... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Kabul Diliputi Sengketa Politik, Taliban Sangsikan Negosiasi Nasional Tepat Waktu

Foto: Pemilu Afghanistan

KIBLAT.NET, Kabul – Imarah Islam Afghanistan (Taliban) mengatakan pada Ahad (08/03/2020) bahwa pembicaraan damai dengan pemerintah Afghanistan tidak mungkin diadakan pekan depan karena Presiden Ashraf Ghani dan saingannya Abdullah Abdullah akan mengadakan upacara pelantikan pada Senin ini. Keduanya mengklaim menang dalam pemilu presiden beberapa bulan lalu.

Amerika Serikat berusaha mendorong pemerintah Afghanistan ke arah pembicaraan dengan Taliban, yang akan dimulai pada Selasa (10/03/2020) berdasarkan perjanjian perdamaian yang ditandatangani antara Amerika Serikat dan Taliban di Doha bulan lalu.

Tetapi ancaman perebutan kursi kepresidenan merusak proses perdamaian yang baru lahir untuk mengakhiri perang yang telah menewaskan puluhan ribu orang sejak Amerika Serikat melancarkan serangan terhadap negara itu beberapa minggu setelah serangan 11 September 2001 di New York dan Washington.

Pada Februari, komisi pemilihan Afghanistan mengumumkan kemenangan Ghani dalam pemilihan presiden September, tetapi saingannya Abdullah mengatakan dia adalah pemenang dan bersikeras membentuk pemerintah.

Abdullah dan Ghani mengumumkan diadakannya upacara pengambilan sumpah resmi pada Senin, dan masing-masing mengirim undangan untuk acara ini.

“Kami tidak berpikir mereka akan melakukan ini untuk mempersiapkan pembicaraan antara warga Afghanistan pada 10 Maret,” kata juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid kepada Reuters.

“Alih-alih mengucapkan sumpah, kami ingin fokus pada percakapan antara warga Afghanistan. Kami menghimbau mereka untuk menjauh dari perbedaan internal, untuk menghentikan sumpah dan bekerja untuk perdamaian,” tambah Mujahid.

BACA JUGA  Menlu AS Gagal Damaikan Sengketa Politik di Afghanistan

Sumber: Reuters
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video News

Habib Hanif Alatas: Umat Islam Ketika Minoritas Mereka Mengalami Penindasan

Umat Islam Indonesia mengadakan aksi solidaritas untuk mendesak Pemerintah India agar segera menghentikan kekejaman dan pelanggaran HAM berat yang dilakukan kelompok Hindu radikalis, ekstrimis, dan intoleran di India.

Ahad, 08/03/2020 11:56 0

Video News

Sobri Lubis Seru Boikot India

Dalam Aksi Bela Muslim India yang digelar pada hari Jum'at (6/3) ketua DPP FPI, Ahmad Sobri Lubis memberikan pesan kepada jamah yang hadir dalam aksi tersebut untuk boikot India.

Sabtu, 07/03/2020 19:03 0

Indonesia

Potensi Bencana Jateng Tinggi, Bukhori Yusuf: Lembaga BNPB Perlu Diperkuat

Anggota Komisi VIII DPR RI, Bukhori Yusuf menyatakan bahwa Jawa Tengah termasuk wilayah dengan potensi bencana yang tinggi.

Sabtu, 07/03/2020 13:19 0

Indonesia

Presiden Jokowi Didesak Bela Muslim India

Humas Masyarakat Pecinta Bendera Tauhid (MARTABAT), Endro Sudarsono tutur menyayangkan terkait kekerasan terhadap Muslim di India.

Sabtu, 07/03/2020 12:09 0

Video News

FPI Desak Pemerintah Seret PM India ke Mahkamah Internasional

Umat Islam Indonesia mengadakan aksi solidaritas untuk Muslim India di depan Gedung Kedubes India di Kuningan, Jakarta Selatan, setelah Sholat Jum’at (6/3/2020).

Sabtu, 07/03/2020 01:22 0

Indonesia

Staf Kedubes India Janji Dialog dengan Delegasi Peserta Aksi

Ketua Umum Persaudaraan Alumni 212, Slamet Ma'arif mengungkapkan Duta Besar India untuk Indonesia tidak bisa menemui delegasi peserta aksi solidaritas Muslim India

Jum'at, 06/03/2020 19:48 0

Indonesia

PA 212 Imbau Lembaga HAM Bersuara Soal Pembantaian Muslim India

Ketua Umum PA 212 Slamet Ma’arif meminta Pimpinan dan Anggota DPR-RI mendesak Pemerintah Indonesia menerapkan kebijakan luar negeri Politik Bebas Aktif.

Jum'at, 06/03/2020 18:15 0

Indonesia

Muslim Dibantai, GNPF Ulama Minta Jokowi Panggil Dubes India

Ketua GNPF-Ulama, Yusuf Muhammad Martak menegaskan bahwa tindak kekerasan dan kekejaman terhadap muslim di India semakin massif

Jum'at, 06/03/2020 18:11 0

Indonesia

Gelar Aksi, Umat Islam Solo Teriakkan “India Teroris”

Umat Islam Solo raya yang tergabung dengan Masyarakat Pecinta Bendera Tauhid (MARTABAT) mengadakan aksi di kota Solo tepatnya di Bundaran Geladak

Jum'at, 06/03/2020 17:59 0

Foto

Aksi Bela Muslim India

Sejumlah umat Islam Indonesia menggelar aksi damai yang bertajuk aksi bela muslim India pada Jum'at (06/03/2020). Aksi yang diinisiasi oleh FPI, GNPF Ulama, dan PA 212 tersebut merupakan ekspresi keprihatinan umat Islam Indonesia atas muslim India yang menjadi korban kekerasan serta pelanggaran HAM oleh kelompok yang diduga berasal dari ekstrimis dan radikalis Hindu.

Jum'at, 06/03/2020 17:14 0

Close