... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Dilelang, Jam Saku Sultan Abdülhamid II Terjual Rp2,6 Miliar

Foto: Foto DHA

KIBLAT.NET, Istanbul – Sebuah arloji saku emas milik Sultan Abdülhamid II dijual seharga TL 1,1 juta (sekitar Rp2,6 miliar) di tempat pelelangan di Istanbul pada hari Sabtu.

Arloji ini adalah salah satu dari lebih dari 300 artefak yang dijual dalam event “Lelang Seni Ottoman dan Campuran” di sebuah galeri di kawasan Nişantaşı Şişli.

Peminat lelng tinggi setelah penjualan arloji saku diumumkan beberapa hari sebelumnya. Penawaran untuk arloji sultan dimulai pada harga TL 180.000. Arloji itu dijual dengan penawaran rekor TL 1,1 juta kepada Sebahattin Yıldız, ketua Yıldızlar SSS Holding.

Jam saku buatan Edward Prior ini dibuat khusus dari emas 18 karat dan beratnya 146 gram. Jam masih hidup dan dicap dengan tughra, atau monogram kaligrafi, dari Abdülhamid II, yang memerintah sebagai sultan Dinasti Utsmaniyah dari tahun 1876 hingga 1909. Sementara penutup belakang diukir dengan motif bunga.

Sumber: Daily Sabah
Redaktur: Ibas Fuadi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video News

Habib Hanif Alatas: Umat Islam Ketika Minoritas Mereka Mengalami Penindasan

Umat Islam Indonesia mengadakan aksi solidaritas untuk mendesak Pemerintah India agar segera menghentikan kekejaman dan pelanggaran HAM berat yang dilakukan kelompok Hindu radikalis, ekstrimis, dan intoleran di India.

Ahad, 08/03/2020 11:56 0

Video News

Sobri Lubis Seru Boikot India

Dalam Aksi Bela Muslim India yang digelar pada hari Jum'at (6/3) ketua DPP FPI, Ahmad Sobri Lubis memberikan pesan kepada jamah yang hadir dalam aksi tersebut untuk boikot India.

Sabtu, 07/03/2020 19:03 0

Indonesia

Potensi Bencana Jateng Tinggi, Bukhori Yusuf: Lembaga BNPB Perlu Diperkuat

Anggota Komisi VIII DPR RI, Bukhori Yusuf menyatakan bahwa Jawa Tengah termasuk wilayah dengan potensi bencana yang tinggi.

Sabtu, 07/03/2020 13:19 0

Indonesia

Presiden Jokowi Didesak Bela Muslim India

Humas Masyarakat Pecinta Bendera Tauhid (MARTABAT), Endro Sudarsono tutur menyayangkan terkait kekerasan terhadap Muslim di India.

Sabtu, 07/03/2020 12:09 0

Video News

FPI Desak Pemerintah Seret PM India ke Mahkamah Internasional

Umat Islam Indonesia mengadakan aksi solidaritas untuk Muslim India di depan Gedung Kedubes India di Kuningan, Jakarta Selatan, setelah Sholat Jum’at (6/3/2020).

Sabtu, 07/03/2020 01:22 0

Indonesia

Staf Kedubes India Janji Dialog dengan Delegasi Peserta Aksi

Ketua Umum Persaudaraan Alumni 212, Slamet Ma'arif mengungkapkan Duta Besar India untuk Indonesia tidak bisa menemui delegasi peserta aksi solidaritas Muslim India

Jum'at, 06/03/2020 19:48 0

Indonesia

PA 212 Imbau Lembaga HAM Bersuara Soal Pembantaian Muslim India

Ketua Umum PA 212 Slamet Ma’arif meminta Pimpinan dan Anggota DPR-RI mendesak Pemerintah Indonesia menerapkan kebijakan luar negeri Politik Bebas Aktif.

Jum'at, 06/03/2020 18:15 0

Indonesia

Muslim Dibantai, GNPF Ulama Minta Jokowi Panggil Dubes India

Ketua GNPF-Ulama, Yusuf Muhammad Martak menegaskan bahwa tindak kekerasan dan kekejaman terhadap muslim di India semakin massif

Jum'at, 06/03/2020 18:11 0

Indonesia

Gelar Aksi, Umat Islam Solo Teriakkan “India Teroris”

Umat Islam Solo raya yang tergabung dengan Masyarakat Pecinta Bendera Tauhid (MARTABAT) mengadakan aksi di kota Solo tepatnya di Bundaran Geladak

Jum'at, 06/03/2020 17:59 0

Foto

Aksi Bela Muslim India

Sejumlah umat Islam Indonesia menggelar aksi damai yang bertajuk aksi bela muslim India pada Jum'at (06/03/2020). Aksi yang diinisiasi oleh FPI, GNPF Ulama, dan PA 212 tersebut merupakan ekspresi keprihatinan umat Islam Indonesia atas muslim India yang menjadi korban kekerasan serta pelanggaran HAM oleh kelompok yang diduga berasal dari ekstrimis dan radikalis Hindu.

Jum'at, 06/03/2020 17:14 0

Close