... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Presiden Jokowi Didesak Bela Muslim India

Foto: Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

KIBLAT.NET, Solo – Humas Masyarakat Pecinta Bendera Tauhid (MARTABAT), Endro Sudarsono tutur menyayangkan terkait kekerasan terhadap Muslim di India. Menurutnya, kekerasan terhadap kemanusiaan oleh siapapun, terhadap siapapun di dunia ini adalah perbuatan yang tidak bisa dibenarkan oleh agama apapun ataupun hukum internasional.

Ia menegaskan bahwa bahwa fakta kekerasan di India terhadap muslimin menunjukan kegagalan dari pemerintah India dalam menjaga ketertiban umum dan Hak Asasi Manusia (HAM).

“Semestinya, pemerintah India melakukan langkah-langkah yang prevektif. Yaitu Penegakan hukum dan tidak diskriminatif,” ungkapnya kepada kiblat.net di Bundaran Geladak pada Jumat (06/03/20).

Dalam hal ini, negera Indonesia bisa mengambil peran dalam konteks hubungan bilateral dengan India ataupun hubungan internasional dengan PBB. Indonesia bisa mengambil langkah langkah persuasif, diplomatik atas nama menjaga perdamaian dunia dan HAM Internasional.

Selain itu, selaku pemimpin negara dengan mayoritas penduduk Muslim terbanyak di dunia, Presiden Jokowi harus bisa mengambil peran positif dalam dinamika internasional terkait intoleransi dan radikalisme. Salah satunya bisa dengan menuntut pembatalan UU kewarganegaraan.

“Menuntut pembatalan UU Kewarganegaraan di India yang diskriminatif anti Islam,” ujarnya.

Di akhir, Endro meminta Presiden Jokowi untuk mendeportasi Dubes India di Indonesia dan memutuskan hubungan diplomatik dengan negara India. Ia juga mendesak kepada negara dan Pemimpin Muslim serta lembaga kemanusiaan untuk memberikan dukungan terhadap Muslim India.

BACA JUGA  Ini Imbauan MUI Soal Rangkaian Pemotongan Hewan Qurban

Reporter: Reno
Editor: Izhar Zulfikar


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suriah

Pengungsi Idlib Anggap Gencatan Senjata Putin-Erdogan Tak Bermanfaat

Banyak warga Suriah, yang tinggal di kamp sementara dan tidur di kebun zaitun di barat laut negara itu, benteng terakhir pejuang oposisi, mengatakan mereka telah kehilangan harapan dalam perjanjian terbaru.

Sabtu, 07/03/2020 08:41 0

Video News

FPI Desak Pemerintah Seret PM India ke Mahkamah Internasional

Umat Islam Indonesia mengadakan aksi solidaritas untuk Muslim India di depan Gedung Kedubes India di Kuningan, Jakarta Selatan, setelah Sholat Jum’at (6/3/2020).

Sabtu, 07/03/2020 01:22 0

Foto

Aksi Bela Muslim India

Sejumlah umat Islam Indonesia menggelar aksi damai yang bertajuk aksi bela muslim India pada Jum'at (06/03/2020). Aksi yang diinisiasi oleh FPI, GNPF Ulama, dan PA 212 tersebut merupakan ekspresi keprihatinan umat Islam Indonesia atas muslim India yang menjadi korban kekerasan serta pelanggaran HAM oleh kelompok yang diduga berasal dari ekstrimis dan radikalis Hindu.

Jum'at, 06/03/2020 17:14 0

Afrika

Hoaks soal Virus Corona di Afrika: Imbauan Cukur Jenggot hingga Ramuan Penyembuh

Ketika kasus-kasus virus corona meningkat di seluruh dunia, ada banyak berita palsu yang muncul.

Jum'at, 06/03/2020 16:51 0

Rusia

Putin dan Erdogan Kembali Sepakati Gencatan Senjata di Idlib

“Namun Turki juga berhak menanggapi semua serangan rezim (Suriah) di lapangan," lanjut Erdogan.

Jum'at, 06/03/2020 10:22 0

Rusia

Erdogan Akhirnya Bertemu Putin, Ini yang Dibicarakan

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan bertemu dengan Putin pada Kamis (05/03/2020) di Moskow.

Jum'at, 06/03/2020 10:07 0

Afghanistan

JeM: AS Jadi Serigala di Afghanistan, Tapi Sekarang Ekornya Putus

Masood mengomentari kesepakatan antara Taliban dan pemerintah Amerika Serikat yang ditandatangani di Doha pada hari Sabtu.

Jum'at, 06/03/2020 09:56 0

Kiblatorial

Editorial: Teror Safron India

Istilah Teror Safron pertama kali digunakan pada 2002 oleh majalah Frontline yang dimiliki kelompok Hindu yang berbasis di Chennai, India. Namun istilah ini semakin dikenal publik setelah ledakan bom 29 September 2008 di kota Malegaon yang berpenduduk mayoritas Muslim di Maharashtra. 

Jum'at, 06/03/2020 09:56 0

Arab Saudi

Arab Saudi Buka Kembali Masjidil Haram dan Masjid Nabawi

Arab Saudi membuka kembali dua masjid suci pada Jumat (06/03/2020) pagi setelah ditutup sementara untuk sterilisasi di tengah wabah virus corona.

Jum'at, 06/03/2020 09:38 0

Artikel

Modi dan Ideologi Kebencian di India

Penanaman ideologi Hindutva dalam identitas India mutlak dilakukan agar ideologi kebencian tersebut lestari dalam masyarakat India. Dan sejauh ini tampaknya tak ada kelompok di India yang dapat menghalangi Modi berlari di atas ideologi kebenciannya.   

Jum'at, 06/03/2020 08:32 0

Close