... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Muslim Dibantai, GNPF Ulama Minta Jokowi Panggil Dubes India

Foto: Ketua GNPF Ulama Yusuf Muhammad Martak

KIBLAT.NET, Jakarta – Ketua GNPF-Ulama, Yusuf Muhammad Martak menegaskan bahwa tindak kekerasan dan kekejaman terhadap muslim di India semakin massif setelah pemerintah setempat mensahkan UU Kewarganegaraan yang sangat tidak adil dan diskiriminatif terhadap ummat Islam di sana.

Untuk itu, dia mendesak Pemerintah India segera mencabut UU terebut. Pasalnya, UU ini telah digunakan oleh kelompok radikalis ekstrimis India sebagai dalih melakukan berbagai tindakan presekusi terhadap umat Islam India.

“Kami juga mendesak Pemerintah Indonesia secara resmi menyatakan kecaman dan protes keras kepada Pemerintah India atas pelanggaran HAM berat yang terjadi di India,” terangnya di Jakarta pada Jumat (06/03/2020).

“Pemerintah kita harus memanggil Dubes India untuk Indonesia dan meminta penjelasan sekaligus menyampaikan kecaman dan protes keras kepada Pemerintah India atas pelanggaran HAM berat yang terjadi di India,” tegas Yusuf.

Dia juga mengingatkan Indonesia adalah pendiri Gerakan Non Blok. Yusuf juga menekankan bahwa Indonesia merupakan tokoh penting Organisasi Konferensi Islam (OKI).

“Untuk itu, kami minta Presiden Joko Widodo mengambil langkah diplomatik dan politik terhadap pelanggaran HAM berat terhadap muslim yang dilakukan oleh kelompok Hindu radikalis ekstrimis dan intoleran di India,” pungkasnya.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Izhar Zulfikar


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Foto

Aksi Bela Muslim India

Sejumlah umat Islam Indonesia menggelar aksi damai yang bertajuk aksi bela muslim India pada Jum'at (06/03/2020). Aksi yang diinisiasi oleh FPI, GNPF Ulama, dan PA 212 tersebut merupakan ekspresi keprihatinan umat Islam Indonesia atas muslim India yang menjadi korban kekerasan serta pelanggaran HAM oleh kelompok yang diduga berasal dari ekstrimis dan radikalis Hindu.

Jum'at, 06/03/2020 17:14 0

Afrika

Hoaks soal Virus Corona di Afrika: Imbauan Cukur Jenggot hingga Ramuan Penyembuh

Ketika kasus-kasus virus corona meningkat di seluruh dunia, ada banyak berita palsu yang muncul.

Jum'at, 06/03/2020 16:51 0

Rusia

Putin dan Erdogan Kembali Sepakati Gencatan Senjata di Idlib

“Namun Turki juga berhak menanggapi semua serangan rezim (Suriah) di lapangan," lanjut Erdogan.

Jum'at, 06/03/2020 10:22 0

Rusia

Erdogan Akhirnya Bertemu Putin, Ini yang Dibicarakan

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan bertemu dengan Putin pada Kamis (05/03/2020) di Moskow.

Jum'at, 06/03/2020 10:07 0

Afghanistan

JeM: AS Jadi Serigala di Afghanistan, Tapi Sekarang Ekornya Putus

Masood mengomentari kesepakatan antara Taliban dan pemerintah Amerika Serikat yang ditandatangani di Doha pada hari Sabtu.

Jum'at, 06/03/2020 09:56 0

Kiblatorial

Editorial: Teror Safron India

Istilah Teror Safron pertama kali digunakan pada 2002 oleh majalah Frontline yang dimiliki kelompok Hindu yang berbasis di Chennai, India. Namun istilah ini semakin dikenal publik setelah ledakan bom 29 September 2008 di kota Malegaon yang berpenduduk mayoritas Muslim di Maharashtra. 

Jum'at, 06/03/2020 09:56 0

Arab Saudi

Arab Saudi Buka Kembali Masjidil Haram dan Masjid Nabawi

Arab Saudi membuka kembali dua masjid suci pada Jumat (06/03/2020) pagi setelah ditutup sementara untuk sterilisasi di tengah wabah virus corona.

Jum'at, 06/03/2020 09:38 0

Artikel

Modi dan Ideologi Kebencian di India

Penanaman ideologi Hindutva dalam identitas India mutlak dilakukan agar ideologi kebencian tersebut lestari dalam masyarakat India. Dan sejauh ini tampaknya tak ada kelompok di India yang dapat menghalangi Modi berlari di atas ideologi kebenciannya.   

Jum'at, 06/03/2020 08:32 0

Suriah

Shelter Pengungsi di Idlib Jadi Sasaran Jet Tempur Rusia, 15 Tewas

“Setidaknya 18 orang terluka dalam serangan itu,” kata SOHR seraya menunjukkan di antara korban selamat dalam keadaan kritis.

Jum'at, 06/03/2020 07:44 0

Iran

Iran Tak Gelar Shalat Jumat Lantaran Virus Corona

KIBLAT.NET, Teheran – Iran membatalkan sholat Jum’at di seluruh kota pekan ini di tengah wabah...

Kamis, 05/03/2020 16:36 0

Close
CLOSE
CLOSE