... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Tak Laporkan Info Kesehatan Diri saat Masuk Saudi, Denda Rp1,9 Miliar Menanti

Foto: Jamaah berkunjung ke Baitullah di Mekkah, Arab Saudi.

KIBLAT.NET, Riyadh – Arab Saudi pada Senin (09/03/2020), mengatakan akan mengenakan denda hingga 500.000 riyal ($ 133.000) kepada orang-orang yang tidak mengungkapkan informasi terkait kesehatan mereka dan perincian perjalanan di titik masuk. Upaua ini dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona.

Kerajaan pada hari Ahad memberlakukan penguncian sementara di provinsi Qatif, penghasil minyak timur. Di wilayah ini terdapat 15 orang yang didiagnosis menderita penyakit tersebut. Beberapa dari mereka tidak mengungkapkan perjalanannya ke Iran kepada pihak berwenang setelah kembali ke Arab Saudi melalui negara-negara Teluk Arab lainnya.

Arab Saudi menutup sementara akses perjalanan dari sembilan negara termasuk negara-negara tetangga Arab. Tindakan hukum akan diambil terhadap warga negara yang bepergian ke Iran, yang terdapat 237 kematian akibat virus tersebut.

Kerajaan mengatakan sebagian besar orang yang terinveksi virus corona telah kembali dari Iran atau Irak, atau berinteraksi dengan orang-orang yang mengunjungi Iran. Qatif sendiri tempat bermukim sebagian besar populasi Syiah di Arab Saudi.

“Semua pelancong yang datang ke kerajaan dengan penerbangan internasional, manajer dan pekerja sarana transportasi lainnya harus menghormati arahan kesehatan lokal dan internasional,” kata pernyataan dari jaksa penuntut umum kerajaan.

“Denda hingga 500.000 riyal akan dikenakan pada orang-orang yang tidak mematuhi,” katanya, seraya menambahkan.

Pihak berwenang di Arab Saudi pada hari Senin juga meminta para imam untuk menyampaikan khotbah shalat Jumat dalam waktu kurang dari 15 menit. Kementerian Urusan Islam melarang makanan dan minuman di masjid-masjid di samping area spiritual.

BACA JUGA  Alhamdulillah, Arab Saudi Izinkan Umrah Mulai 4 Oktober

Semua negara Teluk Arab telah mencatat infeksi. UAE, pusat bisnis regional utama dan titik transit bagi penumpang ke Asia, mengumumkan 14 kasus virus corona baru pada hari Senin, sehingga jumlah orang yang terinfeksi menjadi 59.

Dari kasus-kasus baru, ada empat orang Emirat dan tiga orang Italia, kata sebuah pernyataan kementerian kesehatan.

Oman melaporkan dua kasus baru pada hari Senin untuk membuat jumlah orang yang didiagnosis dengan penyakit ini menjadi 18.

Qatar, yang telah mencatat 15 infeksi, mengikuti negara-negara Teluk lainnya dengan mengumumkan penangguhan sekolah dan universitas mulai 10 Maret untuk mencegah penyebaran penyakit.

Bahrain menutup satu unit di sebuah rumah sakit besar di Manama setelah seorang dokter magang dinyatakan positif terkena virus itu, kantor berita negara BNA melaporkan pada Senin, mengutip kementerian kesehatan.

Pihak berwenang juga menghentikan perjalanan para pejabat Bahrain di luar negeri sampai pemberitahuan lebih lanjut. Negara ini telah mendiagnosis 95 orang dengan virus tersebut.

Sumber: Arab News
Redaktur: Ibas Fuadi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

JDN Indonesia: Penyebaran Corona Melambat di Bulan Maret

Terkait penanganan wabah corona, Pemerintah Indonesia diharapkan untuk tidak berhenti pada penunjukan dr. Achmad Yurianto sebagai Juru bicara Penanganan Covid-19. Founder & Chairman Junior Doctors Network (JDN) Indonesia,  dr Andi Khomeini Takdir memandang pemerintah perlu membuat Komite Nasional Tanggap dan Cegah Wabah Corona untuk menghadapi penyebaran Covid-19 di Indonesia.

Senin, 09/03/2020 16:31 0

Video News

dr. Andi: Jangan Panik Hadapi Corona

VIRUS Corona positif masuk ke Indonesia. Lantas apa yang harus kita lakukan agar tercegah dari virus tersebut?

Senin, 09/03/2020 15:54 0

Artikel

Isu Wahabi dan Ukhuwah Islamiah

Aksi anarkis pembubaran pengajian dan perebutan Masjid Agung Al-Makmur Kota Banda Aceh yang dikenal dengan Masjid Oman pada hari Senin (27/01/2020) malam oleh sekelompok orang yang mengaku aswaja dengan menggunakan isu wahabi telah menarik perhatian banyak pihak, baik di Aceh maupun luar Aceh. Pasalnya, para pengisi pengajian dan BKM masjid ini dituduh berpaham wahabi.

Senin, 09/03/2020 15:37 0

Indonesia

Penulis Buku Yusuf Mansur Obong: Kalau Merasa Benar, Buktikan!

Bedah buku 'Yusuf Mansur Obong' digelar di Yogyakarta.

Senin, 09/03/2020 14:46 1

Indonesia

Soal Corona, Netty Heryawan: Ada Keterlambatan Komunikasi dari Pemerintah

Anggota Komisi IX DPR-RI Netty Prasetiyani Heryawan menilai ada keterlambatan manajemen edukasi dan komunikasi dari pemerintah dalam menangani masuknya virus corona (Covid - 19) di Indonesia.

Senin, 09/03/2020 14:09 0

Video News

Habib Hanif Alatas: Umat Islam Ketika Minoritas Mereka Mengalami Penindasan

Umat Islam Indonesia mengadakan aksi solidaritas untuk mendesak Pemerintah India agar segera menghentikan kekejaman dan pelanggaran HAM berat yang dilakukan kelompok Hindu radikalis, ekstrimis, dan intoleran di India.

Ahad, 08/03/2020 11:56 0

Video News

Sobri Lubis Seru Boikot India

Dalam Aksi Bela Muslim India yang digelar pada hari Jum'at (6/3) ketua DPP FPI, Ahmad Sobri Lubis memberikan pesan kepada jamah yang hadir dalam aksi tersebut untuk boikot India.

Sabtu, 07/03/2020 19:03 0

Indonesia

Potensi Bencana Jateng Tinggi, Bukhori Yusuf: Lembaga BNPB Perlu Diperkuat

Anggota Komisi VIII DPR RI, Bukhori Yusuf menyatakan bahwa Jawa Tengah termasuk wilayah dengan potensi bencana yang tinggi.

Sabtu, 07/03/2020 13:19 0

Indonesia

Presiden Jokowi Didesak Bela Muslim India

Humas Masyarakat Pecinta Bendera Tauhid (MARTABAT), Endro Sudarsono tutur menyayangkan terkait kekerasan terhadap Muslim di India.

Sabtu, 07/03/2020 12:09 0

Video News

FPI Desak Pemerintah Seret PM India ke Mahkamah Internasional

Umat Islam Indonesia mengadakan aksi solidaritas untuk Muslim India di depan Gedung Kedubes India di Kuningan, Jakarta Selatan, setelah Sholat Jum’at (6/3/2020).

Sabtu, 07/03/2020 01:22 0

Close
CLOSE
CLOSE