemanusiaan.

Sabtu, 14/03/2020 16:35 0

Indonesia

Mardani Ali Sera Minta Pemerintah Bentuk Satgas Corona

Legislator Fraksi PKS, Mardani Ali Sera desak Presiden Joko Widodo membentuk Satuan Tugas (Satgas) penanganan virus covid-19 atau corona

Sabtu, 14/03/2020 16:10 0

Indonesia

2 Balita Positif COVID-19, KPAI Dorong Pemerintah Liburkan Sekolah

Retno mendorong diliburkannya sekolah agar penyebaran virus ke peserta didik dapat diminimalkan.

Sabtu, 14/03/2020 13:06 0

Indonesia

MUI Imbau Umat Islam Indonesia Bantu Muslim India

Wasekjen MUI, Najmuddin Ramli menegaskan bahwa MUI mengutuk keras tindakan biadab dan terorisme yang dilakukan oleh para ekstrimis Hindu

Sabtu, 14/03/2020 01:10 0

Indonesia

Pemerintah Langgar Hukum Jika Tak Transparan Soal Corona

Virus Corona telah ditetapkan sebagai penyakit pandemi oleh WHO, dan Indonesia merupakan salah satu negara terjangkit.

Sabtu, 14/03/2020 00:59 0

Close
CLOSE
CLOSE