... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

ACT: Bantuan ke Korban Konflik India Tak Terkait Politik

Foto: Dewan Pembina Aksi Cepat Tanggap (ACT) Syuhelmaidi Syukur

KIBLAT.NET, Jakarta – Ketua Dewan Pembina Aksi Cepat Tanggap (ACT), Syuhelmaidi Syukur membantah bahwa pihaknya terlibat konflik politik dan konflik internal negara dalam melakukan aksi kemanusiaan. Termasuk dalam kasus pembantaian muslim India.

“Selama ini, kami sebagai lembaga kemanusiaan selalu independen dimanapun kami mengimplementasikan program. Misalnya, kami membantu Rohingya, tetapi tidak terlibat dalam konflik politik. Tidak terlibat dalam ranah konflik internal negara. Termasuk juga ketika kami melakukan implementasi di India,” ungkap Syuhelmaidi dalam rilisnya Jum’at (13/03/2020).

Prinsip kami, lanjutnya, membantu kemanusiaan merupakan sebuah kewajiban. Pihaknya melihat banyak korban yang berjatuhan, keterpanggilan ini diwujudkan dengan memberikan bantuan secara langsung.

Adapun bantuan yang diberikan ACT kepada korban bencana, yaitu bantuan yang bersifat emergency. Seperti bantuan santunan, pangan, rumah, kesehatan, dan pendidikan.

“Kami pun dalam memberikan bantuan tidak memilah-milah. Hal ini karena kemanusiaan adalah wilayah yang netral, tidak terbatas SARA dan selalu bekerja sama dengan para mitra terpercaya,” ungkap Syuhel.

Syuhel mengatakan bahwa India menjadi ranah kemanusiaan yang sejatinya telah ACT pilih sejak dua tahun lalu sebagai titik implementasi program kemanusiaan. Sementara untuk respons terhadap konflik kemanusiaan Februari lalu, ACT mendistribusikan bantuan berupa ratusan paket pangan serta santunan kepada korban dan keluarga korban kerusuhan New Delhi.

Syuhel menuturkan bahwa salah satu penerima bantuan menceritakan, rumahnya hancur terbakar setelah diledakkan dengan tabung gas.

BACA JUGA  Rancangan Moderasi Ajaran Islam Kemenag Dikritisi Ratusan Intelektual Muslim

“Penerima bantuan lainnya adalah korban selamat yang saat ini menyintas bersama keluarganya dengan keadaan yang seadanya. Sebelum kerusuhan, ia memiliki usaha dikawasan Shiv Vihar, Delhi,” pungkasnya.

Reporter: Fanny Alif
Editor: Izhar Zulfikar


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

News

Menteri Agama Himbau Masjid di Seluruh Indonesia Gulung Karpet

Ia menyebut himbauan itu merupakan arahan Presiden Joko Widodo.

Sabtu, 14/03/2020 14:26 0

Iran

Komandan Tinggi Garda Revolusi Iran Meninggal Akibat Corona

Ia saat ini menjabat sebagai wakil komandan markas besar "Tsa’rullah" yang khusus berada di ibu kota Teheran untuk urusan praktis.

Sabtu, 14/03/2020 08:08 0

China

China Tawarkan Bantuan untuk Atasi COVID-19

"Orang-orang China pasti akan menang atas epidemi COVID-19 dan juga pasti akan mewujudkan target yang dimaksudkan untuk pembangunan ekonomi dan sosial."

Jum'at, 13/03/2020 14:16 0

News

Istrinya Tunjukkan Gejala Flu, Perdana Menteri Kanada Masuk Isolasi

Trudeau akan membahas situasi coronavirus dengan Wakil Perdana Menteri Kanada, Chrystia Freeland.

Jum'at, 13/03/2020 11:45 0

Rusia

Akibat COVID-19, Rusia Tunda Misi Penjelajahan Mars Hingga 2022

Proyek yang dinamai ExoMars-2020 itu merupaan hasil kerjasama Rocosmos dengan Badan Antariksa Eropa.

Jum'at, 13/03/2020 11:02 0

Arab Saudi

Dewan Ulama Saudi: Penderita Corona Tak Boleh Hadiri Shalat Jumat

Jika dia tidak shalat Jumat, dia wajib melaksanakan shalat zuhur empat rekaat.

Jum'at, 13/03/2020 09:10 0

Inggris

Pelatih Mesut Ozil Dinyatakan Positif Corona

Klub sepak bola tempat Mesut Ozil bermain, Arsenal akhirnya menutup Colney Training Center di London setelah pelatih kepala mereka Mikel Arteta, dinyatakan positif corona pada Kamis (12/03/2020) malam waktu setempat.

Jum'at, 13/03/2020 08:18 0

Irak

Ketegangan AS dan Milisi Pro-Iran di Irak Meningkat, 3 Pasukan Koalisi Tewas

Sebanyak 26 anggota Al-Hasd Al-Syakbi Irak tewas dalam serangan udara di Suriah timur pada Rabu malam.

Jum'at, 13/03/2020 07:59 0

Kiblatorial

Editorial: Rajab, Bulan Menanam Amal

Rajab adalah bulan menanam, bulan Sya’ban adalah bulan menyirami , dan bulan Ramadhan adalah bulan memanen. Demikian seorang ulama salaf bernama Abu Bakar Al Warraq Al Balkhi rahimahullah menggambarkan.

Jum'at, 13/03/2020 06:26 0

News

WHO Tetapkan Virus Corona Sebagai Epidemi

Virus tersebut telah menginfeksi lebih dari 100.000 orang dan menyebar ke 114 negara.

Kamis, 12/03/2020 13:22 0

Close